Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
''Nona Seroja'' Lahir di Tesso Nilo, Kapolda Riau Titipkan Harapan untuk Masa Depan Gajah Sumatera
Kamis, 11 Juni 2026 - 14:43:37 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersma anak gajah lahir di Tesso Nilo dengan nama ''Nona Seroja''

SULUHRIAU, Pekanbaru– Seekor anak gajah Sumatera betina yang lahir di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Pelalawan, kini resmi menyandang nama “Nona Seroja”. 


Nama itu diberikan langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan pada Kamis (11/6/2026)


Pemberian nama tersebut dilakukan sebagai bentuk simbol harapan baru bagi upaya konservasi gajah Sumatera yang menghadapi ancaman perburuan liar, perdagangan ilegal, dan penyusutan habitat.


Irjen Herry mengaku merasa terhormat bisa memberikan nama untuk anak gajah yang lahir di kawasan konservasi kebanggaan Riau. Sebelum menetapkan nama, ia berkoordinasi dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan mendapat persetujuan.


“Sebelum menetapkan nama tersebut, saya menyampaikan dan meminta izin kepada Menteri Kehutanan Bapak Raja Juli Antoni. Alhamdulillah beliau berkenan dan menyetujui nama yang kami usulkan,” ujar Irjen Herry.


Nama “Nona Seroja” dipilih karena memiliki filosofi yang kuat. Bunga seroja dikenal tumbuh dan mekar indah di atas air meski berasal dari lingkungan berlumpur. 


Filosofi itu dianggap mewakili kondisi Tesso Nilo yang masih berjuang menghadapi persoalan lingkungan, namun tetap menyimpan harapan bagi kelestarian satwa liar.


“Anak gajah ini lahir di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Tesso Nilo, namun kehadirannya membawa harapan baru. Nona Seroja melambangkan kemurnian, ketahanan, dan keindahan,” kata Kapolda.


Kelahiran Nona Seroja dinilai menjadi momentum penting bagi konservasi gajah Sumatera di Riau. Kehadirannya dianggap sebagai tanda bahwa ekosistem Tesso Nilo masih memiliki peluang untuk dipulihkan.


Kapolda Riau menegaskan komitmen pihaknya melalui pendekatan Green Policing untuk melindungi satwa liar.


Tidak hanya mengejar pelaku kejahatan satwa, Polda Riau juga menerapkan instrumen Tindak Pidana Pencucian Uang untuk menelusuri aliran dana hasil perdagangan ilegal.


“Kami tidak hanya mengejar pelaku, tetapi juga mengikuti aliran uangnya. Kejahatan terhadap satwa liar adalah kejahatan terhadap masa depan lingkungan,” tegasnya.


Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyambut baik nama tersebut. Menurutnya, “Nona Seroja” mencerminkan harapan, kelembutan, sekaligus ketangguhan.


“Saya setuju dengan nama yang diberikan Kapolda Riau. Nama itu mencerminkan harapan, kelembutan, sekaligus ketangguhan dalam menghadapi tantangan kehidupan. Semoga Nona Seroja tumbuh sehat dan menjadi simbol optimisme bagi masa depan konservasi gajah Sumatera,” ujar Raja Juli.


Kehadiran Nona Seroja kini menjadi pengingat bahwa konservasi membutuhkan kolaborasi semua pihak, dari pemerintah, aparat penegak hukum, hingga masyarakat, demi memastikan gajah Sumatera dapat hidup aman di habitatnya. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat