Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Opini
Tahun 1448 Hijriah: Saatnya Berhijrah dari Keluhan Menuju Perubahan
Senin, 15 Juni 2026 - 17:02:19 WIB
Khairullah

PERGANTIAN tahun selalu menghadirkan harapan. Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah


Ia membawa pesan yang jauh lebih dalam: sebuah panggilan untuk berubah.


Hijrah yang dilakukan Rasulullah SAW lebih dari 14 abad lalu bukan hanya perjalanan dari Makkah ke Madinah. 


Hijrah adalah titik balik peradaban. Dari sebuah masyarakat yang diliputi konflik, ketidakadilan, dan perpecahan, lahirlah tatanan sosial baru yang dibangun di atas fondasi keimanan, persaudaraan, kejujuran, dan keadilan.


Pesan itulah yang tetap relevan hingga hari ini.


Di tengah derasnya arus informasi, persaingan ekonomi, dan berbagai tantangan sosial yang dihadapi bangsa, makna hijrah perlu dimaknai lebih luas. 


Bukan sekadar perpindahan tempat, tetapi perpindahan cara berpikir, cara bersikap, dan cara bertindak.


Kita hidup di era ketika kemajuan teknologi berjalan sangat cepat, tetapi tidak selalu diiringi dengan kemajuan moral. Informasi berlimpah, namun kebijaksanaan sering kali terasa langka. Komunikasi semakin mudah, tetapi persaudaraan justru kerap tergerus oleh perbedaan pandangan.


Di sinilah semangat hijrah menemukan relevansinya.


Hijrah hari ini adalah keberanian meninggalkan kebiasaan yang merugikan menuju kebiasaan yang membangun. 


Hijrah adalah berpindah dari budaya menyalahkan menuju budaya mencari solusi. Dari sikap apatis menuju kepedulian. Dari sekadar menjadi penonton perubahan menjadi pelaku perubahan.


Bangsa ini tidak kekurangan orang pintar. Bangsa ini juga tidak kekurangan sumber daya. Yang sering kali menjadi tantangan adalah bagaimana menghadirkan integritas, amanah, dan semangat kebersamaan dalam setiap langkah pembangunan.


Karena itu, Tahun Baru Islam seharusnya menjadi momentum refleksi bersama.


Bagi pemimpin, hijrah berarti menghadirkan kebijakan yang lebih berpihak kepada rakyat. Bagi aparatur negara, hijrah berarti memperkuat pelayanan yang jujur dan profesional. Bagi dunia usaha, hijrah berarti membangun ekonomi yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga kebermanfaatan. 


Bagi masyarakat, hijrah berarti memperkuat kepedulian sosial dan menjaga persatuan di tengah keberagaman.


Sejarah membuktikan bahwa peradaban besar tidak lahir dari kenyamanan. Ia lahir dari keberanian untuk berubah.


Rasulullah SAW dan para sahabat meninggalkan zona nyaman demi masa depan yang lebih baik. Mereka menghadapi tantangan, tekanan, bahkan ancaman. Namun dari perjuangan itulah lahir masyarakat yang menjadi rujukan dunia dalam membangun kehidupan yang berkeadaban.


Pertanyaannya, sudahkah kita berhijrah?


Bukan sekadar berpindah tempat ibadah atau memperbanyak simbol keagamaan, tetapi berhijrah dalam makna yang sesungguhnya: memperbaiki karakter, meningkatkan kualitas diri, dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi sesama.


Tahun 1448 Hijriah datang membawa lembaran baru. Ia menawarkan kesempatan yang sama kepada setiap orang untuk memulai kembali, memperbaiki yang kurang, dan melanjutkan yang baik.


Karena pada akhirnya, ukuran keberhasilan sebuah hijrah bukanlah sejauh apa kita melangkah, melainkan seberapa besar perubahan positif yang kita hadirkan bagi kehidupan.


Semoga Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi momentum untuk memperkuat iman, memperkokoh persaudaraan, dan menumbuhkan semangat membangun negeri dengan akhlak serta keteladanan.


Menjadi iktiar bersama berhijrah dari keluhan menuju perubahan, dari perpecahan menuju persatuan, dan dari kepentingan pribadi menuju kemaslahatan bersama.


Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.


Semoga setiap langkah yang kita tempuh menjadi bagian dari ikhtiar menuju masyarakat yang lebih beradab, bangsa yang lebih maju, dan masa depan yang lebih bermartabat. (***)


___________
Penulis Khairullah (Alumni UIN Suska Riau yang berkhidmad sebagai jurnalis)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat