Rumah Reyot Heri Mulai Dibangun, Program Bedah Rumah Polres Kampar Hadirkan Harapan Baru
SULUHRIAU, Kampar– Di balik tembok rumah yang mulai lapuk dan atap yang tak lagi nyaman ditempati, keluarga Heri Suhardianto akhirnya melihat secercah harapan.
Setelah bertahun-tahun tinggal dalam kondisi serba terbatas, rumah yang menjadi tempat berteduh keluarganya kini mulai dibangun kembali melalui program bedah rumah yang digagas Polres Kampar.
Pembangunan rumah layak huni bagi warga Perumahan Bukit Permai, Kelurahan Bangkinang, Kecamatan Bangkinang Kota itu ditandai dengan peletakan batu pertama, Senin (15/6/2026).
Bagi Heri dan keluarganya, bantuan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik sebuah rumah. Lebih dari itu, program tersebut menjadi titik awal perubahan kehidupan yang selama ini mereka impikan.
Rumah yang selama ini ditempati keluarga Heri dinilai sudah tidak lagi memadai untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya.
Kondisi itulah yang kemudian menjadi perhatian Polres Kampar melalui program sosial yang dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan mengatakan program bedah rumah merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan tempat tinggal yang lebih layak.
Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial yang dapat langsung dirasakan manfaatnya.
"Melalui program ini, kami ingin membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat," ujarnya.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Kehadiran aparat kepolisian yang terlibat langsung dalam kegiatan sosial dinilai memberikan pesan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.
Ketua RW setempat, Ruslan Hamid, menyebut bantuan tersebut menjadi angin segar bagi keluarga penerima manfaat sekaligus memberikan semangat kebersamaan di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, kondisi rumah Heri memang sudah cukup lama menjadi perhatian warga karena memerlukan perbaikan menyeluruh agar lebih layak dihuni.
"Kami bersyukur ada bantuan ini. Semoga rumah yang dibangun nantinya benar-benar memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima," katanya.
Sementara itu, suasana haru tampak menyelimuti keluarga Heri saat proses peletakan batu pertama dilakukan. Mereka mengaku tidak pernah menyangka akan mendapatkan bantuan pembangunan rumah dari program sosial kepolisian.
Dengan dimulainya pembangunan tersebut, keluarga Heri kini menaruh harapan besar untuk segera menempati rumah yang lebih aman dan nyaman bersama anggota keluarganya.
Polres Kampar memastikan proses pembangunan akan terus dipantau hingga selesai sehingga rumah yang dibangun dapat segera dimanfaatkan oleh keluarga penerima bantuan.
Di tengah berbagai tantangan kehidupan masyarakat, kisah keluarga Heri menjadi pengingat bahwa kepedulian dan gotong royong masih menjadi kekuatan penting untuk menghadirkan perubahan. Dari sebuah rumah sederhana di Bangkinang, harapan baru itu kini mulai berdiri, batu demi batu. (hpk)
Komentar Anda :