Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Pendidikan
Angin Segar, Kemenag Pastikan Pencairan Insentif 1,5 Juta Guru Madrasah Non ASN Akhir Juni
Rabu, 17 Juni 2026 - 09:18:37 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar

SULUHRIAU– Kabar yang dinanti ribuan guru madrasah non Aparatur Sipil Negara (ASN) akhirnya datang. Kementerian Agama memastikan insentif bagi guru madrasah non ASN akan mulai disalurkan pada akhir Juni 2026 dengan nilai sebesar Rp1,5 juta per penerima.


Kepastian tersebut disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar di sela agenda Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).


Pernyataan itu menjadi angin segar bagi para guru madrasah yang selama ini terus berkontribusi dalam dunia pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah, meski berstatus non ASN.


"Alhamdulillah, tahun baru ini kita awali dengan berbagi kabar baik. Insya Allah, insentif guru madrasah non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026," ujar Nasaruddin.


Menurutnya, insentif tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap para guru yang selama ini berperan penting dalam mencerdaskan generasi bangsa melalui pendidikan keagamaan.


Nasaruddin juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru madrasah yang tetap menjalankan tugas pendidikan dengan penuh komitmen di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.


Ia menegaskan Kementerian Agama akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik madrasah sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan nasional.


Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amin Suyitno, menjelaskan bahwa proses pencairan saat ini memasuki tahap finalisasi administrasi.


Salah satu tahapan yang tengah diselesaikan adalah penyusunan dan verifikasi rekening kolektif penerima insentif agar penyaluran dapat berjalan tepat sasaran.


"Saat ini kami sedang merampungkan buku rekening kolektif bagi guru madrasah non ASN penerima insentif. Ini tentu membutuhkan waktu dan kerja keras tim GTK Madrasah," jelas Amin.


Ia memastikan dana insentif nantinya akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima sehingga proses penyaluran dapat berlangsung lebih cepat dan transparan.


"Setiap guru akan menerima insentif sebesar Rp1,5 juta dan dana tersebut langsung masuk ke rekening penerima," tegasnya.


Pencairan insentif ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan madrasah yang selama ini menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan nasional.


Bagi para guru madrasah non ASN, bantuan tersebut bukan hanya tambahan penghasilan, tetapi juga bentuk pengakuan atas pengabdian mereka dalam mendidik generasi muda di berbagai daerah, termasuk wilayah-wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses pendidikan.


Dengan kepastian pencairan pada akhir Juni, ribuan guru madrasah kini tinggal menunggu proses administrasi selesai sebelum insentif yang dijanjikan pemerintah masuk ke rekening masing-masing. (***)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat