Tak Lolos Sekolah Negeri?, Pemprov Riau Buka Jalur Gratis di 44 Sekolah Swasta, Tersedia Kuota 2.179 Kursi
SULUHRIAU, Pekanbaru– Pemerintah Provinsi Riau memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri atau faktor ekonomi keluarga.
Komitmen itu diwujudkan melalui Program Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Swasta Jalur Afirmasi yang membuka akses pendidikan gratis bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk menjam seluruh anak di Riau memperoleh hak pendidikan yang layak dan berkualitas tanpa terkendala biaya.
“Pemerintah Provinsi Riau hadir untuk memastikan tidak ada anak Riau yang putus sekolah hanya karena terkendala biaya. Melalui jalur afirmasi di sekolah swasta, kita buka ruang seluas-luasnya bagi anak dari keluarga tidak mampu agar tetap bisa sekolah,” kata SF Hariyanto.
Program afirmasi tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemprov Riau dalam menekan angka putus sekolah sekaligus memperluas akses pendidikan menengah bagi masyarakat.
Jalur ini memberikan kuota khusus bagi calon peserta didik dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, serta siswa yang belum berhasil diterima pada pilihan terakhir sekolah negeri.
Kebijakan ini lahir dari keprihatinan terhadap masih adanya lulusan SMP yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau SMK. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Riau tahun 2025, faktor ekonomi masih menjadi salah satu penyebab utama anak tidak melanjutkan sekolah.
Karena itu, SF Hariyanto mengajak sekolah swasta untuk mengambil peran lebih besar sebagai mitra pemerintah dalam mencerdaskan generasi muda.
“Saya minta sekolah swasta tidak hanya berorientasi bisnis. Ayo kita sama-sama tanggung jawab mencerdaskan anak bangsa. Jalur afirmasi ini bentuk nyata gotong royong dunia pendidikan,” tegasnya.
Untuk memperkuat program tersebut, Pemprov Riau melalui Dinas Pendidikan akan memberikan tambahan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) kepada sekolah swasta yang menerima peserta didik melalui jalur afirmasi.
Bantuan tersebut akan diberikan selama tiga tahun masa pendidikan siswa, sehingga peserta didik yang diterima melalui jalur afirmasi dapat menyelesaikan pendidikan tanpa terbebani biaya sekolah.
“Kita berikan bantuan pendidikan melalui BOSDA selama tiga tahun pendidikan calon siswa tersebut. Jadi tak ada lagi angka putus sekolah, semua anak di Riau bisa mendapatkan pendidikan yang setara, sekaligus menyukseskan program Prioritas Nasional Wajib Belajar 13 Tahun,” ujarnya.
Pada pelaksanaan SPMB tahun ini, Pemprov Riau menyediakan total daya tampung sebanyak 2.179 kursi di sekolah swasta yang tergabung dalam program afirmasi.
Jumlah tersebut terdiri dari 424 kursi untuk jenjang SMA dan 1.755 kursi untuk jenjang SMK yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Riau.
Sebanyak 44 sekolah swasta telah bergabung dalam program ini, mulai dari Pekanbaru, Dumai, Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Rokan Hilir hingga Bengkalis. Kehadiran puluhan sekolah tersebut diharapkan mampu menjadi solusi bagi siswa yang belum tertampung di sekolah negeri maupun yang menghadapi kendala ekonomi.
Dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah dan keterlibatan sekolah swasta, Pemprov Riau berharap tidak ada lagi anak usia sekolah yang terpaksa menghentikan pendidikan.
Program ini sekaligus menjadi upaya memperluas pemerataan akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bumi Lancang Kuning. (src,mcr)
Berikut Daftar 44 Sekolah
* SMA Swasta
SMA Advent Pekanbaru 40 siswa
SMA Plus Bina Bangsa 30 siswa
SMA Handayani 30 siswa
SMA PGRI Pekanbaru 10 siswa
SMA Plus Terpadu 100 siswa
SMA Smart Indonesia 40 siswa
SMA Setia Dharma 10 siswa
SMA Lancang Kuning Dumai 30 siswa
SMA Advent Pasir Putih Kampar 60 siswa
SMA Persada Pebenaan Indragiri Hilir 29 siswa
SMA Muhammadiyah Seberida Indragiri Hulu 35 siswa
SMA Islam Darul Huda Lirik Indragiri Hulu 10 siswa
SMK Swasta
* SMK Bina Profesi Pekanbaru 150 siswa
SMK 5 Agustus Pekanbaru 80 siswa
SMK Yabri Terpadu 50 siswa
SMK Dwi Sejahtera 30 siswa
SMK Tunas Karya Pekanbaru 20 siswa
SMK PGRI Pekanbaru 10 siswa
SMK Kesehatan Pro Skill Pekanbaru 25 siswa
SMK Kansai Pekanbaru 250 siswa
SMK Keuangan Pekanbaru 100 siswa
SMK Akbar Pekanbaru 100 siswa
SMK Migas Teknologi Pekanbaru 40 siswa
SMK Migas Bumi Melayu Riau 90 siswa
SMK Dirgantara Riau 80 siswa
SMK Teknologi Riau 10 siswa
SMK Plus Terpadu 100 siswa
SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru 50 siswa
SMK Setia Dharma 10 siswa
SMK Siantika Pekanbaru 50 siswa
SMK IT Al Hisa 50 siswa
SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru 25 siswa
SMK YKWI Pekanbaru 30 siswa
SMK Multi Mekanik Masmur Pekanbaru 30 siswa
SMK Telkom Pekanbaru 10 siswa
SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru 5 siswa
SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru 14 siswa
SMK 1 Perbankan Duri 75 siswa
SMK Korpri Duri 100 siswa
SMK Global Cendekia Kampar 20 siswa
SMK Muhammad Yunus Rokan Hilir 60 siswa
SMK Farmasi Ikasari Dumai 36 siswa (***)
Komentar Anda :