Tekan Pengangguran, Pemrov Riau Gelar Job Fair 2026, Sebanyak 34 Perusahaan Buka Lowongan Kerja
SULUHRIAU, Pekanbaru- Pemerintah Provinsi (Pemrov) Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) membuka kegiatan Job Fair 2026 di Sukaramai Trade Center (STC) Pekanbaru, Kamis (21/5/2026).
Job Fair ini mengusung tema “Siap Kerja, Sukses Bersama Riau Maju” tersebut langsung dipadati ratusan pencari kerja sejak hari pertama pelaksanaan.
Job fair yang berlangsung hingga 23 Mei 2026 itu diikuti sebanyak 34 perusahaan dari berbagai sektor usaha dan industri. Para pencari kerja (pencaker) antusias mendatangi stan perusahaan untuk mencari informasi lowongan pekerjaan sekaligus menyerahkan berkas lamaran.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, saat membuka kegiatan mengatakan bahwa job fair merupakan bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan dan dunia kerja dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing di era industri saat ini.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi peluang besar khususnya bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mendapatkan akses kerja yang lebih luas sesuai kompetensi yang dimiliki.
“Melalui kegiatan ini, terbuka peluang kerja yang lebih luas khususnya bagi lulusan SMK. Selain itu, hubungan kemitraan antara sekolah dengan dunia industri juga semakin kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, job fair bukan sekadar ajang rekrutmen tenaga kerja, tetapi juga menjadi sarana motivasi bagi generasi muda untuk terus meningkatkan keterampilan dan kemampuan agar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Erisman juga menyambut baik adanya penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara sejumlah sekolah dengan perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kerja sama itu merupakan langkah strategis untuk memperkuat pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri.
“Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan link and match antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan begitu, lulusan SMK dapat lebih siap memasuki dunia industri,” katanya.
Kepada para peserta job fair, terutama alumni SMK, Erisman berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin. Ia meminta para pencari kerja menunjukkan kemampuan, rasa percaya diri, etika, serta semangat belajar yang tinggi dalam mengikuti proses rekrutmen.
“Tunjukkan bahwa lulusan SMK memiliki kompetensi dan daya saing. Jangan mudah menyerah dan terus tingkatkan kemampuan diri,” pesannya Erisman Yahya.
Sementara itu, pelaksanaan job fair mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai mampu menjadi wadah yang efektif dalam mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung.
Kehadiran puluhan perusahaan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi angka pengangguran, khususnya di kalangan lulusan sekolah menengah kejuruan di Provinsi Riau.
Dalam Job Fair ini tersedia ribuan lowongan pekerjaan dari perusahaan yang memberikan lowongan kerja (loker) kepada pencari kerja (pencaker).
Disdik Riau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk Disnakertrans Provinsi Riau, dunia usaha, dan dunia industri yang turut membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat pada hari pertama, Job Fair 2026 diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja serta memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri di Provinsi Riau. (Adv)
Komentar Anda :