Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Pendidikan
Tembus 9 Jam Kunjungi Daerah 3T, Kakan Kemenag Pelalawan Sosialisasikan Madrasah Aman dan Nyaman
Jumat, 24 Juli 2026 - 10:07:30 WIB
Suasana sosialisasi Kemenag Pelalawan madrasah aman dan nyaman di wilayah 3 T

SULUHRIAU, Pelalawan- Semangat pengabdian diuji dengan jarak. Itu yang dirasakan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Pelalawan, Sulman, saat menjejakkan kaki di Pulau Penyalai, Kecamatan Kuala Kampar, Rabu (22/7/2026). 


Perjalanan menuju daerah terluar Pelalawan yang berbatasan langsung dengan Pulau Kundur, Kepulauan Riau itu tidak mudah. Rombongan Kemenag Pelalawan harus menempuh 6 jam perjalanan darat dari Pangkalan Kerinci ke Pelabuhan Teluk Dalam. Perjuangan belum selesai. Dilanjutkan 3 jam lagi menaiki speedboat menembus ombak hingga tiba di Pulau Penyalai.


Kunjungan ini bukan sekadar seremonial. Sulman membawa misi sosialisasi program "Madrasah Aman dan Nyaman" sekaligus menyerap aspirasi para pendidik yang mengabdi di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T)


Setiba di pulau, agenda pertama Sulman adalah bersilaturahmi ke Kantor Urusan Agama Kecamatan Kuala Kampar. Di hadapan Kepala KUA dan jajaran, ia menekankan pentingnya keikhlasan dalam melayani umat.


"Saya sangat senang bisa bersilaturahmi dengan Pak Ka KUA beserta jajaran yang mengabdi di daerah terluar ini. Semua pengabdian ini nilainya tidak bisa diukur dengan uang. Bekerjalah dengan ikhlas dan sungguh-sungguh," pesan Sulman.


Usai salat Zuhur, pertemuan dilanjutkan bersama seluruh guru Madrasah, guru Pendidikan Agama Islam, dan guru Pondok Pesantren. Suasananya cair. Diskusi digelar di sebuah kafe sederhana di tepi laut, dengan debur ombak sebagai pengiring.


Ini kali pertama Sulman menginjakkan kaki di Pulau Penyalai sejak menjabat. Ia sengaja datang bersama Kasi Pendidikan Islam Abdul Wahid dan tim agar bisa bertatap muka langsung dengan para guru.


"Kami ingin bertemu langsung dengan bapak ibu guru yang mengabdi di daerah terluar. Semoga setiap ilmu yang diajarkan kepada anak didik menjadi amal jariyah," ucap Sulman.


Dalam arahannya, Sulman mengingatkan bahwa tugas guru tidak berhenti di ruang kelas. Guru harus menjadi arsitek lingkungan belajar yang aman dan nyaman, sekaligus teladan bagi peserta didik.


Ia juga menyoroti pentingnya pola hidup sehat di lingkungan madrasah. Anak-anak diimbau tidak jajan sembarangan dan menghindari makanan yang berpotensi menimbulkan penyakit di kemudian hari. "Biasakan bawa bekal air minum dan makanan dari rumah," pintanya.


Sesi dialog bersama Kasi Pendis Kemenag Pelalawan Abdul Wahid menjadi ruang curhat para guru. Ada tiga poin utama yang mengemuka.



Pertama, keluhan hilangnya tunjangan guru daerah 3T dari Kemenag sejak pasca Covid-19. Padahal guru di bawah naungan Dinas Pendidikan masih menerima. Para guru berharap ada perlakuan yang sama.


Kedua, harapan besar untuk diangkat menjadi guru PPPK Kemenag. Di Pulau Penyalai tidak ada Madrasah Negeri. Satu-satunya yang menghidupkan pendidikan agama adalah madrasah swasta dan pondok pesantren.


Ketiga, terkait Tunjangan Profesi Guru PAI yang pencairannya belum tuntas seluruhnya.


"Ini semua akan kami catat dan kami teruskan. Kami paham tantangannya besar mengajar di 3T," jawab Abdul Wahid.


Kunjungan ini menjadi bukti bahwa pelayanan Kementerian Agama tidak boleh berhenti di pusat kota. Negara harus hadir hingga ke pulau-pulau terluar, tempat para guru berjuang mencerdaskan anak bangsa dengan segala keterbatasan. (rls)


Editor: Khairul


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat