Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kesehatan
RSUP Pekanbaru Diproyeksikan Jadi Rujukan Penyakit Kritis di Sumatera, Pasien Tak Lagi Bergantung ke Jakarta
Jumat, 24 Juli 2026 - 18:10:58 WIB
Sekdaprov Riau terima audiensi tim Kementerian Kesehatan RI Jumat (24/7/2027)

SULUHRIAU, Pekanbaru– Harapan masyarakat Riau dan wilayah Sumatera untuk memperoleh layanan kesehatan berstandar nasional semakin nyata. 


Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyiapkan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Pekanbaru sebagai pusat pelayanan penyakit katastropik yang akan memperkuat sistem rujukan kesehatan sekaligus menghadirkan layanan spesialistik dan subspesialistik lebih dekat dengan masyarakat.


Rencana pengembangan tersebut disampaikan dalam audiensi antara Kementerian Kesehatan RI dan Pemerintah Provinsi Riau yang berlangsung di Kediaman Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Jumat (24/7/2026).


Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI, Yanti Herman, menjelaskan RSUP Pekanbaru akan menjadi salah satu rumah sakit strategis yang berperan sebagai pengampu pelayanan penyakit katastropik di Pulau Sumatera. Kehadiran rumah sakit ini diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan medis yang selama ini banyak terpusat di kota-kota besar.


Pada tahap awal operasional, RSUP Pekanbaru akan memfokuskan pelayanan terhadap sejumlah penyakit dengan angka kematian dan pembiayaan kesehatan yang tinggi, seperti penyakit jantung, stroke, kanker, gangguan saluran pencernaan, uronefrologi, serta penyakit ginjal.


"Hingga tahun 2027, pengembangan layanan akan difokuskan pada program KJSU-KIA yang meliputi pelayanan kanker, jantung, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak," ujar Yanti.


Menurutnya, pembangunan kapasitas layanan tersebut merupakan bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional agar masyarakat di daerah dapat memperoleh pelayanan medis berkualitas tanpa harus dirujuk ke Jakarta atau bahkan berobat ke luar negeri.


Lebih jauh, Kementerian Kesehatan menargetkan RSUP Pekanbaru berkembang menjadi pusat layanan kanker terpadu pada 2030. Rumah sakit ini nantinya akan dilengkapi fasilitas radioterapi modern, peralatan medis berteknologi tinggi, serta didukung tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi sesuai standar internasional.


"Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik di daerahnya sendiri. Dengan demikian, kebutuhan untuk berobat ke Jakarta maupun ke luar negeri dapat semakin berkurang," katanya.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyambut positif langkah pemerintah pusat dalam memperkuat layanan kesehatan di Riau. Menurutnya, kehadiran RSUP Pekanbaru akan menjadi penguat sistem rujukan regional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih lengkap.


Ia menilai pembangunan RSUP Pekanbaru tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Riau, tetapi juga akan melayani pasien dari berbagai provinsi di Sumatera yang membutuhkan penanganan medis dengan tingkat kompleksitas tinggi.


"RSUP Pekanbaru akan melengkapi sistem pelayanan kesehatan yang sudah ada. Masyarakat nantinya dapat memperoleh layanan spesialistik dan subspesialistik dengan lebih mudah tanpa harus menempuh perjalanan jauh," ujar Syahrial.


Selain memperluas akses pelayanan, keberadaan rumah sakit tersebut juga diyakini akan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Pengembangan kompetensi dokter spesialis dan tenaga medis, pemanfaatan teknologi kesehatan modern, hingga peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit menjadi bagian dari transformasi yang akan dibangun secara bertahap.


Syahrial optimistis investasi pemerintah pusat di sektor kesehatan ini akan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem layanan kesehatan di Provinsi Riau.


"RSUP Pekanbaru kami harapkan menjadi katalis bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan, memperkuat sistem rujukan regional, sekaligus menghadirkan layanan kesehatan modern yang dapat diakses masyarakat dengan lebih cepat, mudah, dan berkualitas," tutupnya. (mcr, src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat