Tiga Pelaku Bobol Dua Kandang Ayam di Tapung Hilir dengan Kerugian Capai Rp38 Juta Ditangkap
SULUHRIAU, Kampar- Aksi pencurian di kandang ayam yang meresahkan warga Tapung Hilir akhirnya terhenti.
Jajaran Polsek Tapung Hilir berhasil meringkus tiga pelaku yang diduga kuat sebagai otak di balik dua kejadian pencurian dengan pemberatan pada akhir Juni lalu.
Penangkapan dilakukan Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Ketiganya diamankan di kediaman masing-masing oleh tim yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Hazli Murham.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan melalui Kapolsek Tapung Hilir AKP Khairil membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut para tersangka sudah sangat meresahkan masyarakat peternak di wilayah itu.
Kasus pertama terjadi di kandang ayam milik Dawam di Desa Kota Aman, Sabtu 27 Juni 2026. Pelaku yang berinisial MR dan JU masuk ke lokasi dan membawa kabur dinamo mesin diesel. Akibatnya korban merugi sekitar Rp7 juta.
Belum genap dua hari, kejadian serupa menimpa kandang milik Yunus, (60), di Desa Kota Garo pada Minggu 28 Juni 2026.
Kali ini sasarannya kabel instalasi kandang ayam. Pelaku dalam kasus ini adalah MR dan AS. Total kerugian ditaksir lebih dari Rp31 juta.
"Anak korban bernama Dones pertama kali menemukan dinamo sudah hilang saat mengecek kandang. Laporan langsung disampaikan ke ayahnya dan diteruskan ke Polsek Tapung Hilir," terang AKP Khairil.
Dua laporan masuk dalam waktu berdekatan membuat polisi bergerak cepat. Tim melakukan penyelidikan intensif dan akhirnya mengantongi identitas para pelaku.
Hasil pengembangan menunjukkan MR terlibat dalam kedua aksi tersebut. Bersama JU, ia membobol kandang di Kota Aman. Sementara bersama AS, MR kembali beraksi di Kota Garo untuk mencuri kabel.
"Setelah dapat petunjuk, anggota langsung bergerak dan berhasil mengamankan ketiga pelaku di rumahnya masing-masing," jelas Kapolsek.
Saat ini MR, JU, dan AS telah dibawa ke Mapolsek Tapung Hilir. Mereka akan diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
AKP Khairil mengapresiasi peran serta warga yang cepat melapor. Ia mengimbau para peternak agar meningkatkan kewaspadaan dan segera menghubungi kepolisian jika melihat orang atau aktivitas mencurigakan di sekitar kandang.
Dengan ditangkapnya komplotan ini, polisi berharap aksi pencurian terhadap sarana peternakan di Kecamatan Tapung Hilir bisa ditekan dan situasi kamtibmas kembali kondusif. (hpk)
Komentar Anda :