Mitigasi Intensif, BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak Harimau Sumatera di Desa Danai Inhil
Minggu, 02 Agustus 2026 - 20:45:58 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memperketat upaya evakuasi seekor harimau Sumatera yang teridentifikasi berada di Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Keberadaan satwa dilindungi itu pertama kali terekam camera trap yang dipasang tim pada Rabu, 29 Juli 2026. Sejak itu tim lapangan yang dipimpin Bambang Santoso terus bergerak.
Hingga Minggu, (2/7/2026) tim telah memasang kandang jebak atau box trap di titik yang diduga menjadi jalur perlintasan harimau. Selain itu pemantauan udara menggunakan drone thermal juga dikerahkan untuk mendeteksi pergerakan satwa, khususnya pada malam hari atau di area dengan vegetasi lebat.
Humas BBKSDA Riau Reni menjelaskan, seluruh langkah dilakukan untuk dua tujuan sekaligus. Menjaga keselamatan warga dan melindungi harimau Sumatera.
"Tim terus melakukan mitigasi, sosialisasi ke masyarakat, dan pemantauan pergerakan harimau. Kemarin kami juga sudah menyiapkan box trap dan melakukan pemantauan dengan drone thermal," kata Reni.
Untuk mempercepat penanganan, BBKSDA menambah jumlah personel di Desa Danai. Meski begitu Reni belum merinci berapa tambahan petugas yang diterjunkan.
Kepala Desa Danai Halim membenarkan proses evakuasi masih berlangsung. Menurutnya, warga bersama aparat kepolisian turut membantu tim BBKSDA di lapangan.
BBKSDA mengimbau masyarakat agar tidak mendekati atau mencoba menangkap harimau secara mandiri. Warga diminta segera melapor ke petugas jika melihat langsung satwa tersebut atau menemukan jejak baru.
"Kami minta masyarakat tetap waspada. Laporan cepat dari warga sangat membantu agar evakuasi bisa dilakukan aman, baik untuk manusia maupun untuk harimau," ujar Reni.
Hingga kini pemantauan masih dilakukan secara berkala. Tim akan menentukan langkah evakuasi paling aman setelah memastikan posisi dan pola pergerakan harimau. (src)
Komentar Anda :