Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Pendidikan
KPU Riau Luncurkan Green Election School 2026, Mahasiswa Diajak Satukan Demokrasi dan Pedulian Lingkungan
Kamis, 06 Agustus 2026 - 21:02:07 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau menghadirkan terobosan baru dalam pendidikan politik dengan meluncurkan Sekolah Pemilu Hijau (Green Election School) Tahun 2026. 


Program yang menjadi bagian dari Rumah Pintar Pemilu (RPP) ini dirancang untuk memperkuat pemahaman generasi muda tentang demokrasi sekaligus menanamkan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan.


Peluncuran yang digelar di Kantor KPU Provinsi Riau, Kamis (6/8/2026), menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan pendidikan kepemiluan dengan konsep pembangunan berkelanjutan. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami proses demokrasi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang mendorong budaya pemilu ramah lingkungan.


Kegiatan dibuka secara daring oleh Anggota KPU Republik Indonesia sekaligus Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, August Mellaz, yang mewakili Ketua KPU RI.


Peluncuran berlangsung secara hybrid, diikuti peserta secara luring maupun daring. Hadir langsung jajaran pimpinan, pejabat manajerial dan fungsional KPU Provinsi Riau, serta perwakilan sejumlah instansi pemerintah maupun organisasi yang bergerak di bidang pendidikan dan lingkungan hidup.


Sementara itu, secara virtual kegiatan diikuti oleh seluruh KPU kabupaten/kota se-Riau, termasuk para sekretaris dan kepala subbagian yang membidangi partisipasi masyarakat, hubungan masyarakat, serta sumber daya manusia. Acara juga disiarkan secara langsung melalui kanal media sosial KPU Provinsi Riau agar dapat diakses masyarakat luas.


Program Sekolah Pemilu Hijau merupakan pengembangan dari Sekolah Pemilu dan Demokrasi yang sebelumnya telah dijalankan KPU Provinsi Riau. Kali ini, materi pembelajaran diperluas dengan memasukkan isu lingkungan sebagai bagian dari penguatan demokrasi modern.



Sebanyak 16 sesi pembelajaran akan diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Riau. Kurikulum dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai sistem demokrasi, kepemiluan, partisipasi publik, hingga pentingnya membangun budaya penyelenggaraan pemilu yang ramah lingkungan.


Ketua KPU Provinsi Riau, Rusidi Rusdan, mengatakan inovasi tersebut merupakan bentuk komitmen lembaganya dalam membangun demokrasi yang tidak hanya berintegritas, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.


Menurutnya, tantangan demokrasi saat ini tidak hanya berkaitan dengan meningkatnya partisipasi masyarakat, tetapi juga bagaimana setiap proses penyelenggaraan pemilu dapat memperhatikan aspek keberlanjutan.


"Melalui Sekolah Pemilu Hijau, kami berharap lahir generasi muda yang memahami demokrasi dan kepemiluan sekaligus memiliki kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menyebarkan semangat demokrasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan," ujar Rusidi.


Peluncuran program tersebut juga menghadirkan Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan sebagai keynote speaker.


Dalam paparannya yang bertajuk "Membumikan Gagasan Green Policing dan Pemilu Hijau di Indonesia", Kapolda menjelaskan bahwa konsep Green Policing merupakan pendekatan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mendorong perubahan budaya masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.


Ia menilai konsep Green Election memiliki tujuan yang sejalan dengan Green Policing, yakni membangun tata kelola yang berintegritas sekaligus berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.


"Green Election dan Green Policing memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun tata kelola yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Karena itu, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi sangat penting," kata Herry Heryawan.


Sementara itu, Anggota KPU RI August Mellaz memberikan apresiasi atas inovasi yang digagas KPU Provinsi Riau. Menurutnya, program tersebut dapat menjadi model pendidikan pemilih yang relevan dengan tantangan masa depan.


Ia juga mengingatkan bahwa komitmen KPU terhadap isu lingkungan telah diwujudkan melalui berbagai aksi nyata, salah satunya penanaman 5.709.898 bibit pohon secara serentak bersama badan ad hoc saat pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu 2024.


Langkah tersebut menjadi bukti bahwa penyelenggaraan pemilu dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.


Sebagai penanda dimulainya Sekolah Pemilu Hijau Tahun 2026, KPU Provinsi Riau menyerahkan bibit pohon secara simbolis kepada perwakilan peserta. Penyerahan bibit itu menjadi simbol komitmen untuk mengimplementasikan nilai-nilai Green Election melalui aksi nyata, bukan sekadar konsep di ruang kelas.


Ke depan, KPU Provinsi Riau berharap program ini mampu menjadi ruang pembelajaran yang berkelanjutan bagi generasi muda. Selain memperkuat literasi demokrasi, Sekolah Pemilu Hijau diharapkan melahirkan pemilih yang kritis, berintegritas, peduli lingkungan, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan kualitas demokrasi Indonesia yang semakin partisipatif dan berkelanjutan. (rls)


Editor: Redaksi




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat