Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Sosial Budaya
Riau Masuk 10 Provinsi Prioritas Nasional Penanganan Karhutla, Luasan Capai 15.477 Hektare
Senin, 10 Agustus 2026 - 22:40:15 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan Riau sebagai salah satu dari 10 provinsi prioritas penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Nasional.


Penetapan itu disampaikan langsung Kepala BNPB RI Letnan Jenderal TNI Dr Suharyanto dalam Rapat Koordinasi Penanganan Peningkatan Eskalasi Karhutla, Senin (10/8/2026).


Data yang dirilis mencakup periode 1 Januari hingga 30 Juni 2026. Dari data tersebut, Riau menempati posisi kedua dengan luasan terdampak paling besar.


"Disusul dengan Nusa Tenggara Barat, Kepulauan Riau, Lampung dan Aceh. Terakhir di Kalimantan Tengah," kata Letnan Jenderal TNI Dr Suharyanto.


Secara rinci, luas Karhutla di Riau mencapai 15.477,95 hektare. Dari jumlah itu, 1.100,71 hektare terjadi di kawasan hutan, dan 14.377,24 hektare berada di area non hutan.


Posisi pertama ditempati Kalimantan Barat dengan total 28.680,47 hektare. Rinciannya 649,43 hektare di hutan dan 28.031,04 hektare di non hutan.


Berikutnya Nusa Tenggara Timur dengan 10.538,30 hektare, terdiri dari 36,40 hektare kawasan hutan dan 10.501,89 hektare non hutan. Maluku menyusul dengan 7.091,07 hektare, dengan 20,71 hektare di hutan dan 7.070,36 hektare di non hutan.


"Di Maluku, Karhutla terjadi 7.091,07 hektare dengan pembagian 20,71 hektare dalam kawasan hutan dan 7.070,36 hektare pada non hutan," katanya.


Posisi kelima Papua Selatan dengan 6.281,81 hektare, terdiri dari 122,27 hektare hutan dan 6.159,54 hektare non hutan.


Kemudian Nusa Tenggara Barat tercatat 5.759,19 hektare, dengan rincian 209,43 hektare hutan dan 5.549,76 hektare non hutan.


"Di Nusa Tenggara Barat, terdapat luasan Karhutla mencapai 5.759,19 hektare dengan pembagian 209,43 hektare pada kawasan hutan dan 5.549,76 hektare pada kawasan non hutan," ungkapnya.


Kepulauan Riau berada di urutan ketujuh dengan 5.709,27 hektare, yakni 63,27 hektare di hutan dan 5.646,00 hektare di non hutan. Lampung mencatat 3.489,42 hektare, dengan 19,82 hektare hutan dan 3.469,61 hektare non hutan.


"Sementara di Aceh, kawasan yang terdampak Karhutla mencapai 3.099,05 hektare dengan pembagian 508,18 hektare pada kawasan hutan dan 2.590,83 hektare pada kawasan non hutan," ungkapnya.


Terakhir Kalimantan Tengah dengan 3.069,52 hektare, terdiri dari 147,16 hektare hutan dan 2.922,36 hektare non hutan.


Dengan masuknya Riau dalam daftar prioritas, BNPB meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan dan mempercepat upaya pencegahan serta pemadaman Karhutla di lapangan. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat