Kamis, 27 Agustus 2026 Tiga Pengedar Sabu Diringkus di Sei Jernih, Satresnarkoba Polres Kampar Sita 4,25 Gram | Harga Ayam Potong di Tembilahan Meroket ke Rp65.000 per Kg, Pedagang dan UMKM Kelimpungan | Dari Jakarta untuk Desa, SMSI Luncurkan Pokja Newsroom di 5 Provinsi | 5 Pelaku Sindikat Curanmor Pekanbaru-Kampar Ditangkap Polda Riau dan Amanka 44 Motor | | Kemenkum Riau Dampingi UMK, Empat Pelaku Usaha Berhasil Jadi Perseroan Perorangan
 
 
☰ Kampar
Kabut Asap Pekat di Kampar, Bupati Ahmad Yuzar: Pakai Masker Saat Keluar Rumah
Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:09:07 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru— Langit Kampar kembali diselimuti kabut asap. 


Untuk melindungi warga, Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar mengeluarkan imbauan tegas. Gunakan masker setiap kali beraktivitas di luar rumah.


Imbauan itu disampaikan saat Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla, Rabu (26/8/2026) di Aula Kantor Bupati Kampar.


Rakor dipimpin langsung Ahmad Yuzar. Dampingiannya Wakil Bupati Dr. Hj. Misharti dan Sekda Dr. Ardi Mardiansyah. Hadir juga Forkopimda, para camat, kepala desa se-Kampar, kepala OPD, hingga perwakilan perusahaan.


Fokus pembahasan jelas. Menekan dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan, serta memperkuat langkah pencegahan.


"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kampar untuk selalu menggunakan masker apabila bepergian maupun beraktivitas di luar rumah, sebagai upaya untuk melindungi diri dari dampak kabut asap," tegas Ahmad Yuzar.


Ia menekankan kelompok rentan harus jadi prioritas. Anak-anak, lansia, dan warga yang bekerja di luar ruangan paling berisiko mengalami gangguan pernapasan.


Selain masker, masyarakat diminta memantau informasi resmi dari pemerintah. Jika kualitas udara memburuk, segera ambil langkah perlindungan.


Bupati juga menginstruksikan jajaran hingga tingkat desa agar masif melakukan sosialisasi. Pesannya sederhana. Jaga kesehatan dan cegah sumber api baru.


"Ini bukan hanya tugas pemerintah, TNI dan Polri. Ini tanggung jawab kita bersama. Mari cegah kebakaran dengan tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar," ujarnya.


Ahmad Yuzar berharap camat, kepala desa, perusahaan, dan masyarakat memperkuat komitmen. Titik api harus ditekan sejak dini agar kabut asap tidak semakin parah.


Pemkab Kampar terus memperkuat koordinasi lintas sektor. Upaya yang dilakukan mencakup pencegahan, penanganan di lapangan, hingga mitigasi dampak kesehatan.


Di akhir rapat, Bupati mengajak seluruh warga bahu-membahu. 


"Mari kita bersama-sama menjaga Kampar. Cegah kebakaran, jangan membakar lahan, dan lindungi kesehatan keluarga dengan menggunakan masker saat berada di luar rumah," pungkasnya.


Dengan kepedulian bersama, Pemkab Kampar optimistis ancaman karhutla dan kabut asap bisa diminimalkan. Sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan aman. (kmf)


 




 
Berita Lainnya :
  • Tiga Pengedar Sabu Diringkus di Sei Jernih, Satresnarkoba Polres Kampar Sita 4,25 Gram
  • Harga Ayam Potong di Tembilahan Meroket ke Rp65.000 per Kg, Pedagang dan UMKM Kelimpungan
  • Dari Jakarta untuk Desa, SMSI Luncurkan Pokja Newsroom di 5 Provinsi
  • 5 Pelaku Sindikat Curanmor Pekanbaru-Kampar Ditangkap Polda Riau dan Amanka 44 Motor
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Tiga Pengedar Sabu Diringkus di Sei Jernih, Satresnarkoba Polres Kampar Sita 4,25 Gram
    02 Harga Ayam Potong di Tembilahan Meroket ke Rp65.000 per Kg, Pedagang dan UMKM Kelimpungan
    03 Dari Jakarta untuk Desa, SMSI Luncurkan Pokja Newsroom di 5 Provinsi
    04 5 Pelaku Sindikat Curanmor Pekanbaru-Kampar Ditangkap Polda Riau dan Amanka 44 Motor
    05
    06 Kemenkum Riau Dampingi UMK, Empat Pelaku Usaha Berhasil Jadi Perseroan Perorangan
    07 Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Pengumuman Perseroan dan Yayasan, Perkuat Layanan BNRI dan TBNRI
    08 Kabut Asap Pekat di Kampar, Bupati Ahmad Yuzar: Pakai Masker Saat Keluar Rumah
    09 Kemenkum Riau dan LAN RI Bedah Kebijakan Bantuan Hukum, Dorong Rekomendasi Berbasis Data
    10 Kemenkum Riau Tindaklanjuti Rekomendasi BPK, Perkuat Tata Kelola Bantuan Hukum
    11 Residivis Gasak Rumah Warga Rumbio Jaya Subuh-Subuh, Korban Rugi Senilai Rp62 Juta
    12 Kondisi Udara Barbahaya Akibat Kabut Asap, Pemko Pekanbaru Perpajang Sekolah Daring Tiga Hari
    13 Karhutla di Rimbo Panjang Masuk Hari ke 11, Angin Jadi Kendala Pemadaman Total
    14 Kemenkum Riau ''Bedah'' 6 Ranperda Dumai, Dorong Regulasi Selaras dan Tak Tumpang Tindih
    15 Suhu Politik Memanas, SMSI Serukan Pers Daerah Sajikan Informasi Berimbang
    16 Api Belum Padam di Rimbo Panjang, Bupati Kampar Pimpin Langsung Penanganan
    17 Kemenkum Riau Genjot Posbankum Desa, Siapkan Calon Pemberi Bantuan Hukum 2028-2030
    18 Kemenkum Riau dan Polda Riau Perkuat Sinergi Pengawasan Pelanggaran Kekayaan Intelektual
    19 Saat Prabowo di Riau, Api Karhutla di Rimbo Panjang Kampar Masih Menyala
    20 Modus ''Pura-Pura Mancing'' Tersangka Karhutla Jadi Sorotan, Prabowo Perintahkan Bawa ke Jakarta
    21 Dorong UMK Naik Kelas, Kemenkum Riau Sosialisasikan Kemudahan Perseroan Perorangan
    22 Apel Pagi Digelar dalam Ruangan, Kemekum Riau Tekankan Disiplin Persiapan Penilaian WBBM
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat