5 Pelaku Sindikat Curanmor Pekanbaru-Kampar Ditangkap Polda Riau dan Amanka 44 Motor
SULUHRIAU, Pekanbaru— Aksi pencurian motor yang meresahkan warga Pekanbaru dan Kampar akhirnya terungkap.
Tim Resmob Jatanras Polda Riau bersama Unit Reskrim Polsek Binawidya membongkar satu sindikat curanmor. Total 44 unit sepeda motor berhasil diamankan.
Pengungkapan bermula dari laporan korban. Tim kemudian melakukan penyelidikan dan pengembangan. Hasilnya mengarah pada satu kelompok yang beroperasi secara terorganisir.
"Modus para pelaku dengan merusak atau mematahkan stang sepeda motor. Setelah dikeluarkan dari halaman, motor tersebut dibawa dengan cara didorong menggunakan kaki," jelas Kanit Jatanras Polda Riau Kompol Rainly L.
Langkah pertama dilakukan Senin (3/8/2026). Polisi menangkap LH alias Hakim. Dari pemeriksaan terhadap LH, penyidik mengantongi nama pelaku lain.
Sehari berselang, Selasa (4/8/2026), tim gabungan bergerak ke Wisma Tirta Kencana di Jalan Kaharuddin Nasution, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya.
Di sana tiga orang diamankan. Mereka adalah PR alias Colo, MA alias Dadan, dan AR alias Adit. Keempat tersangka kemudian dibawa ke Polsek Binawidya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pengembangan tidak berhenti di situ. Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan memerintahkan Iptu Martin Luther Munthe menjemput BS.
BS sebelumnya sudah diamankan Tim Subdit Jatanras di arena biliar Jalan Kuantan, Kecamatan Lima Puluh. Pada Kamis 13 Agustus 2026, BS dibawa ke Kabupaten Pasaman Barat.
Dari BS, polisi mendapat petunjuk penting. Ada penadah berinisial TS yang beroperasi di Pasaman Barat. Tim langsung bergerak dan menangkap TS. Dari tangannya disita sejumlah motor yang diduga hasil kejahatan.
"Dari hasil pengembangan terhadap BS, tim mengetahui keberadaan pelaku penadahan atas nama TS di Kabupaten Pasaman Barat. Selanjutnya dilakukan penangkapan dan penyitaan beberapa barang bukti sepeda motor," kata Rainly.
Dari pendalaman, polisi menemukan sedikitnya 26 lokasi yang diduga jadi sasaran komplotan ini. Lokasinya tersebar di Pekanbaru dan Kampar. Mulai dari kos-kosan, perumahan, permukiman, hingga tepi jalan raya.
Dari 44 motor yang diamankan, beberapa di antaranya Yamaha Aerox hitam, Honda NMAX putih, Honda Vario hitam, dan berbagai tipe Honda Beat. Ada yang berwarna silver, cokelat, pink, dan hitam. Beberapa unit bahkan tidak memakai pelat nomor.
Saat ini penyidik masih mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin dengan data laporan kehilangan. Proses identifikasi terus berjalan.
Polisi juga masih memburu kemungkinan pelaku lain dan TKP tambahan.
"Kami masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini, termasuk mendalami keterlibatan pelaku lainnya dan kemungkinan adanya TKP-TKP lain," ujar Rainly.
Ia mengimbau masyarakat yang kehilangan motor agar segera melapor. Bawa bukti kepemilikan untuk pengecekan.
"Kami berharap kendaraan yang berhasil ditemukan dapat segera diidentifikasi dan dikembalikan kepada pemiliknya setelah seluruh proses hukum dan administrasi selesai," pungkasnya. (hpk)
Komentar Anda :