Kamis, 27 Agustus 2026 Harga Ayam Potong di Tembilahan Meroket ke Rp65.000 per Kg, Pedagang dan UMKM Kelimpungan | Dari Jakarta untuk Desa, SMSI Luncurkan Pokja Newsroom di 5 Provinsi | 5 Pelaku Sindikat Curanmor Pekanbaru-Kampar Ditangkap Polda Riau dan Amanka 44 Motor | | Kemenkum Riau Dampingi UMK, Empat Pelaku Usaha Berhasil Jadi Perseroan Perorangan | Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Pengumuman Perseroan dan Yayasan, Perkuat Layanan BNRI dan TBNRI
 
 
☰ Sosial Budaya
Dari Jakarta untuk Desa, SMSI Luncurkan Pokja Newsroom di 5 Provinsi
Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:09:03 WIB

SULUHRIAU— Serikat Media Siber Indonesia tidak hanya bicara. Di tengah dinamika politik nasional, organisasi ini memilih turun langsung menguatkan peran media hingga ke desa.


Rabu 27 Agustus 2026, SMSI mengukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa untuk lima provinsi. Acaranya berlangsung di Hall Dewan Pers, Jakarta.


Lima provinsi yang dikukuhkan adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan Bengkulu. Ini kelanjutan dari pembentukan serupa yang sebelumnya sudah dilakukan di Bali, Lampung, Banten, dan Kepulauan Riau.


Ketua Umum SMSI Drs Firdaus menyebut pengukuhan ini punya tiga makna penting. 


Pertama, sebagai konstituen Dewan Pers, SMSI hadir menunjukkan Indonesia tetap kondusif. Kedua, bentuk afirmasi keberpihakan SMSI pada persoalan pedesaan. Ketiga, wujud nyata menjaga NKRI melalui penguatan desa sebagai basis negara.


"Kegiatan ini ibarat perjuangan trisula. Tiga agenda penting sekaligus. Kami ingin menyampaikan pesan bahwa idealisme pers harus tetap dijaga," ujar Firdaus.


Ia menegaskan, pengukuhan di tengah memanasnya suhu politik akhir Agustus bukan kebetulan. Justru jadi momentum untuk menegaskan peran media yang jernih dan bertanggung jawab.


"Tempat ini akan menjadi saksi dan monumen atas komitmen SMSI meneguhkan spirit kebangsaan. Lima provinsi ini bukan program kaleng-kaleng. Mereka sudah membuktikan dengan program yang dicanangkan," tegasnya.


Wakil Direktur Pemberdayaan Daerah SMSI Pusat Drs Jayanto Arus Adi menambahkan, pengukuhan akan terus berlanjut ke daerah lain dalam waktu dekat. 


Menurutnya, momen sekarang penting sebagai pembelajaran berbangsa. Apalagi di tengah adanya spekulasi aksi unjuk rasa nasional.


"Kami percaya ini justru memberikan amunisi moral. Momentum sekarang sangat penting untuk belajar bernegara secara lebih utuh," katanya.


Sementara itu, Prof Dr Harris Arthur Hedar menekankan SMSI lahir sebagai organisasi profesional. Komitmennya jelas, menjaga demokrasi melalui informasi yang benar.


"SMSI berkomitmen menjaga stabilitas nasional dan keutuhan negara. Tanpa mencampuri hak warga untuk beraspirasi," jelasnya.


Melalui Pokja Jaga Desa, SMSI menyerukan seluruh pengurus dan anggota di daerah agar tetap berada di koridor pers profesional. Sajikan informasi yang berimbang, terutama di tengah situasi nasional yang dinamis.


Dengan jaringan yang terus diperluas, SMSI berharap media siber bisa menjadi jembatan antara kebijakan pusat dan realitas di desa. Sehingga pembangunan dan demokrasi benar-benar dirasakan sampai tingkat akar rumput.


 




 
Berita Lainnya :
  • Harga Ayam Potong di Tembilahan Meroket ke Rp65.000 per Kg, Pedagang dan UMKM Kelimpungan
  • Dari Jakarta untuk Desa, SMSI Luncurkan Pokja Newsroom di 5 Provinsi
  • 5 Pelaku Sindikat Curanmor Pekanbaru-Kampar Ditangkap Polda Riau dan Amanka 44 Motor
  • Kemenkum Riau Dampingi UMK, Empat Pelaku Usaha Berhasil Jadi Perseroan Perorangan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Harga Ayam Potong di Tembilahan Meroket ke Rp65.000 per Kg, Pedagang dan UMKM Kelimpungan
    02 Dari Jakarta untuk Desa, SMSI Luncurkan Pokja Newsroom di 5 Provinsi
    03 5 Pelaku Sindikat Curanmor Pekanbaru-Kampar Ditangkap Polda Riau dan Amanka 44 Motor
    04
    05 Kemenkum Riau Dampingi UMK, Empat Pelaku Usaha Berhasil Jadi Perseroan Perorangan
    06 Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Pengumuman Perseroan dan Yayasan, Perkuat Layanan BNRI dan TBNRI
    07 Kabut Asap Pekat di Kampar, Bupati Ahmad Yuzar: Pakai Masker Saat Keluar Rumah
    08 Kemenkum Riau dan LAN RI Bedah Kebijakan Bantuan Hukum, Dorong Rekomendasi Berbasis Data
    09 Kemenkum Riau Tindaklanjuti Rekomendasi BPK, Perkuat Tata Kelola Bantuan Hukum
    10 Residivis Gasak Rumah Warga Rumbio Jaya Subuh-Subuh, Korban Rugi Senilai Rp62 Juta
    11 Kondisi Udara Barbahaya Akibat Kabut Asap, Pemko Pekanbaru Perpajang Sekolah Daring Tiga Hari
    12 Karhutla di Rimbo Panjang Masuk Hari ke 11, Angin Jadi Kendala Pemadaman Total
    13 Kemenkum Riau ''Bedah'' 6 Ranperda Dumai, Dorong Regulasi Selaras dan Tak Tumpang Tindih
    14 Suhu Politik Memanas, SMSI Serukan Pers Daerah Sajikan Informasi Berimbang
    15 Api Belum Padam di Rimbo Panjang, Bupati Kampar Pimpin Langsung Penanganan
    16 Kemenkum Riau Genjot Posbankum Desa, Siapkan Calon Pemberi Bantuan Hukum 2028-2030
    17 Kemenkum Riau dan Polda Riau Perkuat Sinergi Pengawasan Pelanggaran Kekayaan Intelektual
    18 Saat Prabowo di Riau, Api Karhutla di Rimbo Panjang Kampar Masih Menyala
    19 Modus ''Pura-Pura Mancing'' Tersangka Karhutla Jadi Sorotan, Prabowo Perintahkan Bawa ke Jakarta
    20 Dorong UMK Naik Kelas, Kemenkum Riau Sosialisasikan Kemudahan Perseroan Perorangan
    21 Apel Pagi Digelar dalam Ruangan, Kemekum Riau Tekankan Disiplin Persiapan Penilaian WBBM
    22 Perintah Prabowo saat di Riau: Kejar Hotspot, Bor 300 Sumur Air Sebelum Api Karhutla Menyala
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat