Jumat, 28 Agustus 2026 Sekda dan Dirut PT MIC Jadi Pesakitan, Perkara Suap Bupati Kuansing Segera Digelar | Hari ke-12 Karhutla Rimbo Panjang, Satgas Kerahkan Alat Berat Sekat Api di Lahan Gambut | Sekolah Pemilu Hijau KPU Riau Rampung, Peserta Diajak Komit pada Demokrasi Ramah Lingkungan | Bakar Ranting, Lahan 15 Hektare di Rimbo Panjang Ludes, Warga Kemang Indah Diamankan Polsek Tambang | Menuju WBBM, Kemenkum Riau Rapatkan Barisan Hadapi Evaluasi Tim Penilai Nasional | Kemenkum Riau Asah Kapasitas Perancang, Dorong Sanksi Administratif Jadi Pilihan Utama
 
 
☰ Sosial Budaya
Tegakkan Integritas Notaris, Kemenkum Riau Dialog Terbuka dengan MPD Kampar
Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:13:23 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru— Profesi notaris dituntut lebih teliti. Kesalahan kecil dalam akta bisa berujung persoalan hukum besar bagi masyarakat.


Menyadari itu, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau menggelar Pembinaan dan Dialog Interaktif Majelis Pengawas Daerah Notaris Kabupaten Kampar. Temanya Penguatan Integritas dan Ketelitian Notaris Guna Meminimalisir Kesalahan dalam Pelaksanaan Jabatan.


Kegiatan berlangsung di Evo Hotel Pekanbaru, Kamis 27 Agustus 2026.


Acara dibuka Kepala Kanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan. Hadir unsur Kanwil, MPD Notaris Kampar, Majelis Kehormatan Notaris Wilayah Riau, Pengurus Daerah INI Kampar, serta para notaris se-Kabupaten Kampar.


Sebelum pembukaan, sambutan disampaikan Ketua Panitia Arief, Ketua Pengda INI Kampar Andryanti, dan Ketua MPD Notaris Kampar Fanesha.


Dalam sambutannya, Rudy menekankan empat pilar utama. Integritas, profesionalitas, ketelitian, dan prinsip kehati-hatian.


"Pelaksanaan jabatan notaris harus berpedoman pada peraturan perundang-undangan dan kode etik profesi. Itu dasar dalam memberikan pelayanan hukum yang berkualitas kepada masyarakat," ujarnya.


Menurutnya, pembinaan dan pengawasan punya peran penting. Tujuannya mencegah kesalahan dalam menjalankan jabatan. 


Jika pemahaman dan kepatuhan diperkuat, bukan hanya profesionalitas notaris yang naik. Kepercayaan masyarakat pada profesi ini juga akan terjaga.


Dialog dibagi dua sesi. Sesi pertama bersama MKNW Riau. Narasumber Febri Mujiono dan Rina Hamzah mengulas tugas dan kewenangan MKNW. Termasuk soal perlindungan dan pembinaan notaris saat menghadapi permasalahan hukum terkait jabatannya.


Sesi kedua bersama MPD. Zulkarnain, Meutia Rahmi, dan Syafrijon membahas tertib administrasi, ketelitian membuat akta, hingga kepatuhan terhadap aturan.


Forum berlangsung interaktif. Para notaris diberi ruang menyampaikan pertanyaan, berbagi pengalaman, dan mengangkat persoalan yang ditemui di lapangan. Setiap kasus dibahas langsung bersama narasumber.


Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Riau berharap ada kesamaan pemahaman. Koordinasi antara MPD, MKNW, Pengda INI, dan notaris juga diharapkan semakin solid.


Dengan penguatan integritas dan ketelitian, kesalahan dalam pelaksanaan jabatan bisa diminimalisir. Kualitas pelayanan hukum pun meningkat.


Pada akhirnya, masyarakat yang diuntungkan. Mereka mendapatkan kepastian hukum dari tangan notaris yang profesional dan dapat dipercaya. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Sekda dan Dirut PT MIC Jadi Pesakitan, Perkara Suap Bupati Kuansing Segera Digelar
  • Hari ke-12 Karhutla Rimbo Panjang, Satgas Kerahkan Alat Berat Sekat Api di Lahan Gambut
  • Sekolah Pemilu Hijau KPU Riau Rampung, Peserta Diajak Komit pada Demokrasi Ramah Lingkungan
  • Bakar Ranting, Lahan 15 Hektare di Rimbo Panjang Ludes, Warga Kemang Indah Diamankan Polsek Tambang
  • Menuju WBBM, Kemenkum Riau Rapatkan Barisan Hadapi Evaluasi Tim Penilai Nasional
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Sekda dan Dirut PT MIC Jadi Pesakitan, Perkara Suap Bupati Kuansing Segera Digelar
    02 Hari ke-12 Karhutla Rimbo Panjang, Satgas Kerahkan Alat Berat Sekat Api di Lahan Gambut
    03 Sekolah Pemilu Hijau KPU Riau Rampung, Peserta Diajak Komit pada Demokrasi Ramah Lingkungan
    04 Bakar Ranting, Lahan 15 Hektare di Rimbo Panjang Ludes, Warga Kemang Indah Diamankan Polsek Tambang
    05 Menuju WBBM, Kemenkum Riau Rapatkan Barisan Hadapi Evaluasi Tim Penilai Nasional
    06 Kemenkum Riau Asah Kapasitas Perancang, Dorong Sanksi Administratif Jadi Pilihan Utama
    07 Kemenkum Riau Uji Petik Jabatan Fungsional Pemeriksa Layanan AHU, Siapkan SDM Lebih Kompeten
    08 Tegakkan Integritas Notaris, Kemenkum Riau Dialog Terbuka dengan MPD Kampar
    09 JAM-Intel Kejagung Apresiasi Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri
    10 Tiga Pengedar Sabu Diringkus di Sei Jernih, Satresnarkoba Polres Kampar Sita 4,25 Gram
    11 Harga Ayam Potong di Tembilahan Meroket ke Rp65.000 per Kg, Pedagang dan UMKM Kelimpungan
    12 Dari Jakarta untuk Desa, SMSI Luncurkan Pokja Newsroom di 5 Provinsi
    13 5 Pelaku Sindikat Curanmor Pekanbaru-Kampar Ditangkap Polda Riau dan Amanka 44 Motor
    14
    15 Kemenkum Riau Dampingi UMK, Empat Pelaku Usaha Berhasil Jadi Perseroan Perorangan
    16 Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Pengumuman Perseroan dan Yayasan, Perkuat Layanan BNRI dan TBNRI
    17 Kabut Asap Pekat di Kampar, Bupati Ahmad Yuzar: Pakai Masker Saat Keluar Rumah
    18 Kemenkum Riau dan LAN RI Bedah Kebijakan Bantuan Hukum, Dorong Rekomendasi Berbasis Data
    19 Kemenkum Riau Tindaklanjuti Rekomendasi BPK, Perkuat Tata Kelola Bantuan Hukum
    20 Residivis Gasak Rumah Warga Rumbio Jaya Subuh-Subuh, Korban Rugi Senilai Rp62 Juta
    21 Kondisi Udara Barbahaya Akibat Kabut Asap, Pemko Pekanbaru Perpajang Sekolah Daring Tiga Hari
    22 Karhutla di Rimbo Panjang Masuk Hari ke 11, Angin Jadi Kendala Pemadaman Total
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat