Jumat, 28 Agustus 2026 Sekda dan Dirut PT MIC Jadi Pesakitan, Perkara Suap Bupati Kuansing Segera Digelar | Hari ke-12 Karhutla Rimbo Panjang, Satgas Kerahkan Alat Berat Sekat Api di Lahan Gambut | Sekolah Pemilu Hijau KPU Riau Rampung, Peserta Diajak Komit pada Demokrasi Ramah Lingkungan | Bakar Ranting, Lahan 15 Hektare di Rimbo Panjang Ludes, Warga Kemang Indah Diamankan Polsek Tambang | Menuju WBBM, Kemenkum Riau Rapatkan Barisan Hadapi Evaluasi Tim Penilai Nasional | Kemenkum Riau Asah Kapasitas Perancang, Dorong Sanksi Administratif Jadi Pilihan Utama
 
 
☰ Peristiwa
Hari ke-12 Karhutla Rimbo Panjang, Satgas Kerahkan Alat Berat Sekat Api di Lahan Gambut
Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:48:42 WIB

 


SULUHRIAU, Kampar— Meski api sudah tak terlihat, asap tebal masih mengepul dari tanah. Itu tanda bara di lahan gambut Rimbo Panjang belum benar-benar padam.


Memasuki hari ke-12, Satgas Karhutla masih berjibaku. Lokasinya di lahan gambut seluas 13 hektare, Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.


Kapolres Kampar AKBP Boby Ramadhan Putra Sebayang menyebut, sudah tiga hari terakhir tidak ada titik api aktif. 


"Alhamdulillah, titik api sudah tidak ada lagi dalam tiga hari ini. Namun proses pendinginan tanah gambut memang menghasilkan asap tebal. Itu bagian dari penurunan suhu tanah," ujarnya, Kamis 27 Agustus 2026.


Karakter gambut memang berbeda. Api bisa hidup di bawah permukaan. Karena itu penanganannya harus ekstra hati-hati agar tidak muncul kembali.


Saat ini fokus Satgas ada pada pendinginan. Dari total 13 hektare yang terbakar, sekitar 8 hingga 9 hektare sudah selesai didinginkan. Sisa lahan masih terus disemprot dan dipantau.


Untuk memaksimalkan upaya, Satgas mengerahkan 283 personel gabungan. Rinciannya 150 personel Polres Kampar, ditambah Brimob Polda Riau, BPBD Kampar, Manggala Agni, Dinas Damkar, Dinas Kesehatan, dan relawan pemadam api.


Alat berat juga diturunkan. Fungsinya membuat sekat batas agar api tidak merembet ke area lain.


Selain itu, Satgas membangun infrastruktur darurat. Kanal disekat dan embung dibuat di sekitar titik kebakaran. Ini untuk mengatasi krisis air yang sempat jadi kendala di hari pertama.


Embung kini jadi sumber pasokan air utama. Keberadaannya memastikan proses pendinginan bisa terus berjalan.


"Selain pendinginan, kita juga dengan sarana yang ada berupa alat berat, melakukan sekat batas," kata Boby.


Hingga kini petugas masih bersiaga penuh di lokasi. Patroli dan penyiraman dilakukan bergiliran.


Satgas berharap dengan pendinginan tuntas dan sekat yang kuat, Karhutla di Rimbo Panjang benar-benar bisa dipadamkan dan tidak terulang. (hpk)


 




 
Berita Lainnya :
  • Sekda dan Dirut PT MIC Jadi Pesakitan, Perkara Suap Bupati Kuansing Segera Digelar
  • Hari ke-12 Karhutla Rimbo Panjang, Satgas Kerahkan Alat Berat Sekat Api di Lahan Gambut
  • Sekolah Pemilu Hijau KPU Riau Rampung, Peserta Diajak Komit pada Demokrasi Ramah Lingkungan
  • Bakar Ranting, Lahan 15 Hektare di Rimbo Panjang Ludes, Warga Kemang Indah Diamankan Polsek Tambang
  • Menuju WBBM, Kemenkum Riau Rapatkan Barisan Hadapi Evaluasi Tim Penilai Nasional
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Sekda dan Dirut PT MIC Jadi Pesakitan, Perkara Suap Bupati Kuansing Segera Digelar
    02 Hari ke-12 Karhutla Rimbo Panjang, Satgas Kerahkan Alat Berat Sekat Api di Lahan Gambut
    03 Sekolah Pemilu Hijau KPU Riau Rampung, Peserta Diajak Komit pada Demokrasi Ramah Lingkungan
    04 Bakar Ranting, Lahan 15 Hektare di Rimbo Panjang Ludes, Warga Kemang Indah Diamankan Polsek Tambang
    05 Menuju WBBM, Kemenkum Riau Rapatkan Barisan Hadapi Evaluasi Tim Penilai Nasional
    06 Kemenkum Riau Asah Kapasitas Perancang, Dorong Sanksi Administratif Jadi Pilihan Utama
    07 Kemenkum Riau Uji Petik Jabatan Fungsional Pemeriksa Layanan AHU, Siapkan SDM Lebih Kompeten
    08 Tegakkan Integritas Notaris, Kemenkum Riau Dialog Terbuka dengan MPD Kampar
    09 JAM-Intel Kejagung Apresiasi Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri
    10 Tiga Pengedar Sabu Diringkus di Sei Jernih, Satresnarkoba Polres Kampar Sita 4,25 Gram
    11 Harga Ayam Potong di Tembilahan Meroket ke Rp65.000 per Kg, Pedagang dan UMKM Kelimpungan
    12 Dari Jakarta untuk Desa, SMSI Luncurkan Pokja Newsroom di 5 Provinsi
    13 5 Pelaku Sindikat Curanmor Pekanbaru-Kampar Ditangkap Polda Riau dan Amanka 44 Motor
    14
    15 Kemenkum Riau Dampingi UMK, Empat Pelaku Usaha Berhasil Jadi Perseroan Perorangan
    16 Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Pengumuman Perseroan dan Yayasan, Perkuat Layanan BNRI dan TBNRI
    17 Kabut Asap Pekat di Kampar, Bupati Ahmad Yuzar: Pakai Masker Saat Keluar Rumah
    18 Kemenkum Riau dan LAN RI Bedah Kebijakan Bantuan Hukum, Dorong Rekomendasi Berbasis Data
    19 Kemenkum Riau Tindaklanjuti Rekomendasi BPK, Perkuat Tata Kelola Bantuan Hukum
    20 Residivis Gasak Rumah Warga Rumbio Jaya Subuh-Subuh, Korban Rugi Senilai Rp62 Juta
    21 Kondisi Udara Barbahaya Akibat Kabut Asap, Pemko Pekanbaru Perpajang Sekolah Daring Tiga Hari
    22 Karhutla di Rimbo Panjang Masuk Hari ke 11, Angin Jadi Kendala Pemadaman Total
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat