Rabu, 30 September 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Peristiwa
Pantau dari Udara, Kapolda Riau Pastikan Pendinginan Karhutla Pelalawan Tuntas
Senin, 31 Agustus 2026 - 21:35:25 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru— Api boleh padam, tapi bara belum tentu mati. Itu yang membuat Kapolda Riau kembali naik ke udara.


Senin 31 Agustus 2026 pagi, Irjen Herry Heryawan melakukan patroli udara ke wilayah Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. 


Lokasi ini jadi prioritas penanganan Karhutla dalam beberapa hari terakhir.


Dari atas, Kapolda mengecek langsung titik terdampak. Ia juga memantau pergerakan personel dan peralatan yang dikerahkan untuk pemadaman serta pendinginan.


Patroli dilakukan untuk memastikan penanganan tetap berjalan maksimal. Meski hujan sudah mulai turun di sebagian wilayah Riau.


"Hari ini saya melihat langsung perkembangan penanganan Karhutla di Pelalawan. Kita ingin memastikan tidak ada kelengahan, terutama di lokasi yang masih berasap atau berpotensi muncul bara," kata Herry.


Berdasarkan data Posko Polres Pelalawan pukul 10.30 WIB, penanganan di Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci sudah masuk hari ke-9.


Dari total luas terdampak 967,69 hektare, sekitar 957,54 hektare sudah berhasil dipadamkan. 


Sisanya 10,15 hektare masih mengeluarkan asap. Area inilah yang kini jadi fokus proses pendinginan.


Saat pemantauan, terdeteksi satu titik hotspot kategori medium. Kondisi ini jadi perhatian tim di lapangan.


Kapolda menegaskan, satu hotspot itu pengingat agar kewaspadaan tidak diturunkan. 


Karakter lahan gambut di Pelalawan membuat bara bisa bertahan lama dan muncul lagi jika pendinginan tidak tuntas.


"Selama asap masih ada, pekerjaan belum selesai. Bara harus benar-benar padam. Titik yang masih mengeluarkan asap harus terus diawasi," ujarnya.


Untuk itu, 289 personel gabungan masih bertahan di Desa Rantau Baru. 


Rinciannya, 55 personel Polri, 46 personel TNI, serta unsur BPBD, Damkar Pelalawan, tim perusahaan, Masyarakat Peduli Api, dan warga.


Dukungan alat juga masih lengkap. Ada 1 helikopter water bombing, 6 unit alat berat, puluhan mesin pompa dan mini striker, jaringan selang, hingga drone surveillance.


Menurut Herry, mempertahankan kekuatan besar di lapangan adalah strategi. Targetnya bukan hanya memadamkan, tapi mencegah kebakaran ulang.


"Tim darat fokus pemadaman dan pendinginan. Dari udara kita lakukan pemantauan dan dukungan water bombing jika diperlukan," jelasnya.


Kapolda mengapresiasi semua pihak yang masih berjibaku. Ia menyebut penanganan Karhutla adalah kerja kolektif.


Polri tidak bekerja sendiri. Ada TNI, Pemda, BPBD, Damkar, perusahaan, MPA, dan masyarakat yang turun bersama.


Herry juga menyampaikan komitmen bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo.


"Kami berkomitmen mengawal penanganan Karhutla sampai tuntas. TNI-Polri akan terus di lapangan bersama seluruh stakeholder. Setiap titik yang masih butuh penanganan tidak boleh terabaikan," tegasnya.


Ia menutup dengan pesan untuk personel. 


"Terima kasih sudah bertahan sampai hari ini. Jaga keselamatan, jaga kesehatan, dan tuntaskan pekerjaan ini bersama-sama," katanya. (hpk)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat