Senin, 07 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kepatuhan Notaris melalui Sosialisasi PMPJ | 214 Siswa Madrasah se-Pelalawan Adu Prestasi di OMI 2026, Sulman: Saatnya Buktikan yang Terbaik | Perkuat Manajemen ASN, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengelolaan SDM Berbasis Merit dan Kompetensi | Pimpin Apel Pagi, Kakanwil Kemenkum Riau Beri Penghargaan Pegawai Teladan | 32 Wartawan Se-Indonesia Ramaikan National Open Biliar PWI Pekanbaru | Kualitas Udara Tidak Baik, IDI, PPNI, IBI, IAI Gabung Bagi 4.000 Masker
 
 
☰ Hukrim
44 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Kapolda dan Pangdam Sidak ke Siak
Minggu, 06 September 2026 - 19:20:19 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru— Api harus dipadamkan. Pelakunya harus diproses. Minggu (6/9/2026), Polda Riau menetapkan 44 orang tersangka dari 41 kasus kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Provinsi Riau.


Angka itu disampaikan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan saat meninjau lokasi Karhutla di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak.


Ia turun bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.


Penegakan hukum menjadi salah satu pilar utama. Tujuannya memberi efek jera bagi pelaku pembakar lahan.


"Pencegahan kita perkuat, pemadaman kita lakukan maksimal, tetapi penegakan hukum tetap berjalan. Kalau ditemukan unsur pidana, tentu akan kita proses," tegas Kapolda.


Sinergi lintas instansi terus diperkuat. Polda, Kodam, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, pemerintah daerah, hingga relawan bergerak bersama.


Fokusnya dua hal. Mencegah dan memadamkan cepat agar api tidak meluas.


Upaya pencegahan diprioritaskan di desa rawan, kawasan perkebunan, lahan gambut, dan titik yang punya riwayat kebakaran.


Pengawasan diperketat di wilayah rentan. Itu dinilai jadi kunci meminimalkan bencana.


Sosialisasi larangan membakar lahan juga digencarkan sampai ke dusun. Bhabinkamtibmas dan Babinsa diterjunkan sebagai ujung tombak.


Mereka mengedukasi masyarakat, kelompok tani, dan pemilik lahan.


Di areal PT Bumi Siak Pusako, Kecamatan Dayun, Kapolda mengecek kesiapan personel dan peralatan pemadaman.


Ia memastikan tim bekerja optimal. Mulai dari pemadaman hingga pendinginan di area gambut.


"Saya bersama Pangdam turun langsung melihat kondisi di Siak. Sementara untuk wilayah lain yang terpantau memiliki hotspot, jajaran sudah kita minta melakukan pengecekan di lapangan. Setiap indikasi harus segera ditindaklanjuti agar api tidak sampai meluas," kata Herry.


Petugas juga diingatkan tidak langsung menyimpulkan setiap hotspot adalah kebakaran aktif.


Harus ada ground check. Pemeriksaan langsung di lapangan untuk memastikan kondisi riil.


"Kondisi Karhutla sangat dinamis. Kita tidak boleh menunggu api membesar baru bergerak. Begitu ada hotspot, cek. Kalau ditemukan api, segera padamkan dan pastikan pendinginannya tuntas," ujar Herry.


Dengan 44 tersangka yang sudah ditetapkan, Polda Riau menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pelaku pembakaran lahan. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kepatuhan Notaris melalui Sosialisasi PMPJ
  • 214 Siswa Madrasah se-Pelalawan Adu Prestasi di OMI 2026, Sulman: Saatnya Buktikan yang Terbaik
  • Perkuat Manajemen ASN, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengelolaan SDM Berbasis Merit dan Kompetensi
  • Pimpin Apel Pagi, Kakanwil Kemenkum Riau Beri Penghargaan Pegawai Teladan
  • 32 Wartawan Se-Indonesia Ramaikan National Open Biliar PWI Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kepatuhan Notaris melalui Sosialisasi PMPJ
    02 214 Siswa Madrasah se-Pelalawan Adu Prestasi di OMI 2026, Sulman: Saatnya Buktikan yang Terbaik
    03 Perkuat Manajemen ASN, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengelolaan SDM Berbasis Merit dan Kompetensi
    04 Pimpin Apel Pagi, Kakanwil Kemenkum Riau Beri Penghargaan Pegawai Teladan
    05 32 Wartawan Se-Indonesia Ramaikan National Open Biliar PWI Pekanbaru
    06 Kualitas Udara Tidak Baik, IDI, PPNI, IBI, IAI Gabung Bagi 4.000 Masker
    07 Kabut Asap Kembali Buat Kualitas Udara Turun, Siswa Pekanbaru Diliburkan Tatap Muka Dua Hari
    08 Operasi Serentak, Sungai Tesso Dibebaskan dari Penambang Emas Liar, 12 Rakit Dimusnahkan
    09 44 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Kapolda dan Pangdam Sidak ke Siak
    10 SMSI Apresiasi, PERADI PROFESIONAL Diprediksi Jadi OA Terbesar dalam Beberapa Tahun
    11 Erupsi Anak Krakatau, 24 Jadwal Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Batal
    12 IKWI Riau Asah Keberanian Bicara, Perempuan Diajak Ubah Mindset Lewat PCD
    13 Campakan Jala Pertama di Sungai Subayang, Bupati Kampar Dapat Ikan Baung Buka Mancokau Tanjung Belit
    14 Angin Bikin Karhutla Rimbo Panjang Sulit Pendinginan, Tim Gabungan Kejar 0,75 Hektar Lahan Gambut
    15 Bupati Kampar Tinjau Langsung SDN dan SMPN di Bangkinang
    16 Nanas Sungai Apit Siap Naik Kelas, Kemenkum Riau Kebut Data Indikasi Geografis
    17 Perkuat Kualitas Regulasi Daerah, Perancang Kemenkum Riau Ikuti Forum Legislasi Partisipatif
    18 Dari Kuala Lumpur, Kemenkum Riau Perkuat Layanan Pengaduan Publik Diaspora dan Pekerja Migran
    19 Gara-gara Kenal di Aplikasi Chat, Remaja 15 Tahun di Tapung Hilir Jadi Korban Pencabulan
    20 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasikan Ranperbup Kesehatan dan Pajak Bengkalis
    21 Mahasiswa FH Unri Dibekali Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan ''SI BAPAK''
    22 Di Balik Tirai Newsroom Jaga Desa
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat