Jumat, 18 September 2026 Jejak Dua Mobil Mewah dalam Perkara Suap Sekda Kuansing Zulkarnain Dibuka di Sidang Perdana | Kejar Adipura 2026, DLHK Pekanbaru Perang Lawan TPS Liar dan Gandeng PT ICE Kelola Sampah TPA Muara Fajar | ISPA Meledak di Riau, Hanya Dalam Dua Pekan 1. 370 Kasus, Masker Gratis dan Tenda Darurat Disiapkan | 5 Jam Terobos Bukit Batu, Kapolres Kampar Pimpin Langsung Padamkan 7 Titik Api di Sungai Sarik-Balung | Evaluasi Aturan Pemeriksaan Notaris, Kanwil Kemenkum Riau Ikut Bedah Dampak Permenkumham 15/2020 | Rudy Hendra Pakpahan Beri Masukan Kritis Revisi Aturan Posbankum Desa/Kelurahan
 
 
☰ Sosial Budaya
Jurnalisme di Tengah Gelombang AI, Syahrul Aidi Dorong Wartawan Pahami Regulasi Digital
Rabu, 16 September 2026 - 19:58:19 WIB
Tangkapan layar, Syahrul Aidi Maazat sebagai keynote speaker dalam Webinar Merajut Nusantara yang digelar BAKTI Komdigi, Rabu (16/9/2026).

SULUHRIAU— Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membawa perubahan besar terhadap dunia jurnalistik. 


Di tengah kemudahan teknologi dalam memproduksi dan menyebarkan informasi, pemahaman terhadap regulasi dan keamanan digital dinilai semakin penting bagi para jurnalis.


Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazat, Lc., M.A. saat menjadi keynote speaker dalam Webinar Merajut Nusantara yang digelar BAKTI Komdigi, Rabu (16/9/2026).


Webinar yang berlangsung secara daring melalui Zoom sejak pukul 13.30 WIB hingga 16.30 WIB itu mengangkat tema “Jurnalisme di Era AI: Antara Kebebasan Pers, Keamanan Digital dan Regulasi”.


Syahrul mengatakan, perkembangan teknologi menuntut jurnalis untuk terus memperbarui pengetahuan. Bukan hanya terkait teknik jurnalistik, tetapi juga menyangkut regulasi yang berkembang seiring dengan perubahan teknologi digital.


“Jurnalis perlu memahami dan meng-upgrade pengetahuan, terutama terkait regulasi yang ada dan kaitannya dengan perkembangan teknologi, termasuk AI,” ujar Syahrul dalam kegiatan tersebut.


Menurut dia, pemahaman tersebut penting agar insan pers dapat melihat perkembangan teknologi secara lebih utuh. AI, kata dia, tidak hanya menghadirkan peluang dalam kerja jurnalistik, tetapi juga membawa sejumlah persoalan baru yang berkaitan dengan informasi, keamanan digital, dan regulasi.


Karena itu, kegiatan tersebut turut difasilitasi untuk memberikan ruang bagi jurnalis, khususnya dari Riau, agar memperoleh informasi dan perspektif yang lebih komprehensif mengenai perkembangan regulasi di ranah digital.


Salah satu narasumber yang dihadirkan dalam webinar itu adalah Dr. Aza El Munadiyana, S.Si., MM., AMIPR, akademisi sekaligus Ketua STIM Budi Bakti dan Tenaga Ahli Fraksi PKS untuk Poksi I.


Syahrul menyebut Aza memiliki pengalaman dalam pembahasan sejumlah isu yang berkaitan dengan transformasi digital, termasuk bidang pers, media, penyiaran, dan regulasi digital yang menjadi perhatian di DPR RI.


Selain mendapatkan pemahaman mengenai perkembangan regulasi, Syahrul juga membuka ruang bagi para jurnalis untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi di lapangan.


Ia mengatakan masukan dari insan pers dapat menjadi bahan dalam melihat kebutuhan regulasi ke depan, terutama ketika perkembangan teknologi bergerak lebih cepat dibandingkan perubahan aturan.


“Silakan tampung dan sampaikan aspirasi para jurnalis. Kalau berkaitan dengan regulasi, aspirasi tersebut bisa menjadi bahan untuk mempersiapkan regulasi ke depan,” katanya.


Pembahasan mengenai AI, lanjut Syahrul, juga tidak dapat dilepaskan dari perkembangan global. Teknologi tersebut telah menjadi perhatian berbagai negara dan forum internasional karena dampaknya menyentuh banyak sektor kehidupan.


Melalui Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP), Syahrul mengatakan isu AI turut menjadi bagian dari pembahasan dalam forum-forum global. Kondisi tersebut menurutnya menunjukkan perlunya Indonesia menyiapkan kerangka regulasi yang dapat merespons perkembangan teknologi secara terarah.


Ia mengungkapkan, pihaknya telah menyampaikan surat kepada pimpinan DPR RI terkait rekomendasi agar pembahasan mengenai Undang-Undang AI dapat masuk dalam agenda legislasi.


“Kami sudah menyurati pimpinan. Mudah-mudahan secepatnya,” ujar Syahrul.


Bagi dunia jurnalistik, perkembangan AI pada akhirnya bukan sekadar persoalan teknologi. Di balik kemampuan mesin menghasilkan dan mengolah informasi, terdapat pertanyaan yang lebih mendasar mengenai akurasi, tanggung jawab, keamanan, serta batas kebebasan pers.


Karena itu, penguatan kapasitas jurnalis dan pembahasan regulasi menjadi dua hal yang berjalan beriringan. Perkembangan teknologi yang semakin cepat membutuhkan insan pers yang mampu beradaptasi, sekaligus memahami koridor hukum dan etika dalam menjalankan tugas jurnalistik.


Sementara itu, pemateri, yakni Woro Indah Widi Astuti dalam pemaparannya, Woro Indah Widi Astuti membahas pentingnya pemerataan infrastruktur telekomunikasi, termasuk pembangunan dari wilayah pinggiran, dalam menghadapi perkembangan jurnalisme di era digital.


Sedangkan, Aza El Munadiyan menyampaikan perspektif akademik terkait penataan regulasi penyiaran di tengah berlangsungnya konversi dan transformasi digital. (sr5)


 




 
Berita Lainnya :
  • Jejak Dua Mobil Mewah dalam Perkara Suap Sekda Kuansing Zulkarnain Dibuka di Sidang Perdana
  • Kejar Adipura 2026, DLHK Pekanbaru Perang Lawan TPS Liar dan Gandeng PT ICE Kelola Sampah TPA Muara Fajar
  • ISPA Meledak di Riau, Hanya Dalam Dua Pekan 1. 370 Kasus, Masker Gratis dan Tenda Darurat Disiapkan
  • 5 Jam Terobos Bukit Batu, Kapolres Kampar Pimpin Langsung Padamkan 7 Titik Api di Sungai Sarik-Balung
  • Evaluasi Aturan Pemeriksaan Notaris, Kanwil Kemenkum Riau Ikut Bedah Dampak Permenkumham 15/2020
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Jejak Dua Mobil Mewah dalam Perkara Suap Sekda Kuansing Zulkarnain Dibuka di Sidang Perdana
    02 Kejar Adipura 2026, DLHK Pekanbaru Perang Lawan TPS Liar dan Gandeng PT ICE Kelola Sampah TPA Muara Fajar
    03 ISPA Meledak di Riau, Hanya Dalam Dua Pekan 1. 370 Kasus, Masker Gratis dan Tenda Darurat Disiapkan
    04 5 Jam Terobos Bukit Batu, Kapolres Kampar Pimpin Langsung Padamkan 7 Titik Api di Sungai Sarik-Balung
    05 Evaluasi Aturan Pemeriksaan Notaris, Kanwil Kemenkum Riau Ikut Bedah Dampak Permenkumham 15/2020
    06 Rudy Hendra Pakpahan Beri Masukan Kritis Revisi Aturan Posbankum Desa/Kelurahan
    07 Dari Masjid Sejarah Alkubro, 400 Pelajar Kampar Awali Kajian Remaja Islam
    08 Lantik Pengurus PWI Kepri, Cak Munir Ingatkan Spirit 'DNA Pejuang' Wartawan
    09 Perkuat Layanan AHU, Kakanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan Koordinasi ke Ditjen AHU
    10 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI
    11 Peringatan Hari Santri 2026 Pelalawan Dipusatkan di Ponpes Badrul Hidayah Pangkalan Kerinci
    12 Kemenkum Riau Kenalkan HARMONITAS, Platform Digital untuk Harmonisasi Perda
    13 Jalan Kaki 5 Kilometer, Manggala Agni Kejar Karhutla Gambut di Kampung Pulau Inhu
    14 Menangkap Pengedar Tidak Cukup, Kasat Narkoba Polresta: Perang Lawan Narkoba Dimulai dari Rumah
    15 Silaturahmi ke SMSI, PHR Tegaskan Media Mitra Strategis Energi Nasional
    16 Genjot Ekonomi Petani Tidak Hanya Sawit, Kampar Bidik Pisang Cavendish Jadi Komoditas Unggulan
    17 Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Pedoman Tata Kelola Sentra KI dengan DJKI
    18 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Bantuan Hukum Pro Bono
    19 Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Penguatan Layanan Daktiloskopi dengan Ditjen AHU
    20 Jurnalisme di Tengah Gelombang AI, Syahrul Aidi Dorong Wartawan Pahami Regulasi Digital
    21 Pos Jaga Sawit Jadi Tempat Transaki Narkoba, Dua Pengedar Sabu di Tapung Hilir Diringkus
    22 Fasilitasi Pemprov Riau, Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Dorong Kerja Sama Strategis dengan Jepang
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat