Jumat, 18 September 2026 Jejak Dua Mobil Mewah dalam Perkara Suap Sekda Kuansing Zulkarnain Dibuka di Sidang Perdana | Kejar Adipura 2026, DLHK Pekanbaru Perang Lawan TPS Liar dan Gandeng PT ICE Kelola Sampah TPA Muara Fajar | ISPA Meledak di Riau, Hanya Dalam Dua Pekan 1. 370 Kasus, Masker Gratis dan Tenda Darurat Disiapkan | 5 Jam Terobos Bukit Batu, Kapolres Kampar Pimpin Langsung Padamkan 7 Titik Api di Sungai Sarik-Balung | Evaluasi Aturan Pemeriksaan Notaris, Kanwil Kemenkum Riau Ikut Bedah Dampak Permenkumham 15/2020 | Rudy Hendra Pakpahan Beri Masukan Kritis Revisi Aturan Posbankum Desa/Kelurahan
 
 
☰ Kampar
Genjot Ekonomi Petani Tidak Hanya Sawit, Kampar Bidik Pisang Cavendish Jadi Komoditas Unggulan
Rabu, 16 September 2026 - 20:52:07 WIB

SULUHRIAU, Kampar— Pemerintah Kabupaten Kampar tidak ingin hanya mengandalkan dana pusat.Sektor hortikultura kini didorong menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.


Komitmen itu disampaikan Bupati Kampar H Ahmad Yuzar saat menghadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura di Aula Kantor Bupati Kampar, Rabu (16/9/2026) 


Kegiatan dihadiri pengembang ekonomi kerakyatan Jefry Noer yang juga Bupati Kampar pada masanya, Sekda Kampar Dr Ardi Mardiansyah, Bung Ardo, jajaran perangkat daerah, perwakilan perusahaan, camat, dan kepala desa se-Kabupaten Kampar.


Ahmad Yuzar mengatakan pembangunan daerah butuh inovasi dan kontribusi semua pihak.


Tidak bisa hanya berharap dari pusat. 
Pemerintah daerah harus membuka peluang ekonomi yang bermuara pada penguatan ekonomi masyarakat.


"Untuk membangun daerah, kita tidak hanya bisa mengandalkan dana dari pusat. Kita harus memiliki inovasi dan melakukan berbagai upaya yang bermuara pada penguatan ekonomi kerakyatan," ujarnya.


Menurutnya, Kampar memiliki potensi dan SDM yang bisa menjadi contoh pertanian modern.


Salah satunya Jefry Noer yang sukses mengembangkan pisang Cavendish hingga menembus pasar ekspor dan mendukung kebutuhan program Makan Bergizi Gratis.


"Kita sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Kita ingin pola pengembangan yang sudah berhasil dapat ditularkan ke seluruh wilayah Kabupaten Kampar sesuai dengan potensi masing-masing daerah," katanya.


Ahmad Yuzar menegaskan pengembangan hortikultura tidak berhenti di budidaya.


Perlu pendampingan petani, penerapan SOP, hingga akses pemasaran.


Dengan tata kelola yang baik, hortikultura dinilai memberi nilai ekonomi signifikan.


"Kita yakin, kalau dipelihara sesuai SOP, hasilnya tidak akan mengecewakan. Kita juga sudah melihat langsung lokasi pengembangannya beberapa waktu lalu. Ini merupakan contoh baik yang bisa kita kembangkan di Kampar," ungkapnya.


Ia juga mengajak perusahaan bersinergi mengembangkan sumber ekonomi masyarakat, terutama di sekitar lingkungan perusahaan.


"Lebih dari itu, kita ingin menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Kampar. Karena itu, kita mengajak seluruh pihak, termasuk perusahaan, untuk bersinergi," tegasnya.


Bupati berharap hortikultura menjadi model pemberdayaan yang bisa direplikasi di tiap kecamatan dan desa sesuai karakteristik wilayah.


Kolaborasi pemerintah, petani, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan membuat sektor pertanian lebih produktif dan mempercepat kesejahteraan.


"Kalau kita bisa mengembangkan potensi yang ada secara bersama-sama, kita yakin akan lahir pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Ini bagian dari upaya kita mempercepat pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar," pungkasnya.


Pada kesempatan itu Jefry Noer memaparkan prospek pisang Cavendish, mulai tata kelola hingga strategi pemasaran sampai mancanegara.


Kegiatan dilanjutkan diskusi dan tanya jawab tentang peluang pengembangan hortikultura khususnya pisang Cavendish. (hpk)


 




 
Berita Lainnya :
  • Jejak Dua Mobil Mewah dalam Perkara Suap Sekda Kuansing Zulkarnain Dibuka di Sidang Perdana
  • Kejar Adipura 2026, DLHK Pekanbaru Perang Lawan TPS Liar dan Gandeng PT ICE Kelola Sampah TPA Muara Fajar
  • ISPA Meledak di Riau, Hanya Dalam Dua Pekan 1. 370 Kasus, Masker Gratis dan Tenda Darurat Disiapkan
  • 5 Jam Terobos Bukit Batu, Kapolres Kampar Pimpin Langsung Padamkan 7 Titik Api di Sungai Sarik-Balung
  • Evaluasi Aturan Pemeriksaan Notaris, Kanwil Kemenkum Riau Ikut Bedah Dampak Permenkumham 15/2020
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Jejak Dua Mobil Mewah dalam Perkara Suap Sekda Kuansing Zulkarnain Dibuka di Sidang Perdana
    02 Kejar Adipura 2026, DLHK Pekanbaru Perang Lawan TPS Liar dan Gandeng PT ICE Kelola Sampah TPA Muara Fajar
    03 ISPA Meledak di Riau, Hanya Dalam Dua Pekan 1. 370 Kasus, Masker Gratis dan Tenda Darurat Disiapkan
    04 5 Jam Terobos Bukit Batu, Kapolres Kampar Pimpin Langsung Padamkan 7 Titik Api di Sungai Sarik-Balung
    05 Evaluasi Aturan Pemeriksaan Notaris, Kanwil Kemenkum Riau Ikut Bedah Dampak Permenkumham 15/2020
    06 Rudy Hendra Pakpahan Beri Masukan Kritis Revisi Aturan Posbankum Desa/Kelurahan
    07 Dari Masjid Sejarah Alkubro, 400 Pelajar Kampar Awali Kajian Remaja Islam
    08 Lantik Pengurus PWI Kepri, Cak Munir Ingatkan Spirit 'DNA Pejuang' Wartawan
    09 Perkuat Layanan AHU, Kakanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan Koordinasi ke Ditjen AHU
    10 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI
    11 Peringatan Hari Santri 2026 Pelalawan Dipusatkan di Ponpes Badrul Hidayah Pangkalan Kerinci
    12 Kemenkum Riau Kenalkan HARMONITAS, Platform Digital untuk Harmonisasi Perda
    13 Jalan Kaki 5 Kilometer, Manggala Agni Kejar Karhutla Gambut di Kampung Pulau Inhu
    14 Menangkap Pengedar Tidak Cukup, Kasat Narkoba Polresta: Perang Lawan Narkoba Dimulai dari Rumah
    15 Silaturahmi ke SMSI, PHR Tegaskan Media Mitra Strategis Energi Nasional
    16 Genjot Ekonomi Petani Tidak Hanya Sawit, Kampar Bidik Pisang Cavendish Jadi Komoditas Unggulan
    17 Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Pedoman Tata Kelola Sentra KI dengan DJKI
    18 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Bantuan Hukum Pro Bono
    19 Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Penguatan Layanan Daktiloskopi dengan Ditjen AHU
    20 Jurnalisme di Tengah Gelombang AI, Syahrul Aidi Dorong Wartawan Pahami Regulasi Digital
    21 Pos Jaga Sawit Jadi Tempat Transaki Narkoba, Dua Pengedar Sabu di Tapung Hilir Diringkus
    22 Fasilitasi Pemprov Riau, Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Dorong Kerja Sama Strategis dengan Jepang
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat