Rabu, 30 September 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Ekbis
Pegadaian Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Masyarakat Terdampak Galodo Kabupaten Solok
Kamis, 24 September 2026 - 14:00:10 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru melalui Pegadaian Cabang Solok menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat yang terdampak bencana galodo dan banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar).


Bantuan tersebut diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat dan pengungsi sesuai kebutuhan di lapangan.


Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Pegadaian untuk hadir membantu masyarakat dalam situasi tanggap darurat bencana. 


Bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya bahan pangan serta perlengkapan yang dibutuhkan warga selama berada di lokasi pengungsian.


Adapun bantuan sembako yang disalurkan meliputi 52 karung beras ukuran 10 kilogram, 55 dus minyak goreng, 7 karung gula pasir, dan 13 dus sarden. 


Selain bahan pangan, Pegadaian juga memberikan perlengkapan untuk masyarakat dan pengungsi, khususnya kebutuhan balita dan wanita, antara lain popok bayi (pampers), pembalut, serta perlengkapan mandi.


Penyaluran bantuan dilakukan melalui Pegadaian Cabang Solok dengan berkoordinasi bersama BPBD Kabupaten Solok agar bantuan dapat diterima dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.


Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Agus Riyadi, menyampaikan bahwa kehadiran Pegadaian di tengah masyarakat yang terdampak bencana merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan masyarakat dalam kondisi darurat.


“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi dan menyampaikan empati kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana galodo. 


Melalui bantuan ini, Pegadaian ingin hadir dan memberikan dukungan nyata, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan para pengungsi selama masa tanggap darurat. 


Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit,” ujar Agus Riyadi.


Agus menambahkan, Pegadaian akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dalam memastikan bantuan sosial yang diberikan dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.


“Dalam penanganan bencana, sinergi dan gotong royong menjadi hal yang sangat penting. Pegadaian siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait agar dukungan yang diberikan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Kami juga berharap proses penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.


Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Solok, Nopelius, ST, MT, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan Pegadaian terhadap masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Solok.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pegadaian yang telah memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Solok. 


Bantuan berupa kebutuhan pangan seperti beras, minyak goreng, gula dan sarden, serta selimut dan pakaian ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan pengungsi selama masa tanggap darurat. 


Bantuan ini akan kami salurkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat di lapangan,” ujar Nopelius.


Nopelius juga menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung penanganan bencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.


“Penanganan bencana membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak. Kami berharap kepedulian seperti ini dapat terus terjalin sehingga kebutuhan masyarakat yang terdampak dapat ditangani bersama secara optimal,” tambahnya.


Penyaluran bantuan tersebut sejalan dengan komitmen Pegadaian melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian Peduli, khususnya dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang menghadapi kondisi darurat akibat bencana. 


Dalam berbagai aksi tanggap bencana, Pegadaian mengutamakan koordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga kebencanaan untuk memastikan bantuan dapat diberikan secara cepat, tepat dan sesuai kebutuhan masyarakat.


Bencana galodo dan banjir bandang yang melanda Kabupaten Solok mendorong pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari mulai 22 September 2026, dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak menjadi salah satu prioritas penanganan.


Pegadaian berharap dukungan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat sekaligus menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana di Kabupaten Solok.


Tentang Pegadaian


PT Pegadaian didirikan di kota Sukabumi, Jawa Barat pada 1 April 1901


Tak hanya bergerak di Industri Gadai, Pegadaian juga memiliki ragam produk dan layanan seperti investasi berbasis emas yang dapat dimiliki oleh masyarakat dengan cara yang mudah, diantaranya Tabungan Emas, Cicil Emas dan Arisan Emas.


Sementara untuk produk pembiayaan, Pegadaian menyediakan produk pembiayaan Haji dan Umroh, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan hingga KUR Syariah. Tergabung dalam Holding Ultra Mikro pada 2021, Pegadaian bersama BRI dan PNM berkomitmen dalam mendukung UMKM untuk naik kelas.


Pegadaian juga merupakan lembaga pembiayaan sosial yang berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan inklusif. Dengan berbagai inovasi layanan dan program sosial, Pegadaian terus berupaya menciptakan dampak positif bagi komunitas dan masyarakat secara luas.


Pada Desember 2024, Pegadaian resmi menjadi pelopor usaha Bulion dengan mengantongi izin yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melalui surat Persetujuan Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion PT Pegadaian. 


Melalui surat tersebut, Pegadaian dapat melakukan kegiatan usaha Bulion yang meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi maupun Perdagangan Emas.


Produk dan layanan Pegadaian dapat diakses baik secara konvensional maupun digital melalui aplikasi Pegadaian Digital yang dapat di unduh melalui AppStore maupun PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.pegadaian.co.id 


Tentang Pegadaian Kantor Wilayah


PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru meliputi wilayah di Provinsi Sumatera Barat, Kepulauan Riau dan Riau, Wilayah ini mencakup ratusan outlet Pegadaian termasuk kantor Cabang, Unit Pelayanan, dan Agen aktif. 


PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru tidak hanya melayani produk gadai dan pembiayaan, tetapi juga terus mengembangkan investasi emas, pembiayaan syariah, perluasan layanan melalui agen, serta program sosial yang berdampak langsung pada masyarakat. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat