Minggu, 27 September 2026 Hubungkan Tiga Kabupaten, Jalan Sungai Pagar-Rantau Kasih Dibangun 1,5 Km Pakai DBH Sawit | SDN 012 Rantau Kasih Berdinding Papan Dapat Papan Dapat Bantuan Rp1,9 Miliar | Delegasi RI Walkout Saat Netanyahu Pidato, Ketua BKSAP Syahrul Aidi Sebut Diplomasi di Jalur Tepat | Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Dimakamkan di TPU Karet Bivak di Samping Ibunya Fatmawati | Perkuat Iman dan Pengabdian, Polres Kampar Ikut Binrohtal Nasional Bersama Kapolri dan Gus Baha | Polres Kampar Ringkus Dua Pengedar Narkoba di Kampar Utara, Sita Sabu 19 Gram dan Ekstasi
 
 
☰ Peristiwa
Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter dengan Berat 4 Ton Ditemukan di Mangrove Sungai Bahale Inhil
Kamis, 24 September 2026 - 21:01:55 WIB

SULUHRIAU, Inhil- Warga Desa Bente, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau, digegerkan temuan bangkai ikan Paus raksasa.


Temuan mahluk raksasa laut ini pada Rabu (23/9/2026) malam. Sosok yang diduga paus itu tersangkut di antara pepohonan bakau di kawasan perairan Sungai Bahale.


Penemuan mamalia laut berukuran fantastis itu menyita perhatian warga pesisir.


Mamalia tersebut diperkirakan panjangnya mencapai 8 meter dengan bobot sekitar 4 ton.


Ukurannya sangat besar. Sebagian tubuh terbenam di lumpur pantai bakau, sebagian lainnya menyembul di permukaan.


Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto membenarkan laporan temuan langka ini.


Laporan masuk sekitar pukul 22.40 WIB dari warga setempat. Berdasarkan pengamatan awal, tubuh mamalia itu membujur kaku tak berdaya di tengah rimbunnya mangrove yang lebat.


"Proses identifikasi mendalam belum bisa langsung dilakukan pada malam penemuan karena kendala medan dan penerangan yang sangat minim," kata Donny, Rabu.


Petugas memilih menahan diri demi keselamatan tim. Lokasi bangkai merupakan area liar, terisolasi, dan jauh dari permukiman.


Selain gelap, potensi bahaya satwa liar menjadi pertimbangan utama.
Kawasan Mangrove Sungai Bahale dikenal sebagai habitat alami buaya muara dan biawak.


Keberadaan bangkai raksasa dikhawatirkan memicu kedatangan pemangsa.


Kondisi bangkai mulai membusuk dan menyebarkan aroma tidak sedap. Diduga hewan ini sudah mati beberapa hari sebelum terdampar.


"Untuk menangani hal ini, Polres Inhil segera berkoordinasi dengan instansi teknis seperti BKSDA dan dinas kelautan setempat guna memastikan jenis spesies serta penyebab pasti kematiannya," ucap Donny.


Polisi fokus pada pengamanan area agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan.


Penanganan medis maupun evakuasi fisik diserahkan kepada pihak pakar yang berkompeten.


"Hal ini dilakukan demi mengantisipasi penyebaran bakteri atau bahaya kesehatan yang mungkin ditimbulkan dari proses pembusukan," jelasnya.


Sebagai antisipasi, aparat mengimbau keras agar masyarakat tidak mendekat, memotong, atau mengambil bagian tubuh bangkai.


Warga diminta menyerahkan seluruh proses pengamatan kepada tim ahli dan segera melapor jika menemukan kejadian serupa demi kelestarian dan keselamatan bersama. (mcr, src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Hubungkan Tiga Kabupaten, Jalan Sungai Pagar-Rantau Kasih Dibangun 1,5 Km Pakai DBH Sawit
  • SDN 012 Rantau Kasih Berdinding Papan Dapat Papan Dapat Bantuan Rp1,9 Miliar
  • Delegasi RI Walkout Saat Netanyahu Pidato, Ketua BKSAP Syahrul Aidi Sebut Diplomasi di Jalur Tepat
  • Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Dimakamkan di TPU Karet Bivak di Samping Ibunya Fatmawati
  • Perkuat Iman dan Pengabdian, Polres Kampar Ikut Binrohtal Nasional Bersama Kapolri dan Gus Baha
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Hubungkan Tiga Kabupaten, Jalan Sungai Pagar-Rantau Kasih Dibangun 1,5 Km Pakai DBH Sawit
    02 SDN 012 Rantau Kasih Berdinding Papan Dapat Papan Dapat Bantuan Rp1,9 Miliar
    03 Delegasi RI Walkout Saat Netanyahu Pidato, Ketua BKSAP Syahrul Aidi Sebut Diplomasi di Jalur Tepat
    04 Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Dimakamkan di TPU Karet Bivak di Samping Ibunya Fatmawati
    05 Perkuat Iman dan Pengabdian, Polres Kampar Ikut Binrohtal Nasional Bersama Kapolri dan Gus Baha
    06 Polres Kampar Ringkus Dua Pengedar Narkoba di Kampar Utara, Sita Sabu 19 Gram dan Ekstasi
    07 16 Bulan Buron, Otak Pelarian 11 Tahanan Polres Kampar Ditangkap di Tapung
    08 Tata Kelola Sentra KI Jadi Bahasan, Kemenkum Riau Tampung 9 Rekomendasi Perguruan Tinggi
    09 Gandeng UNRI, Kemenkum Riau Latih ASN Bikin Peraturan Anti Multitafsir
    10 Pembinaan Perancang Aturan Diperkuat, Kemenkum Riau Dukung Sistem Elektronik
    11 Buka 457 Aduan Publik, Kemenkum Klaim 11 Juta Layanan AHU Hampir Tuntas
    12 PSB Batu Bersurat Sabet Juara ''Gala Desa 2026'' dalam Adu Pinalti Vs Tim Kobar Desa Koto Tuo
    13 Beban BPJS Pemko Naik Jadi 80 Persen, Walikota Pekanbaru Gandeng Rumah Sakit dan Pengusaha
    14 Polisi Amankan 483 Keping Kayu Seberat 10 Ton Diduga Ilegal di Jalan Lintas Sinaboi-Dumai
    15 Oknum Anggota DPRD Kampar dari Saksi Jadi Tersangka Kasus Buka Kebun Sawit Ilegal
    16 Samsung Galaxy S26 Ultra Sudah Ada, Bos Meta Zuckerberg Malah Masih Gunakan Galaxy S24 Ultra
    17 Pudarnya Kearifan Lokal
    18 Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter dengan Berat 4 Ton Ditemukan di Mangrove Sungai Bahale Inhil
    19 Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Investasi
    20 Kawal Capaian B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Anev Kinerja Bersama Sekjen Kementerian Hukum
    21 Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda
    22 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis BSK, Dari Naturalisasi Hingga Perkawinan Campur
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat