Minggu, 04 Oktober 2026 Kolaborasi Konten Kreator BangEvan dan Polsek Teluk Meranti Angkat Pesona Wisata Bono Pelalawan | IKWI Riau Gandeng Rumah Sehat Segar Jakarta Gelar Bakti Sosial, 150 Warga Ikuti Terapi Kesehatan | Lantik Pengurus Kerukunan Kampar Batobo Karimun, Bupati Ahmad Yuzar Titip Pesan Jaga Persatuan | Irjen Herry Heriawan Promosi Kabaharkam, Kapolda Riau Dijabat Irjen Arman Achdiat | 9 Personel Bergerak Malam Hari, Polres Kampar Pantau Titik Rawan Hingga Gerbang Tol | Hadapi Disrupsi Media, Ketum PWI dan KDM Ingatkan Independensi Pers
 
 
☰ Nusantara
Pelantikan PWI Jabar
Hadapi Disrupsi Media, Ketum PWI dan KDM Ingatkan Independensi Pers
Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:28:51 WIB

SULUHRIAU, Bandung - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia Pusat Akhmad Munir mengingatkan insan pers untuk memperkuat profesionalisme dan menjaga kepercayaan publik di tengah disrupsi media yang semakin kuat.


Pesan tersebut disampaikan Munir saat melantik Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon beserta jajaran pengurus PWI Jawa Barat periode 2026 sampai 2031 di Gedung Merdeka Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Jumat (2/10/2026). 


Pelantikan itu turut dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM yang secara khusus mengingatkan wartawan agar menjaga independensi dan objektivitas dalam menjalankan tugas jurnalistik.


Dalam sambutannya, Akhmad Munir menegaskan bahwa tantangan pers saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan kompetisi antarmedia. Ekosistem informasi telah berubah drastis seiring menguatnya media sosial dan berbagai platform digital.


Informasi kini dapat diproduksi dan disebarluaskan oleh siapa saja dalam hitungan detik. Perkembangan AI juga semakin mempercepat produksi konten dalam berbagai bentuk.


Di tengah perubahan tersebut, pers profesional harus mampu menunjukkan pembeda yang jelas antara karya jurnalistik dengan informasi yang beredar bebas di ruang digital.


Menurut Munir, keunggulan pers justru terletak pada proses jurnalistik, verifikasi, akurasi, konfirmasi, keberimbangan, kepatuhan terhadap kode etik serta tanggung jawab kepada masyarakat.


Karena itu wartawan tidak cukup hanya mengejar kecepatan. Kebenaran dan kredibilitas harus tetap menjadi kekuatan utama pers.


PWI sebelumnya juga menekankan bahwa perkembangan media digital dan media sosial menuntut wartawan semakin adaptif tanpa meninggalkan akurasi dan verifikasi.


Di tengah derasnya informasi yang belum tentu terverifikasi, wartawan profesional harus tetap menjadi rujukan informasi yang dapat dipercaya.


Munir mengatakan PWI sebagai organisasi wartawan terbesar di Indonesia dengan anggota lebih dari 30 ribu orang mempunyai tanggung jawab besar dalam menjaga kemerdekaan pers, mencerdaskan masyarakat serta berkontribusi terhadap kemajuan bangsa dan negara.


Karena itu disrupsi media tidak boleh dijawab dengan ketakutan terhadap teknologi. Sebaliknya wartawan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus memperkuat kompetensi dan integritas profesinya.


Perkembangan AI dan media sosial dapat menjadi instrumen yang membantu pekerjaan jurnalistik. Namun teknologi tidak dapat menggantikan tanggung jawab wartawan dalam menentukan kebenaran informasi, melakukan verifikasi, memberikan konteks dan mempertanggungjawabkan produk jurnalistik kepada publik.


Pandangan tersebut sejalan dengan diskursus PWI mengenai masa depan pers di era disrupsi media. PWI menilai perubahan teknologi akan mengubah cara wartawan bekerja, tetapi prinsip integritas, verifikasi, independensi dan tanggung jawab kepada publik tidak boleh ikut berubah.


Munir juga mengingatkan kepengurusan PWI Jawa Barat yang baru dilantik bahwa jabatan dalam organisasi bukan sekadar kehormatan.


Kepercayaan yang diberikan kepada pengurus harus dipertanggungjawabkan pada akhir masa bakti dengan kerja nyata untuk menjaga profesionalisme wartawan, organisasi, bangsa dan negara.


Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengingatkan besarnya posisi PWI sebagai organisasi profesi wartawan sekaligus tanggung jawab yang melekat pada anggotanya.


Menurut KDM, pers harus tetap berdiri secara objektif dalam menyajikan informasi kepada masyarakat.


PWI organisasi tertua di Indonesia, organisasi terbesar untuk objektif dalam menyajikan pemberitaan, kata Dedi dalam acara tersebut.


Pesan itu menjadi penting ketika ruang informasi publik saat ini tidak hanya diisi karya jurnalistik, tetapi juga konten media sosial, buzzer, influencer serta berbagai informasi yang bergerak mengikuti algoritma platform digital.


Dalam sambutannya, KDM turut menyinggung bagaimana opini dapat digunakan dalam pertarungan politik dan bagaimana fenomena tersebut kemudian melahirkan buzzer di ruang digital.


Karena itu pers profesional memiliki posisi berbeda. Pers tidak semestinya larut menjadi bagian dari pertarungan opini, melainkan tetap bekerja berdasarkan fakta, verifikasi, independensi dan objektivitas.


Di tengah derasnya arus media sosial, pertemuan pesan Munir dan KDM memberikan garis yang jelas mengenai posisi pers.


Wartawan bukan buzzer. Produk jurnalistik bukan sekadar konten. Dan perusahaan pers tidak semestinya kehilangan karakter jurnalistik hanya karena harus berkompetisi mendapatkan perhatian publik di platform digital.


Media sosial bekerja melalui kecepatan dan algoritma. Jurnalisme bekerja melalui disiplin verifikasi, kode etik dan pertanggungjawaban kepada publik.


Justru ketika masyarakat semakin sulit membedakan fakta, opini, propaganda, konten pesanan hingga informasi yang dihasilkan AI, keberadaan pers profesional semakin dibutuhkan.


Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon mengatakan pelantikan kepengurusan periode 2026 sampai 2031 tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial.


Menurutnya, pengukuhan tersebut harus menjadi awal bagi PWI Jawa Barat untuk terus membangun dan menjaga marwah pers nasional.


Dengan sekitar seribu anggota yang tersebar di kabupaten atau kota serta empat kelompok kerja di Bandung, PWI Jawa Barat memiliki kekuatan besar untuk ikut mengawal pembangunan daerah. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kolaborasi Konten Kreator BangEvan dan Polsek Teluk Meranti Angkat Pesona Wisata Bono Pelalawan
  • IKWI Riau Gandeng Rumah Sehat Segar Jakarta Gelar Bakti Sosial, 150 Warga Ikuti Terapi Kesehatan
  • Lantik Pengurus Kerukunan Kampar Batobo Karimun, Bupati Ahmad Yuzar Titip Pesan Jaga Persatuan
  • Irjen Herry Heriawan Promosi Kabaharkam, Kapolda Riau Dijabat Irjen Arman Achdiat
  • 9 Personel Bergerak Malam Hari, Polres Kampar Pantau Titik Rawan Hingga Gerbang Tol
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kolaborasi Konten Kreator BangEvan dan Polsek Teluk Meranti Angkat Pesona Wisata Bono Pelalawan
    02 IKWI Riau Gandeng Rumah Sehat Segar Jakarta Gelar Bakti Sosial, 150 Warga Ikuti Terapi Kesehatan
    03 Lantik Pengurus Kerukunan Kampar Batobo Karimun, Bupati Ahmad Yuzar Titip Pesan Jaga Persatuan
    04 Irjen Herry Heriawan Promosi Kabaharkam, Kapolda Riau Dijabat Irjen Arman Achdiat
    05 9 Personel Bergerak Malam Hari, Polres Kampar Pantau Titik Rawan Hingga Gerbang Tol
    06 Hadapi Disrupsi Media, Ketum PWI dan KDM Ingatkan Independensi Pers
    07 Bupati Ahmad Yuzar Tinjau Rumah Batik, Dorong Perlindungan Motif Khas Kampar
    08 Bejat, Mantan Kepsek di Tambang Cabuli Lebih 20 Murid SD
    09 Kapolres Kampar Pimpin Sertijab Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Nurman Gantikan Kompol Rusyandi
    10 Kemenkum Riau Sosialisasikan dan Dampingi Pendaftaran Hak Cipta Pelaku Kreatif di Kampar
    11 PWI Go Digital, 40 Website Daerah Terhubung ke http://PWI.or.id
    12 Lepas Kontingen PORSADIN Tingkat Provinsi, Kakan Kemenag Pelalawan Ingatkan Pentingnya Mental Juara
    13 Wantimpres Resmi Dilantik, 26 Tokoh Termasuk Rocky Gerung dan Quraish Shihab
    14 Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda
    15 Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
    16 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
    17 Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
    18 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    19 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    20 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    21 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    22 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat