Selasa, 13 Oktober 2026 Plaza Citra Pekanbaru Tutup, Kenangan Bioskop hingga Belanja Bersama Keluarga Kini Tinggal Cerita | Klaim Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Korban Disebut Tembus Ratusan | Paripurna Hari Jadi Ke 27 Kuansing, DPRD Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Fiskal | Operasi Narkoba di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru, 68 Orang Diamankan, 63 Positif Tes Urine | Atlet SOIna Kampar Siap Berlaga di PeSONas II, Wabup Misharti Lepas Kontingen | Cekcok Harga Indomie, Pemilik Warung di Siak Hulu Bacok Warga hingga Luka Parah
 
 
☰ Metropolis
Plaza Citra Pekanbaru Tutup, Kenangan Bioskop hingga Belanja Bersama Keluarga Kini Tinggal Cerita
Senin, 12 Oktober 2026 - 23:28:58 WIB
Foto Kolase: Suasana Plaza Citra Pekanbaru yang mulai tutup Seni (12/10/2026) (suluhriau.com)

SULUHRIAU, Pekanbaru— Pagar besi yang menutup akses masuk, deretan mesin ATM yang mulai tak berfungsi, hingga tenant yang sibuk mengemasi barang menjadi penanda berakhirnya aktivitas Plaza Citra Pekanbaru. 


Pusat perbelanjaan yang menyimpan banyak kenangan bagi masyarakat itu mulai menutup lembaran perjalanannya pada Senin (12/10/2026), sebagaimana informasi yang disampaikan dalam laporan ini.


Bagi sebagian warga, penutupan tersebut bukan sekadar berhentinya kegiatan perdagangan di sebuah gedung. Ada kenangan tentang masa muda, kebersamaan bersama keluarga, hingga pengalaman menikmati hiburan yang pernah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Pekanbaru.


Plaza Citra selama ini dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan lama di Pekanbaru. Letaknya yang strategis membuat tempat tersebut mudah dijangkau dan pernah menjadi pilihan masyarakat untuk berbelanja, bertemu teman, maupun menghabiskan waktu luang.


Namun, suasana yang dahulu ramai kini berganti dengan pemandangan yang jauh berbeda. Aktivitas pengunjung tak lagi terlihat seperti biasanya, sementara sejumlah bagian gedung mulai kehilangan denyut keramaiannya.


Bagi warga yang pernah menjadikan Plaza Citra sebagai tempat menghabiskan waktu, perubahan ini menghadirkan perasaan kehilangan tersendiri.


“Sedih juga rasanya. Kita banyak kenangan di sini, termasuk nonton bioskopnya,” ujar seorang warga Pekanbaru yang mengenang pengalamannya di pusat perbelanjaan tersebut.


Pantauan di lokasi memperlihatkan pagar-pagar besi telah menutup akses masuk ke area plaza. Jalur kendaraan di sisi kiri gedung yang sebelumnya digunakan pengunjung untuk masuk dengan mobil maupun sepeda motor juga tidak lagi menunjukkan aktivitas seperti hari-hari biasa.


Dari bagian depan, suasana gedung terlihat lengang. Tidak tampak keramaian pengunjung yang sebelumnya menjadi bagian dari kehidupan pusat perbelanjaan tersebut.


Pos penjagaan tiket di sisi kanan bagian depan gedung juga terlihat kosong. Peralatan yang biasanya mendukung aktivitas keluar masuk kendaraan tidak lagi tampak seperti sebelumnya.


Perubahan serupa terlihat di area anjungan tunai mandiri (ATM). Sejumlah mesin ATM sudah tidak beroperasi dan tampak kosong. Hanya satu mesin yang masih terlihat beroperasi di lokasi tersebut.


Pemandangan itu memperlihatkan bahwa aktivitas di Plaza Citra telah banyak berkurang. Area yang sebelumnya menjadi tempat masyarakat bertransaksi dan berbelanja kini tampak sunyi.


Tenant Mulai Berkemas, Bukan Lagi Melayani Pembeli


Meski aktivitas perdagangan telah berhenti, beberapa petugas masih terlihat berjaga di pos yang berada di sisi kanan gedung.


Di sisi lain, sejumlah tenant tampaknya masih menjalani tahap akhir sebelum benar-benar meninggalkan lokasi. Namun, kegiatan yang berlangsung bukan lagi melayani pembeli, melainkan membereskan dan mengepak barang untuk dipindahkan.


Seorang karyawan tenant membenarkan bahwa kedatangannya ke lokasi bukan untuk kembali berjualan seperti biasa.


“Kami datang untuk packing saja, Bang, bukan jualan seperti biasa. Karena sudah tutup,” katanya singkat.


Karyawan tersebut enggan memberikan keterangan lebih jauh mengenai proses penutupan maupun rencana selanjutnya dari tenant tempatnya bekerja.


Aktivitas pengemasan barang itu menjadi salah satu gambaran nyata perubahan fungsi Plaza Citra. Jika sebelumnya area tersebut menjadi tempat transaksi antara pedagang dan pembeli, kini sebagian kegiatan yang tersisa justru berkaitan dengan pemindahan barang.


Ketika Pusat Keramaian Menjadi Bagian dari Kenangan Kota


Bagi sebuah kota yang terus berkembang, pusat perbelanjaan bukan hanya ruang ekonomi. Tempat seperti Plaza Citra juga dapat menjadi ruang pertemuan sosial, tempat keluarga menghabiskan waktu bersama, serta bagian dari ingatan kolektif masyarakat.


Pengalaman menonton bioskop, berjalan-jalan bersama teman, atau sekadar berkunjung pada akhir pekan menjadi cerita yang melekat bagi sebagian warga yang pernah merasakan masa ramainya pusat perbelanjaan tersebut.


Karena itu, penutupan Plaza Citra memiliki makna yang lebih luas bagi mereka yang tumbuh bersama perubahan wajah Kota Pekanbaru. Gedung yang kini tampak lengang itu pernah menjadi bagian dari rutinitas masyarakat pada masanya.


Meski aktivitasnya mulai berhenti, kenangan yang tersimpan di dalamnya tidak serta-merta hilang. Bagi sebagian warga, Plaza Citra akan tetap menjadi bagian dari perjalanan hidup dan perkembangan kota.


Kini, pagar yang tertutup dan tenant yang mulai berkemas menjadi gambaran akhir sebuah babak. Di balik suasana sepi tersebut, tersimpan cerita tentang tempat yang pernah mempertemukan banyak orang dan menjadi saksi perubahan gaya hidup masyarakat Pekanbaru. (sr5, src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Plaza Citra Pekanbaru Tutup, Kenangan Bioskop hingga Belanja Bersama Keluarga Kini Tinggal Cerita
  • Klaim Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Korban Disebut Tembus Ratusan
  • Paripurna Hari Jadi Ke 27 Kuansing, DPRD Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Fiskal
  • Operasi Narkoba di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru, 68 Orang Diamankan, 63 Positif Tes Urine
  • Atlet SOIna Kampar Siap Berlaga di PeSONas II, Wabup Misharti Lepas Kontingen
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Plaza Citra Pekanbaru Tutup, Kenangan Bioskop hingga Belanja Bersama Keluarga Kini Tinggal Cerita
    02 Klaim Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Korban Disebut Tembus Ratusan
    03 Paripurna Hari Jadi Ke 27 Kuansing, DPRD Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Fiskal
    04 Operasi Narkoba di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru, 68 Orang Diamankan, 63 Positif Tes Urine
    05 Atlet SOIna Kampar Siap Berlaga di PeSONas II, Wabup Misharti Lepas Kontingen
    06 Cekcok Harga Indomie, Pemilik Warung di Siak Hulu Bacok Warga hingga Luka Parah
    07 Kakanwil Kemenkum Riau Edison Manik Pimpin Rapat Kinerja Perdana, Fokus Realisasi Anggaran Triwulan IV
    08 Bawa Sabu 3,43 Gram, Pemuda 25 Ditangkap di Sei Putih Tapung
    09 Perkuat Akuntabilitas, Kakanwil Pimpin Pembahasan Perjanjian Kinerja Kemenkum Riau 2027
    10 Kakanwil Kemenkum Riau Edison Manik Pimpin Jajaran Ikuti Pelantikan Pimti Madya Kemenkum RI
    11 Ambil Paspor Makin Mudah, Imigrasi Pekanbaru Hadirkan Layanan Digital ''IKAN PATIN''
    12 MTQ Kampar ke-55 Dimulai, Diikuti 21 Kecamatan dengan 9 Cabang Perlombaan
    13 Perdana Menteri dan Menhan Jadi Target Pembunuhan, Polandia Perketat Keamanan Pejabat Tinggi
    14 Tepuk Tepung Tawar Iringi Langkah Awal Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat, Pesan Adat Melayu Menguat
    15 Ahmad Yuzar Buka Bazar MTQ ke 55 di Gunung Sahilan: Syiar Quran Sekaligus Gerakkan Ekonomi
    16 Udara Pekanbaru Membaik, Senin 12 Oktober Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
    17 Hujan Angin di Kampar, Pohon Besar Tumbang Sempat Tutup Jalan Lintas Pekanbaru Bangkinang Km 54
    18 Jelang Demo Besar, Pemimpin Partai Kecoak Ditangkap Polisi
    19 Banjir Kembali Terjang Kota Padang Sabtu Sore, Perumahan Lumin Park Jadi Titik Terparah
    20 Mancing di Tanjung Senekip, Tiga Remaja Jatuh ke Laut, Dua Meninggal Dunia, Satu Selamat
    21 Simpan Sabu di Atas Kasur, Warga Bandar Picak Diciduk Polsek XIII Koto Kampar
    22 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat