Kamis, 05 November 2026 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Ditjen AHU melalui Pemetaan Kebutuhan Kerjasama | Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual dan Optimalisasi Royalti Musik | Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Perkuat Ekosistem Bank Sampah melalui Konsolidasi FORSEPSI | Agung Rombak Lagi Pejabat Eselon II Pekanbaru, 8 Jabatan Strategis Diisi, Ini nama dan Jabatanya | Dinilai Rusak Lingkungan, Polsek Kampar Kiri Tertibkan PETI di Sungai Sarik | Keponakan Jadi Pelaku, Polsek Perhentian Raja Tangkap Pencuri Mobil Honda BR-V di Sialang Kubang
 
 
☰ Ekbis
Dari Pelindungan hingga Nilai Ekonomi, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
Rabu, 04 November 2026 - 22:39:59 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau mengikuti Diskusi Strategi Kebijakan terkait Analisis Implementasi Permenkumham Nomor 12 Tahun 2019 tentang Indikasi Geografis sebagaimana diubah melalui Permenkumham Nomor 10 Tahun 2022, Rabu (4/11/2026). 


Kegiatan yang diselenggarakan Kanwil Kemenkum Aceh secara hybrid ini diikuti Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H), Yeni Nel Ikhwan, mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Riau, Edison Manik, bersama Tim Kerja Badan Strategi Kebijakan (BSK) melalui Zoom Meeting.


Kegiatan diawali dengan laporan Kepala Kanwil Kemenkum Aceh, Meurah Budiman, yang menyampaikan bahwa diskusi bertujuan mendiseminasikan hasil evaluasi kebijakan Indikasi Geografis (IG). 


Kepala Badan Strategi Kebijakan Hukum, Andry Indrady, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelindungan Indikasi Geografis memiliki peran strategis dalam menghubungkan kepastian hukum dengan agenda hilirisasi nasional, khususnya bagi produk unggulan daerah yang memiliki potensi ekonomi tinggi.


Kepala Divisi P3H Kanwil Kemenkum Aceh, Ardiningrat Hidayat, memaparkan bahwa Aceh telah memiliki enam produk Indikasi Geografis terdaftar, di antaranya Kopi Arabika Gayo, Jeruk Keprok Gayo, dan Minyak Nilam Aceh. 


Namun, hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan masih berfokus pada pendaftaran dan pelindungan administratif, sementara pengawasan pascapendaftaran serta pemanfaatan ekonomi produk belum berjalan optimal.


Selanjutnya, perwakilan Masyarakat Perlindungan Kopi Gayo (MPKG), Khalid, menjelaskan bahwa Kopi Arabika Gayo telah memperoleh pengakuan internasional, termasuk pendaftaran di Uni Eropa sejak 2017. 


Meski menjadi komoditas ekspor unggulan, pengembangannya masih menghadapi tantangan perubahan iklim, bencana, serta dinamika perdagangan global yang membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak.


Direktur Merek dan Indikasi Geografis DJKI, Fajar Sulaeman Taman, menekankan pentingnya perubahan paradigma pelindungan IG dari sekadar pendaftaran menuju peningkatan nilai ekonomi produk daerah. 


Penguatan penggunaan logo resmi, nomor sertifikat, dan ketertelusuran produk menjadi perhatian utama. DJKI juga mengembangkan program GI SMART Marketplace, GI SMART Preneur, GI SMART Onsite, dan GI Tourism untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.


Hasil evaluasi turut mengungkap sejumlah tantangan, mulai dari kompleksitas pendaftaran, keterbatasan SDM dan anggaran, hingga lemahnya koordinasi pengawasan. 


Dari sekitar 37.000 ton produksi Kopi Arabika Gayo, baru 5.700 ton yang menggunakan logo Indikasi Geografis. 


Untuk itu, direkomendasikan pembentukan tim pengawasan terpadu, penyempurnaan regulasi, penguatan kapasitas masyarakat pelindungan IG, serta pengembangan sistem pemantauan dan evaluasi berkelanjutan.


Melalui keikutsertaan dalam diskusi ini, Kanwil Kemenkum Riau menegaskan komitmennya mendukung penguatan pelindungan dan pemanfaatan ekonomi Indikasi Geografis. 


Di bawah kepemimpinan Edison Manik, hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi referensi dalam meningkatkan pembinaan, pengawasan, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha guna menjaga reputasi produk unggulan Riau sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Ditjen AHU melalui Pemetaan Kebutuhan Kerjasama
  • Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual dan Optimalisasi Royalti Musik
  • Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Perkuat Ekosistem Bank Sampah melalui Konsolidasi FORSEPSI
  • Agung Rombak Lagi Pejabat Eselon II Pekanbaru, 8 Jabatan Strategis Diisi, Ini nama dan Jabatanya
  • Dinilai Rusak Lingkungan, Polsek Kampar Kiri Tertibkan PETI di Sungai Sarik
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Ditjen AHU melalui Pemetaan Kebutuhan Kerjasama
    02 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual dan Optimalisasi Royalti Musik
    03 Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Perkuat Ekosistem Bank Sampah melalui Konsolidasi FORSEPSI
    04 Agung Rombak Lagi Pejabat Eselon II Pekanbaru, 8 Jabatan Strategis Diisi, Ini nama dan Jabatanya
    05 Dinilai Rusak Lingkungan, Polsek Kampar Kiri Tertibkan PETI di Sungai Sarik
    06 Keponakan Jadi Pelaku, Polsek Perhentian Raja Tangkap Pencuri Mobil Honda BR-V di Sialang Kubang
    07 Angin Kencang Terjang Putri Tujuh, Atap Rumah Terbang Lebih dari 100 Meter
    08 Dari Pelindungan hingga Nilai Ekonomi, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
    09 Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska
    10 DPO Dua Bulan, Begal Parang yang Beraksi di Tarai Bangun Dibekuk di Jl Tuah Karya, Polisi Sita Motor
    11 Kalahkan Mike Rogers, Abdul El-Sayed Buka Jalan Jadi Senator Muslim Pertama AS
    12 Petani Pengedar Sabu di Desa Koto Mesjid Ditangkap, 3 Orang Diamankan
    13 Bantuan Hukum Belum Merata, Kemenkum Riau Ikut Bedah Standar Layanan untuk Warga Miskin
    14 Prabowo Copot Listyo Sigit dari KSP, Istana Singgung Dugaan Makar dalam Kasus Penyadapan
    15 Kenapa Jenderal Listyo Nekad?
    16 Sisir Sarang Narkoba, Polsek Bangkinang Kota Temukan Bong di Kampung Godang
    17 MTsN 1 Pelalawan Ukir Prestasi di Riau Madrasah Award 2026, Raih Terbaik II Bidang Nonakademik
    18 Simpan Sabu 2,02 Gram, Warga Hangtuah Diringkus Polsek Perhentian Raja
    19 Jadi Tuan Rumah, KUA hingga Madrasah Bakal Ramaikan HAB ke-81 Riau di Kampar
    20 Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Terbongkar, 3 Tersangka Jenderal Polri Ditahan, Termasuk LSP
    21 Heboh Isu Penangkapan Jenderal Polri atas Dugaan Penyadapan Presiden, Mabes Polri Masih Verifikasi
    22 Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi, Kanwil Kemenkum Riau Lanjutkan Monitoring
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat