Pemko Pekanbaru Concern Bangun Pendidikan Berkualitas Tingkatkan SDM Warga
Sabtu, 30 April 2016 - 09:49:03 WIB
|
Walikota Pekanbaru Firdaus, MT saat meninjau salah satu gedung sekolah.
|
PEKANBARU, Suluhriau- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui kepemimpinan Walikota-Wakil Walikota Firdaus, MT-Ayat Chayad SSi sejak memimpin kota tahun 2012 silam, concern dengan program pembangunan. Salah satunya pembangunan bidang pendidikan.
Tidak heran bila masyarakat daerah tetangga Pekanbaru cenderung menyekolahkan anak mereka ke Kota Pekanbaru, karena melihat sarana dan prasarana pendidikan di Pekanbaru dirasakannya jauh lebih baik.
Namun terlepas dari itu, dasar pemikiran Pemko Pekanbaru untuk concern dengan pembangunan bidang pendidikan ini, terutama atas kesadaran perlunya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) warga kota ini.

Walikota Pekanbaru Firdaus, MTdidampingi Kadisdik Pekanbaru Tinjau SMK Teknologi.
Anak-anak Kota "Bertuah" harus menjadi generasi cemerlang masa datang. Walikota Pekanbaru DR Firdaus, MT dalam berbagai kesempatan mengatakan, di tengah Pekanbaru tidak memiliki sumber daya alam (SDA) seperti daerah lain, maka SDM harus dipacu
untuk mampu mengelola sumber daya yang ada.
Pekanbaru merupakan kota jasa dan perdagangan dan berbagai sektor kehidupan lainnya yang bisa digali. Maka untuk ke arah itu butuh SDM handal. Wako mencontohkan, seperti warga Singapura dan Jepang, mereka tidak memiliki SDA, namun negara mereka
maju lantaran SDMnya bagu.
Nah, untuk menjawab tantangan ini, Pemko Pekanbaru sejak beberapa tahun ini telah mengimplementasikan dalam hal pembangunan sarana pendidikan selain melakukan pembinaan peningkatan kopetensi tenaga pengajar (guru).
Untuk mendukung ini, sejak tiga tahun terakhir alokasi anggaran pendidikan di APBD ditingkatkan, paling tidak sama dengan ketentuan UU Sisdiknas yang mengamanahkan sebesar 20 persen.

Walikota Pekanbaru Firdaus, MT sedang di lokasi SMK Teknologi.
Tahun ini, anggaran pendidkan di Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru diplot sebesar 25 persen dari total APBD sekitar Rp3,2 Triliun, hampir sama dengan tahun 2015.
Dana ini digunakan antara lain untuk pembangunan sarana pendidikan, seperti proyek multiyear (MY) yang membangun dua lembaga pendidikan sebagai khas Pekanbaru yakni SMK Teknologi,dan SMP 41 Madani.
Untuk pembangunan SMP Madani digelontarkan dana sekitar Rp46,9 miliar, dan SMK Teknologi sekitar Rp480 miliar.
Di luar proyek multiyears untuk dua sekolah ini, Pemko di bawah kepemimpinan Firdaus telah membangun sekitar 155 ruang kelas baru dengan nilai anggaran sekitar Rp28 miliar. Selama kepemipinan Firadaus-Ayat pula sudah dibangun 14 unit sekolah baru, dengan anggaran sekitar Rp35 miliar.

Walikota Pekanbaru Firdaus, MT saat meninjau sekolah.
Tidak hanya itu, Pemko juga akan terus melakukan revitalisasi sarana pendidikan yang digelontarkan anggaran sekitar Rp42 miliar. Dan seperti diketahui, sarana pendidikan di kota ini juga tidak hanya seklah negeri, tetapi juga peran sekolah swasta. Saat ini di Pekanbaru, ada ribuan SD negeri dan swasta, ratusan SMP negeri dan swasta, SMA negeri dan swasta serta ratusan SMK negeri dan swasta.
Dengan upaya dilakukan ini dengan harapan generasi muda ke depan dapat membangun Kota Pekanbaru ini lebih dengan bekal SDM yang handal. (advertorial Pemko Pekanbaru*)
Komentar Anda :