Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Mahasiswa STAIN Bengkalis Kunjungi Meseum SSQ Bengkalis Supaya 'Jasmerah'
Rabu, 21 September 2016 - 09:27:45 WIB

BENGKALIS, Suluhriau- Untuk meningkatkan kesadaran akan potensi budaya dan pariwisata daerah serta tak melupakan sejah (jasmerah), sebanyak 50 mahasiswa STAIN Bengkalis, Selasa (20/9/2016)  berkunjung ke Museum Sultan Syarief Qasim (SSQ) di kompleks Disbudparpora jalan Jendral Sudirman, Parit Bangkung Bengkalis.   

Dalam kunjungan singkat tersebut, mahasiswa yang berasal dari Program Studi (prodi)  Siyasah Syariyyah (Hukum Tata Negara)  itu diberi kesempatan untuk melihat-lihat koleksi museum, mulai benda-benda purbakala hingga fosil berusia Ratusan Tahun, seperti Baju TOOK/Puduyang terbuat asli dari Kulit Pohon.   

Ketua Prodi, sekaligus Dosen STAIN, M Subli, M.Si, mengatakan kunjungan mahasiswa asuhnya ke museum satu-satunya di  Bengkalis adalah dalam rangka peningkatan kesadaran akan kekayaan negeri Melayu yang ada di Bengkalis, sekaligus untuk mempromosikan budaya Melayu yang semakin hilang ditelan bumi.   

"Kita tidak boleh melupakan sejarah. Di museum ini banyak terdapat benda purbakala yang memberi petunjuk tentang asal usul hingga sejarah perjalanan panjang nenek moyang kita," ujar M Subli.

Usai mengunjungi museum, para mahasiswa juga diajak untuk melihat dari dekat Rumah Peninggalan Sultan Syarief Qasim  yang berada di kompleks Taman Budaya Daerah, hanya berjarak puluhan meter dari museum.   

Pihak Disbudparpora Bengkalis  sendiri merasa senang atas kunjungan calon insan pendidik tersebut guna mengeksplorasi khasanah budaya dan kekayaan alam Melayu. Salah seorang penjaga mengatakan, bahwa museum berisi banyak benda-benda purbakala bernilai sejarah yang akan memberi petunjuk tentang perjalanan masyarakat Riau atas perjuangan sangSultan  dari masa ke masa.   

"Ada fosil baju yang terbuat dari kulit kayu, kemudian ada juga meriam yang dijadikan senjata untuk melawan Belanda.  Ini memberi petunjuk kalau Sang Sultan  sudah memiliki pengaruh besar dalam memeprjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, “ sebutnya.   

"Juga benda-benda kuno seperti senjata tajam yang terbuat dari logam. Senjata itu digunakan untuk berburu hewan liar di hutan. Dari sini kita tahu kalau nenek moyang kita memang pemburu ulung." Sambung petugas itu lagi.   

Sesaat sebelum melepas mahasiswa kembali ke kampus, Pihak Disbudparpora berpesan agar kunjungan serupa dapat dilakukan secara kontinyu. "Kita sendirilah yang harus bertanggung jawab atas sejarah dan perjalanan peradaban di tanah leluhur kita. Kami bangga melihatcalon intelektual memiliki wawasan memadai tentang asal usul mereka," sebutnya. (las)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat