Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Penghapusan UN Akan Terkendala di Anggaran Daerah
Kamis, 01 Desember 2016 - 11:34:23 WIB

PADANG, Suluhriau- Wacana moratorium Ujian Nasional pada 2017 dan mengalihkan pelaksanaan ujian akhir ke daerah bisa terkendala tidak adanya anggaran, karena APBD telah selesai dibahas dan APBD 2017 telah ketok palu.

"Jika pelaksanaan ujian akhir dibebankan pelaksanaannya pada daerah, sebaiknya anggarannya dari DAK pendidikan," kata Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno di Padang, Kamis (1/12/2016).

Menurutnya terkait wacana moratorium itu, Pemprov Sumbar akan mengikuti kebijakan pusat. Namun alokasi anggaran pelaksanaan ujian akhir sebagai konsekuensi dari kebijakan itu, sulit dicarikan solusinya jika mengandalkan pada APBD.

Selain karena telah ketok palu, APBD Sumbar 2017 banyak tersedot untuk memenuhi kebutuhan anggaran terkait peralihan sejumlah kewenangan konkuren dari kabupaten dan kota ke provinsi sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Akibatnya banyak program dan kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terpaksa dipangkas karena anggaran yang tidak cukup.

Program yang bisa dilaksanakan tinggal prioritas, yang dinilai benar-benar penting dan bermanfaat bagi masyarakat. Jika anggaran pelaksanaan ujian akhir dibebankan pula pada APBD, maka akan makin banyak program dan kegiatan lain yang terpaksa harus dipotong kembali. Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Sumbar, Zaenudin mengemukakan saat ini moratorium UN tersebut masih berupa wacana dan belum bisa dipastikan apakah akan dilaksanakan atau tidak.

"Kami tunggu kebijakan pusat terkait hal ini. Kalau memang jadi dilakukan moratorium dan desentralisasi ujian akhir ke daerah, maka kami juga harus terima konsekuensinya untuk menyediakan anggaran yang dibutuhkan," katanya.

Meski demikian ia mengaku belum mengetahui bagaimana caranya menyediakan anggaran sementara APBD 2017 telah ketok palu. "Yang pasti kami akan lihat dulu kepastian regulasinya. Karena prinsip anggaran, sebelum ada kepastian aturannya belum bisa dianggarkan," katanya.

Gambaran kebutuhan anggaran pelaksanaan ujian akhir di Sumbar, merujuk pada pelaksanaan Pra UN tahun 2012 sebesar Rp4 miliar lebih. Angka itu bisa saja bertambah atau berkurang jika dilaksanakan pada 2016. (okz)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat