Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
Profesor Australia Temukan Regenerasi Sumsum Tulang Belakang
Minggu, 29 Januari 2017 - 17:45:48 WIB

SULUHRIAU, MELBOURNE- Selama ribuan tahun, regenerasi sumsum tulang belakang dianggap sebagai hal yang mustahil.

Kini, hal itu ternyata bisa dilakukan dan aman -semuanya berkat kerja keras Emeritus Profesor Alan Mackay-Sim, penerima penghargaan "Australia of the Year" 2017.

Regenerasi ini merupakan terobosan yang, secara ilmiah, disebut-sebut setara dengan pendaratan di bulan.

Dimulai dengan hidung

Kembali pada tahun 1980, Profesor Mackay-Sim, saat itu, sangat penasaran dengan hidung. Lewat rasa ingin tahunya itu dan juga kerja keras, ia menemukan bahwa hidung adalah rumah bagi beberapa sel yang sangat istimewa dan sangat tak biasa -mereka disebut sel pembungkus penciuman.

Setiap hari, dalam hidung Anda, sel-sel saraf yang melakukan pekerjaan membaui, akan mati. Dan setiap hari mereka terlahir kembali.

Profesor Mackay-Sim memiliki dua pertanyaan: jika sel-sel ini beregenerasi setiap hari untuk menciptakan indra penciuman kita, bisakah mereka meremajakan sel-sel saraf yang rusak di sumsum tulang belakang?

Dan kedua: bisakah hal itu dilakukan dengan aman pada manusia?

"Awalnya, saya pikir jika kita memahami biologi, mungkin kita bisa menggunakan ini untuk tujuan klinis. Saya tak tahu kapan, saya tak tahu bagaimana. Saya pikir mungkin kita bisa memperbaiki sistem saraf dalam beberapa cara, " kata Prof Mackay-Sim baru-baru ini.

Menguji teori

Jadi pada tahun 2002, setelah bertahun-tahun penelitian, Profesor Mackay-Sim mengambil langkah untuk menjadi yang pertama di dunia dalam hal percobaan terapi tersebut. Sel diambil dari dalam hidung, mereka dimurnikan dan kemudian dimasukkan kembali ke dalam sumsum tulang belakang untuk memperbaiki cedera.

Ia menemukan, hal yang aman untuk menyuntikkan sumsum tulang belakang manusia dengan sel pembungkus penciuman, dan perbaikan tulang belakang adalah hal yang mungkin dilakukan.

Ini adalah saat yang ditunggu-tunggu dan tim peneliti lainnya di seluruh dunia mengikuti langkahnya.

Alan Mackay
Tim penelitian dari seluruh dunia mengikuti hasil penelitian Prof Alan Mackay-Sim.

Supplied: Australian of the Year Awards


Terobosan ilmiah


Pada tahun 2012, sebuah tim kesehatan di Eropa menggunakan hasil ini pada pria Polandia berusia 40 tahun yang menjadi lumpuh dari dada ke bawah, setelah luka tusukan berulang di punggungnya.

Sekitar 100 suntikan mikro dari sel ‘olfactory ensheathing’ dibuat di atas dan di bawah cedera tulang belakang pria itu.

Suntikan kecil itu berperan sebagai batu loncatan mikroskopis untuk saraf di sumsum tulang belakang agar bisa tumbuh kembali.

Menyusul tiga tahun fisioterapi intensif, pria Polandia itu kini bisa berjalan dengan tongkat.

Lompatan besar untuk manusia

"Ini bukan hanya tentang membuat orang bisa berjalan lagi," kata James St John, kepala Penelitian Neurobiologi dan Sel Induk di Pusat Clem Jones.

"Orang-orang yang lumpuh menghadapi segala macam kesulitan. Mereka ingin bisa merasakan tangan orang yang dicintai yang menyentuh mereka ... atau merasakan berat badan anak mereka di pangkuan," tuturnya.

Profesor Mackay-Sim, yang kini telah pensiun, memperjuangkan penggunaan sel induk untuk memahami dasar biologis dari gangguan dan penyakit otak termasuk skizofrenia serta penyakit Parkinson’s.

Ia menggunakan pidato penerimaannya untuk membahas pentingnya penelitian tentang cedera tulang belakang, penyakit otak langka, serta masa depan terapi sel induk dan transplantasi sel.

sumber: Republika.go.id




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat