Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Beri Kuliah Umum di UIN Suska,
Panglima TNI Ingatkan Soal Potensi Kompetensi Global yang Bisa Ancam Bangsa
Rabu, 05 April 2017 - 20:48:24 WIB

SULUHRIAU- Pekabaru- Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberikan kuliah umum di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau, Rabu, (5/4/2017).

Acara ini berlangsung di gedung PKM UIN Suska Panam, diikuti ribuan mahasiswa, civitas academica dan para undangan.

Dalam kuliah umum bertema "Mewujudkan Indonesia Menjadi Bangsa Pemenang" ini , panglima mengingatkan agar waspada terhadap kekuatan kompetensi global. Dimana, Indonesia merupakan sasaran potensial negara-negara yang sudah lama ditargetkan  karena besarnya kekayaan alam yang dimiliki.

"Potensi ancaman itu ada dimana-mana. Kita negara besar dan kaya, makanya kita menjadi target utama," kata Panglima.

Dikatakan, banyak cara untuk menghancurkan negara Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, bahasa dan ragam budaya yang berbeda-beda. Namun dengan kekuatan Pancasila, negara ini masih kokoh berdiri meski dinamika tetap saja ada.

Ia memaparkan beberapa teori, seperti teori Malthus (peak oil theory). Meledaknya pertumbuhan penduduk serta semakin menipisnya persediaan bahan bakar akan menjadi sumber perpecahan di dunia.

Indonesia yang juga memiliki ladang minyak tentu saja menjadi incaran negara-negara besar. Lihat saja Cina ngotot mengawal Laut Cina Selatan dengan membangun pulau-pulau yang tidak berjauhan dengan Natuna yang kaya akan minyak.

Begitu juga Blok Masela di sekitaran Timor Leste. Lokasi yang tidak jauh dari Darwin Australia saat ini sudah ditempatkan ribuan tentara Amerika Serikat lengkap dengan perlengkapan militernya.

Begitu juga Malaysia, negara jiran yang kerap berbenturan dengan Indonesia, tetapi mereka adalah negara persemakmuran yang memiliki perjanjian, apabila diantara mereka diserang maka negara lainnya juga ikut membantu. Yakni, Inggris, Australia, Malaysia, Singapura serta Brunei Darusalam.

Selain itu, ancaman tak kalah besar kata Panglima juga narkoba. Ia mencotohkan, Macau, Hongkong dan Taiwan bisa lepas dari Cina tidak lain dihancurkan melalui narkoba.

"Karena semuanya dihancurkan melalui narkoba. Tidak hanya masyarakatnya, tetapi polisinya, tentara dan pegawai pemerintah menggunakan narkoba. Rusaknya mental inilah menyebabkan Cina lemah ditambah faktor lain," terang Panglima.

Tanam Padi di Siak

Sebelum memberikan kuliah umum, Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo bersama rombongan hadir di Siak Sri Idrapura. Panglima melakukan penanaman perdana padi dan jagung di lahan seluas 5.000 Haktare di Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya. (prt)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat