Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
Nyamuk Ternyata Selektif Pilih Korban Untuk Digigit
Senin, 04 Desember 2017 - 09:18:56 WIB

SULUHRIAU- Sebagian orang mungkin akan merasa sangat terganggu dan kesal dengan nyamuk. Sementara orang-orang di sekitarnya bisa bersantai tanpa sibuk menggaruk dan mengejar dan menepuk serangga kecil ini.

Mengapa makhluk penghisap darah ini selektif memilih siapa yang mereka gigit?

Diperkirakan ada lebih dari 400 senyawa kimia pada kulit manusia yang bisa berperan dalam memicu ketertarikan nyamuk untuk menghinggapi dan menghisap darah seseorang dan ada banyak jawaban yang berbeda.

Untuk mempersempitnya, ABC menghadirkan seorang pakar nyamuk, Dr Cameron Webb, seorang dosen klinis di University of Sydney dan Kepala Ilmuwan Rumah Sakit pada Department of Medical Entomologi di Lembaga Patologi Kesehatan, negara bagian New South Wales (NSW).

Apa yang menarik nyamuk?

Menurut Dr Cameron Webb, pertama kita perlu memahami bahwa ratusan spesies nyamuk tertarik pada hal-hal yang berbeda pada jarak tertentu dari Anda.

"Tapi hanya betina yang menggigit manusia, karena mereka membutuhkan nutrisi untuk mengembangkan telur," katanya.

Jadi, apa yang membuatmu begitu menarik bagi para nyamuk betina ini?

Semuanya dimulai dengan karbon dioksida yang kita lepaskan.

"Sebagai penarik jarak jauh, nyamuk bisa mencium bau karbon dioksida yang kita hirup, dan jika Anda memikirkannya, itulah satu denominator umum di kalangan hewan berdarah panas - entah itu burung, sapi atau kanguru," katanya.

Begitu dia mendekat, nyamuk akan merespons bau kulit dari suatu sumber darah potensial, dan apakah penyumbang terbesar untuk pelepasan karbon dioksida itu? Keringat.

"Penelitian asam laktat dalam keringat menunjukkan bahwa itu adalah penarik utama bagi nyamuk, terutama untuk spesies yang menggigit manusia," kata Dr. Cameron Webb.

Tapi bagaimana bila Anda tidak berkeringat?

Meskipun berkeringat bisa meningkatkan keinginan terhadap anda bagi seekor nyamuk, namun mandi saja tidak akan mencegah Anda untuk digigit nyamuk.

Ada banyak faktor, termasuk bakteri pada kulit Anda, yang membuat Anda berbau berbeda yang menarik nyamuk tertentu.

"Ini seperti pergi ke bar dan memilih antara koktail yang berbeda, beberapa seperti margarita ketimbang mojito," katanya.

Apa yang bisa kamu lakukan?

Selain menggunakan lotion penolak, tidak banyak yang bisa dilakukan sayangnya. Artinya, kecuali jika Anda bersedia meluangkan waktu dan melakukan eksperimen sendiri.

"Jika Anda bisa mengisolasi suatu zat, atau campuran zat-zat, yang bisa membantu anda menemukan daya tarik yang sempurna untuk digunakan dalam perangkap nyamuk. Anda kemudian bisa mengucapkan selamat tinggal pada alat pengusir serangga tropikal sama sekali!" dia berkata.

Namun selama belum ada waktu luang, anda bisa mengenakan pakaian longgar dan jika berada di luar rumah, gunakan kelambu nyamuk.

Dr Cameron Webb mengatakan tidak ada bukti di mana pun yang membuktikan ada sesuatu yang bisa Anda makan atau minum yang dapat menghentikan anda untuk digigit nyamuk.
"Tidak, bahkan tidak dengan memakan bawang putih, atau menelan suplemen vitamin B," katanya.

Anda mungkin ingin memikirkan kembali cerita-cerita istri di zaman dahulu kala yang dikisahkan nenek Anda pada Anda saat makan malam.

Apakah orang lain benar-benar lolos tidak digigit nyamuk?

Jika beberapa orang mengatakan bahwa mereka tidak digigit nyamuk, mungkin karena mereka memiliki reaksi yang kecil terhadap gigitan nyamuk tersebut. "Ketika seekor nyamuk menemukan orang atau hewan untuk digigit, dia akan menyuntikkan air liur dan kita semua bereaksi terhadap air liur itu secara berbeda, dengan cara yang sama kita bereaksi terhadap alergen kimia atau makanan," kata Dr. Webb.

"Orang yang tidak bereaksi buruk mungkin mengira mereka belum pernah digigit sebanyak teman mereka, tapi sebenarnya mereka benar-benar sudah digigit dan terkena air liur nyamuk juga."

Pesan

Rasa berpuas diri ini bisa menjadi masalah dalam penyebaran penyakit seperti demam malaria dan Ross River.

"Bahkan jika Anda tidak menganggap Anda bukan magnet bagi nyamuk, Anda masih perlu melakukan tindakan pencegahan untuk menghindari gigitan serangga ini, terutama saat Anda berada di luar rumah selama musim panas," kata Dr. Webb.

Sumber: detik.com




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat