Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Advertorial
Advertorial Pemkab Meranti
Di Paripurna HUT ke-X, Bupati Paparkan Keberhasilan Pembangunan Meranti
Jumat, 21 Desember 2018 - 08:55:19 WIB
Bupati Meranti Irwan Nasir saat menyampaikan pidato hari jadi Meranti ke ke -X

SULUHRIAU, Meranti- Bupati Kepulauan Meranti Drs H. Irwan M.Si didampingi Wakil Bupati H. Said Hasyim, mengikuti Rapat Paripurna DPRD Meranti Sempena Hari Jadi Meranti ke-X Rabu (19/12/2018) di Gedung DPRD Meranti.

Dihadapan Legislator dan sejumlah tokoh yang hadir Bupati Kepulauan Meranti memaparkan berbagai keberhasilan yang telah diraih Meranti dalam kurun 10 tahun sejak dimekarkan, apa yang telah diraih oleh Kabupaten Meranti, mendapat apresiasi dari sejumlah tokoh yang ditandai dengan gemuruh tepuk tangan.

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Fauzy Hasan, Didampingi Wakil Ketua H. Muzamil dan H. Taufikurrahman.  Dalam pidato Hari Jadi Meranti ke-X tahun 2018, Irwan memparkan sejarah singkat terbentuknya Kabupaten Kepulauan Meranti Sejarah panjang pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti sudah dimula dari tahun 1957. Aspirasi pemekaran digelorakan oleh tokoh-tokoh masyarakat ketika itu. Tahun 1999.

Lika-liku perjuangan yang penuh rintangan dan hambatan akhirnya membuahkan hasil Pemerintah Pusat menerbitkan Amanat Presiden (Ampres) Nomor: R.01/Pres/01/2007. Dan  Pada tanggal 19 Desember 2008 DPR RI mengesahkan Undang-undang tentang Pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti. Yang diundangkan dalam lembaran Negara Nomor 12 Tahun 2009 pada tanggal 16 Januari 2009.

Meranti memiliki letak geografis yang strategis di tepian alur pelayaran tersibuk di dunia yakni, Selat Malaka dan berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura. Meranti juga menjadi penyangga (hinterland) yang mensuplai berbagai kebutuhan pokok ke kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam, Bintan, dan Karimun.

Negeri ini juga memiliki hasil perkebunan yang sangat menjanjikan berupa Sagu dengan luas mencapai 61,114 hektare dengan produksi mencapai 205.051 ton per tahun, Kelapa dengan total luas areal 31,653 hektare dengan jumlah produksi sekitar 10.099,946 ton per tahun, Kopi Liberika Meranti yang memiliki luas sekitar mencapai 1.246 hektare dengan produksi mencapai 1.710,422 ton per tahun, Potensi Karet dengan luas 20.636 hektare dengan kapasitas produksi mencapai 10.099,946 ton per tahun.

Dengan potensi sumberdaya alam yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Meranti itu dikatakan Bupati Irwan, daerah ini berpeluang menjadi pemasok utama bahan pangan ke pasar dunia melalui Malaysia dan Singapura. Faktanya komoditas lokal kita sudah sejak lama menjadi andalan ekspor yakni arang, kopi dan saat ini sagu.  Namun yang perlu disadari bahwa masyarakat Meranti memiliki kekuatan karena dikenal berani dan tangguh dalam berkompetisi.

Tantangan pembangunan memang tidak ringan, apalagi jika dibandingkan dengan negeri-negeri tetangga yang memiliki tingkat kesulitan lebih ringan dari daerah ini. Salah satu tantangan yang paling utama adalah tingginya angka kemiskinan di negeri ini, yang disebabkan oleh minimnya infrastruktur dan akses perekonomian. Pada awal pemekaran, angka kemiskinan mencapai 43%.

Indikator pertumbuhan Ekonomi pada awal pemekaran angka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Meranti adalah sebesar 7,4%. Namun pada tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 yaitu sebesar 8%. Ppertumbuhan ekonomi nasional yang melamban dalam tiga tahun terakhir, membuat pertumbuhan ekonomi Meranti tertekan pada kisaran 3,32% pada tahun 2017. Pengendalian Inflasi yang berhasil dikawal sebesar 4,32 %. Sementara untuk investasi yang masuk ke Kabupaten Kepulauan Meranti dari Penanaman Modal Asing saat ini tercatat sebesar 11,160.000 Dolar AS, sedangkan investasi dalam negeri sekitar 159,4 triliun rupiah.

Begitu juga soal, peningkatan APBD sejak pemerintahan definitif pertama, Meranti telah mendongkrak nilai APBD dari semula hanya Rp.369 miliar pada 2010 menjadi Rp.850 miliar pada 2011. Kita terus mempertahankan angka satu triliun pada komposisi budget daerah di tahun-tahun berikutnya. Tahun 2019 nanti, mudah-mudahan bisa bertahan di kisaran Rp.1,4 triliun sebagaimana disahkan oleh DPRD.

Dengan visi menjadi Kawasan Niaga yang Maju dan Unggul, Pemerintan Daerah mendorong peningkatan sumber-sumber produksi dan perluasan pemasaran komoditas lokal. Seperti komoditas sagu yang selama ini dianggap pangan kelas dua kini diakui sebagai salah satu sumber pangan alternative dunia.  Kopi khas Pulau Rangsang yang selama ini ditampung oleh pedagang-pedagang di Malaysia, ternyata memiliki citarasa khas dan ditetapkan sebagai salah satu top brand kopi nasional.

Sebagai penghubung antar pulau, pemkab. Meranti telah pula mengupayakan pembangunan beberapa pelabuhan Roro. "Selama kurun waktu 10 tahun pemerintah Kabupaten kepulauan Meranti telah menyelesaikan pembangunan sepanjang 929,41 Km.

Setiap tahunnya alokasi APBD Kabupaten Kepulauan Meranti tidak pernah kurang dari 20% dianggarkan untuk pembangunan pendidikan. Saat ini pembangunan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti telah mencapai 12,77.  Pembangunan Kesehatan telah menunjukkan keberhasilan.

Hadir dalam rapat Paripurna DPRD tersebut,unsur Forkopimda,  Mantan Gubernur Riau dan Politisi Senior H Wan Abu Bakar, Anggota Komisi X DPR RI H. Jon Erizal, Mewakili Gubernur Riau H. Masrul Kasmi, Mantan Bupati Bengkalis H. Azali Johan,  Pimpinan Ormas/Paguyuban/OKP, Para Akademisi, dan Para Tokoh. [Advertorial/Tmy/SR]



 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat