Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Advertorial
Advertorial DPRD Natuna
Timbulkan Rasa Ketidakadilan, DPRD Natuna Gelar RDP & Minta Pemkab Evaluasi Kembali Penerapan TPP
Kamis, 07 Maret 2019 - 13:41:27 WIB
[Pihak Pemkab Natuna dipimpin Sekda memaparkan terkait TPP di RDP lintas komisi DPRD Natuna]

SULUHRIAU, Natuna- Aggota lintas komisi DPRD Natuna menggelar rapat dengan pendapat (RDP) bersama pihak terkait di OPD Pemkab Natuna.

RDP terkait peraturan Bupati (Perbub) tentang tatacara  Tambahan Pembayaran Penghasilan (TPP) ASN dilingkungan pemerintah kabupaten natuna.

Rapat ini dilaksanakan di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Natuna Jl. Yos Sudarso Ranai Selasa, (5/3/2019).

Rapat ini dihadiri oleh Sekda Natuna Wan Siswandi, Asisten II Hardinansyah, Kabag ortal, Kepala BP3D, perwakilan dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Dari lintas komisi DPRD Natuna diantaranya hadir Wakil Ketua II Daeng Amhar, Ketua Komisi lll Harken, Heri Marka, Syaifullah dan Baharudin. Harken sebagai pimpinan rapat menyampaikan pembahasan.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang duduk, laptop dan dalam ruangan
Suasana RDP lintas Komisi DPRD dengan OPD Pemkab Meranti

Pada kesempatan itu mengatakan, perlunya evaluasi terhadap TPP ini mengingat Perbup No 88 tahun 2018 tentang TPP, menimbulkan rasa ketidakadilan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna. "Jangan sampai produk hukum yang kita buat timbulkan ketidakadilan dan rasa keadilan harus merata," terang Harken.

Para guru dan tenaga medis tidak masuk ke TPP, mereka juga aparatur sipil negara (ASN) dan mereka semua berharap juga dapat memperoleh TPP.

Selain itu Harken meminta kepada pemerintah daerah dengan penerapan TPP ini dievaluasi lagi terkait dengan ASN yang tidak termasuk dalam TPP.

Selanjutnya Sekda Natuna Wan Siswandi mengatakan, TPP merupakan keharusan di dalam pemerintahan kabupaten/kota dengan dasar yang jelas dengan penghitungan pembayarannya dan saat ini masih tetap dievaluasi dan dilakukan pembenahan.

Tujuan akhirnya adalah tingkat kepatuhan ASN terhadap aturan yang ada, dan Perbup dibuat berdasarkan beberapa pertimbangan dengan tujuan sebagai dasar untuk membayar dengan acuan yang ada.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang duduk dan dalam ruangan
[Suasana RDP Lintas Komisi DPRD Natuna dengan Sekda dan OPD Pemkab soal TPP]

Ia menjelaskan, alasan tenaga guru belum masuk kedalam TPP sampai saat ini dikarenakan beban kerja, Selain itu sertifikasi guru, dan kabupaten/ kota yang lain juga belum memasukkan guru ke dalam TPP.

Untuk tenaga medis, adanya perbedaan antara dokter dokter PTT dan dokter PNS terdapat perbedaan penghasilan, jadi semua tergantung pada kemampuan keuangan daerah.

"Kami akan terus mencari solusi tentang masalah TPP ini, dengan melihat kemampuan anggaran keuangan daerah. kata Siswandi.

Harken menegaskan, intinya dari rapat evaluasi TPP ini perlunya pemahaman dan sosialisasi kepada pihak terkait yang menjalankan.

Harus Disosialisasikan

Menurutnya sejauh ini masih kurang  memberikan pemahaman kepada pegawai mengakibatkan banyak keluhan. Apalagi guru PTT, mereka banyak mengajar, hanya gara – gara tidak sertifikasi mereka tidak dapat TPP.

Image result for DPRD Natuna rapat bersama OPD terkait TPP yang tidak adil
[Tanya jawab soal TPP antara DPRD dan pihak Pemkab Natuna]

“Kita sebagai mitra, harus cepat tanggap terhadap keluhan yang terjadi. Pada prinsipnya untuk kepentingan daerah, dengan dasar keadilan dalam mengakomodirnya, sehingga kecemburuan sosial tidak ada dan kesalahpahaman antara tiap OPD tidak terjadi. Beri mereka keadilan walaupun tidak seadil-adilnya dan merata. Setidaknya mereka dapat,” tegasnya

Hasil rapat, akan disosialisasikan kepada semua pihak, sehingga tidak ada lagi istilah anak tiri dan menjadi bomerang. Guru yang belum sertifikasi, rencananya akan diberangkatkan untuk sertifikasi secara bertahap.(Advertorial DPRD Natuna/Nur)






 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat