Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Nusantara
Keluarga Anggota DPRD Minta Maaf soal Penembokan Rumah Tahfidz
Sabtu, 24 Juli 2021 - 16:37:40 WIB
Tembok yang menutup pintu belakang rumah penghafal Al-Qur'an (tahfidz) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya dibongkar. (Foto: dok. Istimewa/dtk)

SULUHHRIAU- Keluarga anggota DPRD Pangkep, Amiruddin, yang menembok rumah tahfiz di Makassar, meminta maaf.

Mereka mengakui ada kesalahpahaman dengan warga sekitar soal jalan fasilitas umum tidak diperjualbelikan.

"Saya katakan bahwa tindakan kami ini sangat tidak benar dan tidak manusiawi. Maka karena itu, lewat kesempatan ini tabe mohon dimaafkan, bahwa Haji Amiruddin sekeluarga mohon maaf, beribu ribu maaf, atas sifatnya atas kesalahpahaman ini," kata perwakilan keluarga Amiruddin, Ahmad Akbar, saat ditemui di lokasi, Sabtu (24/7/2021).

Ahmad Akbar selaku kakak Amiruddin juga mengucapkan terima kasih kepada Camat Panakkukang Thahir Rasyid, yang melakukan pendekatan yang baik kepada warga sehingga hal-hal yang tidak diinginkan dapat dihindari. Dia menyambut baik pembongkaran tembok itu dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Dia juga bercerita bahwa penembokan rumah tahfiz itu terjadi karena adanya kesalahpahaman. Menurut dia, saat membeli rumah itu, dia mengira bahwa tanah yang berada di depan rumahnya adalah satu kesatuan.

"Walaupun sebenarnya menurut keterangan Pak Camat ini adalah jalanan tidak bisa diperjualbelikan, kami beli dari pemilik pertama, ternyata menurut aturan tidak boleh diperjualbelikan karena ini jalanan. Kami juga baru paham," ungkapnya.

Selain itu, Akbar membantah isu soal penembokan rumah Tahfiz ini lantaran keluarganya tidak senang mendengar suara ribut anak-anak yang sedang mengaji yang berada tepat samping rumah Amiruddin.

"Tidak. Tidak ada sebenarnya, tidak mengerti, tidak paham bahwa ada suara mengaji. Kami ini orang Islam, kami semua haji, kami justru berniat untuk membantu kasihan, bagaimana ini perguruan ini, hafiz ini bisa berkembang, bisa maju, sukses seperti hafiz yang lain," kata dia.

"Saya minta maaf dan pemberitaan di koran itu sama sekali tidak benar. Kami sama sekali tidak keberatan (dengar suara mengaji hafidz), (tidak) merasa tersinggung, dan tidak merasa terganggu dengan suara hafiz sedang mengaji," imbuhnya.

Amiruddin Buka Suara

Anggota DPRD Pangkep F-PAN, Amiruddin, membantah menutup rumah tahfidz karena kesal mendengar ribut anak-anak mengaji.

"Kalau saya bisa bersumpah, kalau saya bisa bersumpah, bahwa semua kebaikan saya ya, iya karena saya terus terang, saya tidak ini (risi). Saya punya, diri saya sudah empat kali naik ke Tanah Suci, anakku 4, istriku 1, kalau memang ada, ada bahasa keluar di bibir saya, saya tidak dapat di akhirat itu yang berisik (karena Al-Qur'an)," kata Amiruddin saat ditemui seusai pembongkaran tembok rumah.

Amiruddin mengatakan tak pernah risi mendengar suara mengaji. Penembokan dilakukan hanya karena kesalahpahaman lantaran anak-anak (santri) kerap bermain di depan rumahnya.

"Iya itu kan biasa (main) kan, kita kerja bakti biasa dia main-main di situ, itu saja anu (salah)-nya," terangnya.

Terkait penembokan di rumah penghafal Al-Qur'an, Amiruddin menyebut tak menutup akses jalan rumah tahfidz lantaran akses jalan berada di depan. Sedangkan pintu belakang jalan belakang dulunya disebut tak ada.

"Pengajian baru 3 tahun, ini jalan baru jalan 3 tahun. Ini kan bukan jalan akses, itu (santri) ada jalan di luar. Nanti ada akses itu setelah dibobol. Ini kan rumah menghadap ke depan, memang tertutup ini, tidak ada akses jalan," jelasnya.

Sumber: detik.com
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat