Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kuansing
Kecamatan Benai Bertekad Menjadi Lumbung Beras Kuansing
Rabu, 25 Mei 2022 - 16:12:22 WIB

SULUHRIAU, Kuansing- Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing)  selama ini kerap defisit produksi pangan, khususnya beras.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kuansing mendatangkan beras dari Provinsi tentangga yakni Sumatera Barat. Upaya mendatangkan pangan dari daerah lain membuat harga produk pangan di Kabupaten Kuansing tergolong lebih mahal karena panjangnya rantai pasokan barang.

Mungkin gambar 8 orang, orang berdiri, perairan dan teks yang menyatakan 'ah.menggunakan Tray diDesa Talontam Kec. Benai 0,48885, 101 ,62839, 57,0m, 187° 4 Jun 2021 08.39.24'

Padahal secara geografis, Wilayah Kabupaten Kuansing memiliki potensi untuk membangun lahan pertanian. Hal itu tak terkecuali Desa Tebing Tinggi dan Desa Tanjung Simandolak berdaulat dalam memenuhi kebutuhan pangan sendiri. Untuk itu, pemerintah terus mengenjot daerah ini disiapkan menjadi salah satu lumbung beras Kuansing. Salah satunya di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Benai.

Sebagaimana diketahui, Desa Tebing Tinggi sudah melaksanakan Indeks Pertanamam  (IP) 300, kemudian desa Tanjung Simandolak telah lolos verifikasi benih padi unggul dan bersertifikat yang lansung di louncing Plt Bupati Kuansing Suhardiman Amby.

Saat ini luas lahan persawahan Kecamatan Benai tahun 2000 mencapai 810.79 ha total produksi 3952.63 ton sedangkan tahun 2021 meningkat 1.042.21 ha produksi 5851.47 ton.

Mungkin gambar 8 orang, orang berdiri, luar ruangan dan teks

Dengan demikian, angka tetap produksi padi Kecamatan Benai tahun 2020 sudah mencapai 4.8 ton per hektar Produksi padi  gabah kering giling (GKG), mengalami kenaikan sebanyak 5.6 ton per hektar tahun 2021

Jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras pada 2020 sebesar  2.3 ton, mengalami kenaikan di tahun 2021sebanyak 3.5 ton hal ini juga dipengaruhi IP 200 dan peningkatan jumlah lahan produksi

Kapasitas ini bisa untuk memasok kebutuhan beras khusus di Kabupaten Kuansing bagi desa yang tidak menghasilkan atau defisit beras, sehingga pangan utama ini bisa tersedia di setiap rumah.

Terkait sebaran daerah sentra produksi beras di Kecamatan Benai, Camat Benai Okstaria Dwi Gustin melalui Sekcam Faizal Indra mengatakan, secara umum Kecamatan Benai sudah melaksanakan IP 200 sehingga produksi padi relatif terjaga sepanjang 2021 melalui program Dana Desa (DD).

Faizal Indra menyebutkan potensi produksi periode tahun 2022 di Kecamatan Benai diperkirakan mengalami kenaikan dibandingkan dengan produksi beras pada tahun 2021,

Mungkin gambar 3 orang, orang berdiri, rumput dan pohon

"Kita ingin sampaikan bahwa saat ini produksi padi di Kecamatan Benai khususnya desa Tebing Tinggi dan desa Tanjung Simandolak mampu mensuplai dan memenuhi bibit padi unggul yang di kirim keluar Kabupaten Kuansing," ujarnya.

Memang dalam perencanaan ke depannya, Kecamatan Benai ditargetkan untuk menjadi kawasan pertanian dan lumbung beras di Kuansing.

"Alhamdulillah, masyarakat dan Pemerintahan desa di Kecamatan ini, sudah lebih awal memulainya," kata Faizal Indra

Harapannya tahun ini ada berbagai terobosan, peningkatan produktivitas dan memajukan pertanian dengan penerapan teknologi benih oleh pemerintah Kabupaten Kuansing.
Beberapa program telah jalan tahun ini seperti korporasi petani, perluasan areal tanam baru,“Semua bermuara di satu tujuan untuk meingkatkan produksi tanaman pangan serta mensejahterakan masyrakat.

Kami masyarakat Kecamatan Benai merasa bersyukur atas pencapaian ini. Ia mengatakan pencapaian peningkatan produksi beras tahun 2021 merupakan hasil yang diperoleh dari strategi dan kebijakan yang dijalankan oleh petani sesuai arahan dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam mewujudkan komitmen membangun ketahanan pangan nasional.

Mungkin gambar 5 orang, orang berdiri, perairan dan teks yang menyatakan 'sah menggunakan Tray Tray diDesa Talontam Kec. Benai 0,4888, 101 62823, 41,0m, 180° 11.49.22'

Tantangan kita kedepan adalah terkait penurunan luas panen,  tidak menampik bahwa ada beberapa faktor pemicunya seperti alih fungsi lahan maupun perubahan preferensi komoditas. Namun  demikian, produksi yang naik membuktikan bahwa upaya peningkatan produktivitas membuahkan hasil.

“Bisa lewat perbaikan agroinput, mekanisasi dan penanganan pascapanen yang mampu menekan harga pasar, " sebut Faizal Indra.

Bahkan Perum Bulog bersama kelompok tani desa Simandolak sudah melakukan pembelian beras petani hingga 6 ton per bulan dengan melibatkan gabungan kelompok tani (Gapoktan), penggilingan dan sejumlah pemangku kepentingan, Rabu (25/5/2022).

Hal tersebut tentunya diharapkan dapat mendorong terwujudnya Swasembada beras di Kota Jalur ini. [Adv,rda]







 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat