Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
Bezuk Dua Bocah Beradik Penderita Rapuh Tulang, Kapolda Riau: Kita akan Kawal Pengobatan Anak Ini
Kamis, 17 November 2022 - 16:42:06 WIB
Kapolda Riau Irjend M Iqbal saat.membezuk anak dua beradik di RS Awal Bros.Ahmad Yani

SULUHRIAU, Pekanbaru- Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, membezuk dua bocah penderita kelainan tulang di Rumah Sakit Awal Bros di Ahmad Yani, Kota Pekanbaru, Kamis (17/11/2022).

Dua bocah abang beradik masing-masing bernama M Rehan (11) dan Fajri Rahman (7) itu, langsung sumringah begitu Irjen Iqbal bersama rombongan, masuk ke dalam kamar tempat mereka dirawat.

Ini adalah kali kedua mereka bertemu dengan pimpinan Korps Bhayangkara Lancang Kuning tersebut.

Pasalnya, pada Rabu (10/11/2022) lalu, Irjen Iqbal juga sudah membezuk langsung di kediaman mereka di Jalan Sidomulyo RT 2 RW 8, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan.

Saat itu, Kapolda Riau menyerahkan bantuan kursi roda, bantuan sembako serta santunan uang tunai bagi keluarga Rehan dan Fajri.

Dalam kunjungannya kali ini, mantan Kadiv Humas Polri itu, turut didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, AKBP dr Reni dan Kompol dr Firman dari Bid Dokkes, dr Jansen Sp.OT dan manager RS Awal Bross.

Hadir pula pula dokter yang menangani penyakit Rehan dan Fajri, yakni dr Jansen, Sp.OT.

Irjen Iqbal sempat mengobrol dengan orang tua kedua anak lelaki tersebut, Eko Suharno (59) dan Reni Angelina (43).

Disampaikan Reni, kondisi kedua anaknya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya.

"Alhamdulillah pada waktu pertama kali saya berkunjung ke kediaman ananda Rehan dan Fajri, kita diterima dengan baik terus kita juga menjembatani antara ananda berdua dan keluarga dengan dokter yang merawat, yaitu dr Jensen," ucap Irjen Iqbal.

Disebutkannya, awalnya Rehan dan Fajri merasa takut untuk menjalani pemeriksaan dan menjalani pengobatan. Kegiatan cukup terkendala dan tak bisa berjalan lancar.

Namun berkat pendekatan sosio psikologi yang dilakukan tim Biddokkes Polda Riau dibantu keluarga, Rehan dan Fajri mau dibawa ke rumah sakit.

"Akhirnya berhasil dibawa ke sini untuk diberikan intervensi kedokteran, terus dilakukan treatment dan tadi dokter menyampaikan sudah dilakukan beberapa treatment yang diperlukan. Tujuannya adalah penguatan tulang yang memang secara genetik tulangnya tulang kaca dan sangat rapuh," jelas Irjen Iqbal.

"Insyaallah dengan intervensi kedokteran ini semakin kuat, kita harap ananda berdua aktivitasnya bisa sempurna dan bisa melanjutkan pendidikan untuk mengejar cita-citanya. Mudah-mudahan menjadi kebanggaan kedua orang tua dan berguna bagi agama bangsa dan negara," imbuh mantan Kapolda NTB ini.

Irjen Iqbal berjanji akan mengawal perawatan terhadap Rehan dan Fajri sampai sembuh.

"Saya pernah katakan tugas polisi itu adalah pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, kita juga akan memberikan informasi kepada stakeholder lainnya. Dapat kita bayangkan jika kedua ananda ini sehat dan dapat menggapai cita-citanya, ada yang mau jadi dokter, mau jadi polisi. Ini akan membantu tugas-tugas kepolisian. Niat kita yang tulus hari ini semoga menjadi amal jariah bagi kita semua," pungkasnya.

Sementara itu, dr Jansen, So.OT mengungkapkan, Rehan dan Fajri datang ke rumah sakit dengan kondisi ketidakmampuan untuk berjalan dan tulang sering patah.

"Jadi setelah kita evaluasi ternyata memang ada suatu kelainan yang kita temukan mulai dari bagian kepala, bagian pada gigi dan mata, kemudian tulang. Setelah kita evaluasi kita temukan bahwa memang kedua adik ini mengalami kelainan genetik atau kelainan bawaan, umumnya rapuh, seperti tulang kaca, jadi kesannya kuat, tapi jika melakukan gerakan dia patah," ulas dr Jansen.

Pihaknya sudah memberikan treatment, khususnya untuk penguatan tulang. Sedikit demi sedikit, tim medis melakukan perbaikan.

"Nanti untuk berikutnya kita lakukan poengobatan secara komprehensif sehingga dapat bergungsi dengan baik. Jadi perkembangannya harus kita pantau secara berkala dan kita lihat perkembangannya. Di sini kita melakukan pengobatan tidak hanya oleh dokter tulang, tetapi ada juga dokter anak untuk nutrisinya dan dokter gizi, dan rencana selanjutnya oleh dokter THT untuk melihat kelainan genetik ini," pungkas dr Jansen. (srn,rls)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat