Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
Studi Ungkap Fakta Ilmiah Galon BPA, Jangan Mau Dibohongi!
Kamis, 30 November 2023 - 12:01:32 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU- Anda mungkin sering mendengar bahwa banyak kemasan plastik yang digunakan manusia saat ini mengandung BPA. Apa sebenarnya BPA?

Mengutip Healthline, Bisphenol-A (BPA) adalah bahan kimia industri yang digunakan dalam pembuatan plastik. Zat ini juga ditambahkan ke banyak produk komersial, termasuk wadah makanan, botol bayi, botol air plastik, dan produk kebersihan.

BPA telah digunakan sejak tahun 1960 untuk memproduksi plastik kemasan makanan dan keperluan dapur yang kuat.

Amankah galon BPA?

Banyak orang khawatir dengan paparan BPA karena zat kimia tersebut dapat keluar dari wadah dan masuk ke dalam makanan atau minuman yang dikonsumsi manusia. Hal ini terutama berlaku untuk makanan atau minuman yang dapat disimpan dalam waktu lama dalam wadah yang mengandung BPA, seperti air kemasan galon.

Faktanya, paparan BPA ternyata ada di mana-mana. Mengutip Healthline, penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang yang berusia di atas 6 tahun memiliki jumlah BPA yang dapat diukur dalam urin mereka. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di PubMed Central pada 2019 menemukan bahwa sekitar 85% anak-anak Korea di bawah usia 2 tahun memiliki kadar BPA yang terdeteksi dalam urin mereka.

Para peneliti telah menemukan bahwa paparan BPA bisa mengganggu kesehatan, karena BPA meniru struktur dan fungsi hormon estrogen. Artinya BPA dapat berikatan dengan reseptor estrogen dan memengaruhi proses tubuh, seperti pertumbuhan, perbaikan sel, perkembangan janin, tingkat energi, dan reproduksi.

Level aman BPA

Menurut laporan tahun 2014 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), paparan BPA di bawah 5 mg per kg berat badan per hari masih aman.

Kebanyakan orang hanya terpapar 0,2-0,5 mikrogram per kg berat badan per hari.

Faktanya, FDA masih mengakui BPA sebagai bahan tambahan yang aman dalam kemasan makanan, meskipun badan tersebut melarang produsen menggunakan BPA dalam kaleng susu formula bayi, botol bayi, dan cangkir sippy pada tahun 2012.

Terlepas dari itu, beberapa penelitian baru menunjukkan bahwa, meski pada tingkat "aman" yang ditetapkan, paparan BPA dapat menyebabkan atau berkontribusi terhadap berbagai masalah kesehatan.

Daftar barang yang mengandung BPA:

* Barang dikemas dalam wadah plastik
* Makanan kaleng
* Perlengkapan mandi
* Produk menstruasi
* CD dan DVD
* Elektronik rumah tangga
* Lensa kacamata
* Peralatan olahraga
* Sealant tambalan gigi.

Sumber: CNBCIndonesia.com
Editor: Khairul





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat