Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
Deteksi Dini, Puskesmas Rejosari Gelar ACF Penanggulangan TBC
Sabtu, 26 April 2025 - 10:11:18 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Active Case Finding (ACF) sebagai salah satu akselerasi program penanggulangan Tuberkulosis (TBC) untuk meningkatkan penemuan kasus TBC undetected melalui upaya aktif mencari orang yang berisiko, bergejala dan melakukan deteksi.

Hari ini Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menggelar kegiatan Active Case Finding (ACF) di wilayah Kecamatan Tenayan Raya yang bertempat di Taman Alam Mayang, Jum'at (25/4/2025).

Kepala Puskesmas (Kapus) Rejosari menyampaikan bahwa kegiatan ini ada dari vendor penyedia jasa mitra Kemenkes RI dengan dibantu Tim Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dan Staf Pegawai Puskesmas Rejosari.

Kapus Mira Sushmita menjelaskan bahwa kegiatan ACF (Active Case Finding) yang merupakan program dari Kemenkes RI bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

“Kegiatan ACF ini bertujuan untuk meningkatkan deteksi kasus TBC, mengurangi penyebaran penyakit, meningkatkan kualitas pengobatan dan pelayanan kesehatan serta mengurangi angka kematian akibat Tuberkulosis (TBC), Untuk itu Dinas kesehatan Kota Pekanbaru melalui Puskesmas Rejosari melakukan pemeriksaan secara dini untuk mendapatkan sebanyak mungkin kasus TBC di Kecamatan Tenayan Raya,”ujar Kepala Puskesmas Mira Sushmita

Selanjutnya, Mira menjelaskan Active Case Finding (ACF) pada program tuberkulosis (TBC) adalah pencarian kasus TBC secara aktif dan sistematis untuk mengidentifikasi pasien TBC yang belum terdeteksi atau belum mendapatkan pengobatan dengan terjun langsung ke masyarakat khususnya yang beresiko terinfeksi TBC.

“Dengan melalui berbagai serangkaian pemeriksaan seperti pemeriksaan riwayat penyakit dan gejala, pemeriksaan tuberculin, serta pemeriksaan rontgen dada dengan menggunakan mobile X-ray secara gratis. Dengan adanya skrining ini diharapkan dapat menemukan pasien TB lebih cepat sehingga segera dapat diobati dan tidak menularkan ke orang lain” jelasnya.

Selain itu, Kapus Mira Sushmita juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Kader Posyandu sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan mendapat respon dari masyarakat.

“Alhamdulilah, berkat kerjasama yang baik, masyarakat di Kecamatan Tenayan Raya sangat antusias mengikuti kegiatan ini dari pagi hingga siang, warga yang datang dan diperiksa screening Paru. Dari pagi saja sudah lebih dari 100 orang dari target kita 150,” Pungkasnya.

Adapun sasaran peserta yang akan dilakukan Skrining adalah masyarakat dengan kriteria :

1. Kontak erat TBC (Orang yang tinggal serumah)
2. Kontak erat/tetangga penderita TB.
3. ODHIV (Orang dengan HIV/AIDS)
4. Penderita Diabetes Melitus (DM)
5. Bayi dan Balita Kurang Gizi/Gizi Buruk
6. Perokok Aktif

Bagi peserta yang mengikuti screening selain snack dan makan juga diberikan paket sembako untuk dibawa pulang. (kim)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat