Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Kapolsek Tambang Dinginkan Aksi
Dipicu Oknum Guru Banting Nasi Bantuan, Demo Orangtua SDN 021 Berujung Penonaktifan Kepesek
Rabu, 12 November 2025 - 22:50:11 WIB

SULUHRIAU, Kampar- Orangtua/Wali Murid SDN 021 Desa Tarai Bangun, gelar aksi spontan dipicu oknum guru berinisial Yo membanting makanan atau nasi dari bantuan pemerintah, Rabu (12/11/2025).


Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman langsung turun ke SDN 021 tersebut untuk mengantisipasi terjadinya gejolak pada demo orangtua murid ini.


Kapolsek Tambang berusaha mendinginkan suasa yang panas dan menjadi dingin, sehingga berjalannya demontrasi yang damai tanpa ada aksi anarkis.


"Alhamdulillah aksi demonstrasi berjalan dan tuntutan wali murid ditindaklanjuti oleh dinas pendidikan," jelas Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman Rabu (12/10/2025).


Hadir dalam rapat fasilitasi tersebut adalah Kadis Pendidikan Kabupaten Kampar diwakili  Plt Kabid sekaligus Kasi Peserta Didik dan Ketenagaan Pendidikan Kabupaten Kampar Siti Meilia.


Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman, Kades Tarai Bangun Andra Maistar, Korwil Kecamatan Tambang Endang Purwanti.


Hadir juga Ketua Asosiasi Kepala Sekolah Dasar Kecamatan Tambang Abdul Hamid, Bhabinkamtibmas Desa Tarai Bangun Aipda Lukman Hakim dan Wali murid SD Negeri 021 Tarai Bangun ± 100 Orang.


Aksi demontrasi ini terkait insiden oknum guru YO yang viral karena membanting nasi bantuan dari dinas pendidikan. "Mereka meminta 14 tuntutan dari Dinas pendidikan dan semua berlangsung aman dan damai,"ujar Kapolsek.


Adapun tuntutan yang diminta wali murid meminta perilaku guru sesuai video yang viral jangan terjadi lagi, Iuran tanah timbun Rp50.000 per orang tua, Iuran Penghijauan sekolah Rp35.000 per anak, Potongan Rp 50.000 bagi Penerima PIP dan Pembelian buku TKA.


Tidak transparan masalah keuangan, awal masuk sekolah tidak dibuktikan dengan kwitansi, suami dan anak Kepsek yang menjadi guru sering libur mengajar, perkataan guru yang kurang terkontrol ke anak-anak, kadang berkata kotor, sikap arogan guru kepada anak-anak.


Kepala sekolah kurang bijak dalam mengambil keputusan, uang masuk sekolah berbeda nominalnya, adanya arogan oknum guru yang bernama RE minta di copot atau dipindahkan, Ijazah anak-anak tamat tahun 2025 sampai saat ini belum dibagikan dan Mohon dilakukan penggantian Komite sekolah.


Hasil tuntutan wali murid dipenuhi oleh  Kepala Bidang Pendidikan DisdikKabupaten Kampar yakni menonaktifkan Kepala Sekolah SD Negeri 021 Tarai Bangun dan mengangkat Plh Kepala sekolah yg baru Hamid.


Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar akan memantau seluruh kegiatan di SD Negeri 021 Tarai Bangun sampai dilantiknya Kepala Sekolah defenitif yang baru.


Proses belajar mengajar di SD Negeri 021 Tarai Bangun mulai besok pagi tanggal 13 Nopember 2025 akan berjalan normal.


"Aksi ini selesai jam 16.00 Wib dan selama kegiatan Situasi terdapat aman terkendali," pungkas Kapolsek. (hpk)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat