Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ DPRD Provinsi Riau
Bahas KUA-PPAS 2026, Komisi I DPRD Riau RDP dengan Mitra Kerja
Rabu, 13 November 2025 - 10:32:30 WIB
Sekretaris Komisi I DPRD Riau, HM Amal Fathullah

SULUHRIAU, Pekanbaru - Komisi I DPRD Riau melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan mitra kerja membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2026, Selasa (12/11/2025).


Ditargetkan, pembahasan selama dua hari terhadap 17 mitra kerja tuntas dilaksanakan.


Sekretaris Komisi I DPRD Riau, HM Amal Fathullah usai rapat bersama mitra kerja mengatakan, rapat pembahasan KUA PPAS 2026 harus dikebut karena waktu terus berjalan. 


"Sementara batas deadline-nya akhir November ini RAPBD 2026 harus sudah disahkan," ujar politisi PKS tersebut.


Fatullah menyebutkan, dalam rapat di hari pertama dengan beberapa mitra kerja disinggung juga soal pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp1,2 triliun oleh pemerintah pusat. Hal itu memang berdampak pada penyusunan anggaran di tingkat eksekutif 


Dikatakan Fatullah, akibat pemangkasan TKD tersebut, mitra kerjanya juga melakukan pemangkasan anggaran. "Bahkan beberapa OPD memangkas 50 persen anggaran kegiatan di 2026," ujar Fatullah. 


Ia juga menyoroti pernyataan Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto yang akan memotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang menimbulkan kegelisahan di kalangan ASN. Dalam hal ini, Fatullah menilai rencana pemotongan TPP bukanlah kebijakan yang populis. 


"Rencana pemotongan TPP yang diwacanakan Plt Gubri memang kurang tepat. Sebab, secara perekonomian akan berdampak pada putaran perekonomian di Provinsi Riau. Seperti menurunnya aktivitas ekonomi dan kinerja dari pemerintahan itu sendiri," ungkapnya.


Fatullah berharap tidak ada pemotongan dari sektor-sektor itu. Diakui ini delematis. Kalau tak terpotong ini tentu akan ada pos lainnya akan terpotong. 


"Sampai saat ini belum ada menemukan solusi dan juga belum menemukan apa jalan keluar. Beberapa hari kedepan diharapkan dapat menemukan hal-hal baru. Saat ini kan Banggar belum rapat," katanya.


Namun demikian, Fatullah berharap kondisi keuangan daerah 2026 jangan sampai mengganggu kinerja pemerintah. Bersama mitra-mitra kerjanya, Komisi I DPRD Riau akan mencari solusi agar program dan kegiatan pemerintah tetap berjalan.


Komisi I adalah satu-satunya komisi dari lima komisi yang lebih dulu membahas KUA PPAS 2026. 


Menurutnya, akhir November ini merupakan batas deadline pengesahan RAPBD 2026. Namun, masih panjang tahapan pembahasan yang harus dilalui. Mulai dari pembahasan tingkat komisi, hingga pembahasan Badan Anggaran (Banggar). (Adv)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat