SULUHRIAU, Kuansing– Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau resmi dibuka di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (27/6/2026) malam.
Pembukaan berlangsung semarak dengan diikuti seluruh kafilah dari kabupaten dan kota se-Riau.
Kemegahan pembukaan MTQ ke-44 ditutup dengan penampilan tari kolosal yang memukau ribuan penonton.
Pertunjukan tersebut sekaligus menjadi etalase kekayaan seni dan budaya Kabupaten Kuantan Singingi sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi Riau tahun 2026
Kabupaten Kampar salah satu daerah yang ikut serta dalam MTQ ini menurunkan 72 qari dan qariah untuk bersaing di berbagai cabang perlombaan.
Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar menghadiri langsung pembukaan MTQ didampingi Wakil Bupati Dr. Hj. Misharti, Sekretaris Daerah Dr. Ardi Mardiansyah, Dandim 0313/KPR, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Suasana religius mewarnai pembukaan melalui lantunan lagu-lagu shalawat yang mengawali rangkaian acara. Selanjutnya, defile kafilah dari seluruh kabupaten dan kota menjadi perhatian ribuan tamu undangan yang memadati arena utama.
Saat Kafilah Kabupaten Kampar melintas di depan panggung kehormatan, Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati, Sekda, dan rombongan berdiri memberikan salam serta menyapa para peserta. Sapaan tersebut disambut antusias oleh para anggota kafilah yang melambaikan tangan sebagai bentuk semangat dan kebanggaan mewakili daerah.
Pada MTQ tahun ini, Kabupaten Kampar mengirimkan 72 peserta yang akan mengikuti berbagai cabang perlombaan. Pemerintah Kabupaten Kampar berharap seluruh peserta mampu menampilkan kemampuan terbaik sekaligus mengukir prestasi di tingkat Provinsi Riau.
Pembukaan MTQ ke-44 secara resmi dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Ir. SF Hariyanto, MT. Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan piala bergilir MTQ kepada Bupati Kuantan Singingi sebagai simbol dimulainya pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tahun ini.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur'an, tetapi juga memiliki makna yang lebih luas sebagai media memperkuat syiar Islam dan mempererat persaudaraan antarmasyarakat di Provinsi Riau.
"MTQ bukan sekadar kompetisi, tetapi momentum untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur'an serta memperkuat ukhuwah Islamiyah. Kami berharap seluruh peserta Kafilah Kabupaten Kampar dapat tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, dan membawa pulang prestasi yang membanggakan," ujarnya.
Ia juga berharap pelaksanaan MTQ mampu melahirkan generasi Qur'ani yang tidak hanya unggul dalam kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga memiliki akhlak mulia sebagai bekal membangun daerah di masa depan. (src)
Komentar Anda :