Rabu, 14 Oktober 2026 Kabut Asap Karhutla Mengusik Kesehatan Warga Pekanbaru, 11.707 Kasus Dilaporkan | Asap Karhutla Kembali Ganggu Pekanbaru, Siswa Belajar dari Rumah Selama Dua Hari | Menbud Fadlizon Apresiasi LAMR, Pelestarian Sejarah Melayu Riau Dibahas di Jakarta | Rp6,7 Miliar Bansos Pendidikan Cair, 1.138 Mahasiswa Riau Sudah Terima | Lihat Kondisi Rumah Ibu Lansia 73 Tahun di Desa Ranah, Kapolres Kampar Turunkan Bantuan Rehab | Polisi Sisir Rumah Diduga Sarang Narkoba di Hangtuah Perhentian Raja Kampar Kiri, Ini Hasilnya
 
 
☰ Sosial Budaya
Menbud Fadlizon Apresiasi LAMR, Pelestarian Sejarah Melayu Riau Dibahas di Jakarta
Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:44:05 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru– Upaya menghidupkan kebudayaan dari akar masyarakat mendapat perhatian Kementerian Kebudayaan. 


Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengapresiasi inisiatif Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan dalam menyelenggarakan peringatan Hari Kebudayaan Nasional (HKN) 2026.


Apresiasi tersebut disampaikan Fadli Zon saat menerima kunjungan rombongan LAMR di Jakarta, Selasa (13/10/2026). Pertemuan itu tidak hanya membahas rangkaian peringatan HKN di Riau, tetapi juga membuka ruang pembicaraan mengenai pelestarian dan pengembangan sejarah Melayu di tingkat nasional.


Rombongan LAMR dipimpin Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Datuk Seri H. Marjohan Yusuf, bersama Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil. Turut hadir Bendahara Umum DPH LAMR, Datuk Fadli, serta tokoh masyarakat Riau di Jakarta, Datuk Dr. H. Alfitra Salamm.


Dalam pertemuan tersebut, Fadli Zon mengapresiasi kegiatan kebudayaan yang digerakkan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, partisipasi berbagai elemen menjadi bagian penting dalam menjaga tradisi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi mendatang.


Rangkaian HKN di Riau sendiri melibatkan LAMR bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), dan BPK.


Ketua Umum DPH LAMR, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, mengatakan pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi LAMR untuk menyampaikan berbagai kegiatan yang telah disiapkan sekaligus bertukar pandangan mengenai masa depan kebudayaan Melayu Riau.


“Apresiasi Menteri Kebudayaan ini tentu menjadi dorongan bagi kami untuk terus menggerakkan kebudayaan dari masyarakat. Kebudayaan bukan hanya warisan yang disimpan, tetapi harus dihidupkan, diperkenalkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.


HKN Jadi Ruang Memperkuat Kebersamaan


Peringatan HKN di Riau dirancang melalui sejumlah kegiatan yang memadukan pelestarian tradisi, nilai keagamaan, dan semangat kebangsaan.


Rangkaian kegiatan diawali dengan siaran melalui Radio Republik Indonesia (RRI) secara nasional. Agenda berikutnya mencakup bengkel hukum acara adat, zikir bersama, hingga arak-arakan keberagaman yang melibatkan masyarakat.


Bagi LAMR, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi seremoni kebudayaan. Lebih dari itu, peringatan HKN diharapkan menjadi ruang perjumpaan berbagai kelompok masyarakat untuk memperkuat persaudaraan dan merawat kebinekaan.


Kebudayaan Melayu Riau, dalam konteks tersebut, ditempatkan sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang tumbuh berdampingan dengan tradisi dan identitas masyarakat lainnya.


Semangat itu sekaligus menegaskan bahwa pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab lembaga adat atau pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan masyarakat secara luas.


Sejarah Melayu Didorong Ditulis Lebih Luas


Selain membahas kegiatan HKN, pertemuan LAMR dengan Menteri Kebudayaan juga menyinggung pentingnya penulisan sejarah Melayu secara lebih menyeluruh.


Fadli Zon mendorong agar sejarah Melayu tidak hanya ditulis dengan sudut pandang satu daerah, mengingat masyarakat Melayu dan perkembangan tradisinya tersebar di berbagai wilayah.


Gagasan tersebut dinilai dapat membuka peluang untuk memperkaya dokumentasi sejarah, mulai dari perkembangan masyarakat, hubungan antarkawasan, tradisi adat, hingga kontribusi kebudayaan Melayu dalam perjalanan sejarah Nusantara.


Bagi Riau, upaya itu menjadi penting untuk memperkuat dokumentasi warisan sejarah sekaligus memperluas pemahaman masyarakat mengenai posisi kebudayaan Melayu dalam khazanah kebudayaan nasional.


Pendokumentasian yang lebih luas juga dapat menjadi pijakan bagi generasi muda untuk mengenali akar sejarah dan memahami hubungan antara tradisi lokal dengan perkembangan Indonesia.


Muara Takus dan Siak Masuk Rencana Kunjungan


Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon juga menyampaikan rencana untuk berkunjung ke Riau pada tahun ini. Sejumlah lokasi yang disebutkan antara lain kawasan Candi Muara Takus dan Kabupaten Siak.


Ia juga berupaya menyempatkan diri mengunjungi Balai Adat LAMR sebagai bagian dari agenda yang direncanakan.


Rencana kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara Kementerian Kebudayaan dan LAMR, terutama dalam mendorong pelestarian warisan budaya serta pengembangan dokumentasi sejarah Melayu.


Bagi LAMR, perhatian pemerintah pusat menjadi peluang untuk memperluas pengenalan kebudayaan Riau di tingkat nasional. Namun, keberlanjutan upaya tersebut tetap membutuhkan kerja bersama, mulai dari pendokumentasian, pendidikan budaya, hingga pelibatan generasi muda.


Melalui rangkaian HKN 2026 dan komunikasi dengan Kementerian Kebudayaan, LAMR berharap kebudayaan Melayu tidak hanya dikenang sebagai peninggalan masa lalu, tetapi terus tumbuh sebagai bagian dari kehidupan masyarakat dan kekayaan identitas bangsa. (mcr)


Editor: Khairul


 




 
Berita Lainnya :
  • Kabut Asap Karhutla Mengusik Kesehatan Warga Pekanbaru, 11.707 Kasus Dilaporkan
  • Asap Karhutla Kembali Ganggu Pekanbaru, Siswa Belajar dari Rumah Selama Dua Hari
  • Menbud Fadlizon Apresiasi LAMR, Pelestarian Sejarah Melayu Riau Dibahas di Jakarta
  • Rp6,7 Miliar Bansos Pendidikan Cair, 1.138 Mahasiswa Riau Sudah Terima
  • Lihat Kondisi Rumah Ibu Lansia 73 Tahun di Desa Ranah, Kapolres Kampar Turunkan Bantuan Rehab
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kabut Asap Karhutla Mengusik Kesehatan Warga Pekanbaru, 11.707 Kasus Dilaporkan
    02 Asap Karhutla Kembali Ganggu Pekanbaru, Siswa Belajar dari Rumah Selama Dua Hari
    03 Menbud Fadlizon Apresiasi LAMR, Pelestarian Sejarah Melayu Riau Dibahas di Jakarta
    04 Rp6,7 Miliar Bansos Pendidikan Cair, 1.138 Mahasiswa Riau Sudah Terima
    05 Lihat Kondisi Rumah Ibu Lansia 73 Tahun di Desa Ranah, Kapolres Kampar Turunkan Bantuan Rehab
    06 Polisi Sisir Rumah Diduga Sarang Narkoba di Hangtuah Perhentian Raja Kampar Kiri, Ini Hasilnya
    07 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Merek Kolektif Lewat Aplikasi SIMAKO
    08 Perkuat Akurasi Data, Kemenkum Riau Ikuti Pemutakhiran SIMWAS dan SIPIDU
    09 Plaza Citra Pekanbaru Tutup, Kenangan Bioskop hingga Belanja Bersama Keluarga Kini Tinggal Cerita
    10 Klaim Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Korban Disebut Tembus Ratusan
    11 Paripurna Hari Jadi Ke 27 Kuansing, DPRD Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Fiskal
    12 Operasi Narkoba di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru, 68 Orang Diamankan, 63 Positif Tes Urine
    13 Atlet SOIna Kampar Siap Berlaga di PeSONas II, Wabup Misharti Lepas Kontingen
    14 Cekcok Harga Indomie, Pemilik Warung di Siak Hulu Bacok Warga hingga Luka Parah
    15 Kakanwil Kemenkum Riau Edison Manik Pimpin Rapat Kinerja Perdana, Fokus Realisasi Anggaran Triwulan IV
    16 Bawa Sabu 3,43 Gram, Pemuda 25 Ditangkap di Sei Putih Tapung
    17 Perkuat Akuntabilitas, Kakanwil Pimpin Pembahasan Perjanjian Kinerja Kemenkum Riau 2027
    18 Kakanwil Kemenkum Riau Edison Manik Pimpin Jajaran Ikuti Pelantikan Pimti Madya Kemenkum RI
    19 Ambil Paspor Makin Mudah, Imigrasi Pekanbaru Hadirkan Layanan Digital ''IKAN PATIN''
    20 MTQ Kampar ke-55 Dimulai, Diikuti 21 Kecamatan dengan 9 Cabang Perlombaan
    21 Perdana Menteri dan Menhan Jadi Target Pembunuhan, Polandia Perketat Keamanan Pejabat Tinggi
    22 Tepuk Tepung Tawar Iringi Langkah Awal Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat, Pesan Adat Melayu Menguat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat