Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Rokan Hilir
ADVERTORIAL
Festival Ritual Bakar Tongkang Rohil Jadi Destinasi Wsiata Nasional dan Internasional
Kamis, 18 Agustus 2016 - 11:15:21 WIB
Suyatno

BAGANSIAPIAPI, Suluhriau- Festival ritual bakar tongkang (RBT) yang berasal dari Kabupaten Rokan hilir (Rohil) akan diikutsertakan dalam pameran yang dilaksanakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), tahun 2017 mendatang.
 
Permintaan ini disampaikan langsung oleh Kementrian Pariwisata RI melalui pesan yang
disampaikan oleh TNI Perwira Penghubung (Pabung) perwakilan Jakarta-Riau. Karena itu,
Bupati Rohil meminta Plt Sekda untuk secepatnya persiapkan panitia agar festival RBT di TMII ini berjalan dengan sukses.

Ritual Bakar tongkang di Rohil akan menyapa warna Jakarta dan sekitarnya, bahkan mnaca negara di RMII ini tahun 2017 mendatang. "Jadi supaya moment berharga ini tidak hilang, maka mengalokasikan anggarannya di APBD 2017 mendatang," ujar Bupati Rohil H Suyatno.
 
Tongkang dibakar, warga penuh kegembiraan  Ditambahkannya,acara ritaul bakar tongkang dianggap sukses sehingga menarik perhatian masyarakat luas bahkan sampai ke manca negara. Jadi ini merupakan momen yang sangat tepat untuk terus mendongkrak sektor pariwisata di Kabupaten Rokan Hilir.

Kegiatan RBT banyak mendapatkan pujian, salah satunya berasal dari managemen TMII itu sendiri. Karena pihak managemen pada waktu ini menilai ritual bakar tongkang ini mampu menyedot perhatian yang cukup besar," pungkas Suyatno.


Ritual Bakar Tongkang di Rohil

Bakar Tongkakang Budaya tak Lapuk Telan  Zaman Bagan Siapiapi Rohil dengan budaya ritual bakar  Tongkang yang setiap tahunnya dilakukan oleh masyarakat etnis Tionghoa. Ritual ini satu-satunya di dunia dan hanya ada disini dan menjadi ivent
nasional serta menjadi wisata yang khas dari Kabupaten Rohil, Riau.

Sejarah budaya bakar tongkang ini berawal dari berangkatnya beberapa keluarga dari daratan China untuk mencari tempat kehidupan yang baru. Pada saat itu beberapa keluarga ini merantau dengan mengunakan kapal kayu dan sampailah mereka disuatu tempat yakni Bagan.

Lalu mereka melihat adanya cahaya dan kemudian tanpa berfikir panjang, mereka langsung bergegas menuju asal cahaya tersebut yang ternyata adalah kumpulan kunang-kunang (binatang bercahaya saat malam hari) di atas tempat penampungan ikan (Bagan).
 
Setelah beberapa lama berada di tempat tersebut, para perantau asal China ini merasa bahwa tempat itu adalah tempat yang sangat nyaman bagi mereka tinggali. Sehingga para perantau membakar kapal mereka sebagai tradisi atau simbol tidak akan kembali serta sebagai bentuk sesajen atau ritual bagi dewa mereka yang telah memberikan tempat kehidupan baru.

Makan budaya bakar tongkang menjadi ritual yang dilaksanakan sampai saat ini sebagai mengenang nenek moyang mereka yang telah membawa mereka ke daerah ini (Bagansiapiapi). Setiap tahunya, ribuan masyarakat etnis Tionghoa berbondong-bondong mengikuti acara bakar tongkang.

Kini, setiap ritual Bakar Tongkang digelar, bukan hanya warga Tionghoa yang meramaikannya datang ke Kota Bagansiapiapi. Selain masyarakat Tionghoa setempat, ribuan warga Tionghoa yang berada di berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri, pulang kampung. Mereka tak ingin melewatkan kesempatan langka menyaksikan ritual Bakar Tongkang yang dilaksanakan setiap bulan Juni setiap tahunnya.

Setiap jelang event Bakar Tongkang Kota Bagan Siapiapi, Rokan Hilir berubah meriah. Berbagai ornamen khas Tionghoa menghiasi sepanjang jalan, terutama di Jalan Perniagaan yang didiami banyak warga Tionghoa.


Gubri Arsyadjualindi Rachman dan Bupati Rohil Suyatno menuju lokasi bakar Tongkang.

Bakar Tongkang telah masuk dalam kalender pariwisata Nasional. Bagi etnis Tionghoa
Bagansiapiapi, Bakar Tongkang atau yang dikenal dengan Sio Ong Cuon meruapakan puncak kemeriahan yang dilakukan secara besar-besaran. 

Tahun 2016, Budaya Bakar Tongkang Sukses Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Rohil berkeinginan Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, terkenal ke seluruh pelosok dunia.
 
Gubri Arsyadjuliandi Rachman dengan Bupati Rohil Suyatno dalam berebgai kesempatan mengatakan, iven bakar tongkang tersebut sudah menjadi destinasi wisata budaya yang dihadiri tamu-tamu luar negeri maupun dalam negeri. Seperti dari Tiongkok, Malaysia, Singapura, Australia dan. Pada acara bakar tongkang Juni lalu mencapai puluhan
ribu jiwa tumpah di Kota Bagansiapi-api.

Pada pelaksanaan iven bakar tongkang tersebut, tidak adanya kamar-kamar hotel hingga wisma kosong, semuanya terpakai oleh pengunjung pariwisata. Termasuk rumah-rumah penduduk ramai diboking para tamu yang datang ke Bagansiapiapi. Pemkab berharap, momen yang bakar tongkang dapat mendatangkan para investor masuk ke Rohil. Karena, wilayah Rohil memiliki potensi yang dinilai begitu besar, salah satunya potensi pariwisata. (Advertorial Pemkab Rohil)






 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat