Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Sosial Budaya
Tradisi 'Manghawuo Danau Bokuok' Masih Jadi Magnet Bagi Masyarakat
Minggu, 13 November 2016 - 11:18:03 WIB
Maghawo Danau Bolkuok


KAMPAR,
Suluhriau- Tradisi Maghawuo (memanen ikan) di Danau Bokuok (nama danau-red) Desa Aur Sati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, masih menjadi magnet (daya tarik)  bagi masyarakat Kampar dan sekitarnya.

Acara yang yang dihelat sekali setahun ini sudah berlansung sejak puluhan tahun silam. Setiap dilakukan penangkapan ikan di danau ini,  ribuan masyarakat yang hadir dari pelosok daerah ini bahkan juga dtang dari luar daerah tetangga, seperti Pekanbaru.

Seperti Maghawo Minggu, (13/11/2016). Riabuan warga tumpah ruah. Bahkan tenda-tenda  penonton dan berbagai tempat kuliner di sekitar danau dipadati warga yang ingn menyaksikan menangkap ikan beramai-ramai itu.

Tidak sedkit pula warga yang datang dari luar daerah bukan untuk menonton, melainkan untuk ikut menangkap ikan dengan peralatan yang dibawa.

Maghawo Danau Bokouk Minggu, dihadiri Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. Dalam tradisi ini, juga dibarengi dengan kesenian daerah. Bahkan, khusus kulinernya, sebagian besar kuliner adalah menu ikan hasil tangkapan di Danau Bakuok tersebut, seperti ikan kapiek (kopiek), nila, patin, motan dan ikan belida.

Serunya juga, ada yang membakar ikan tangkapan secara beramai-ramai begitu dapat dari Danau. terlihat antusias warga, tua, muda ikut mengambil ikan.

Salah seorang warga, Hamdan (45) mengaku sengaja datang ikut menangkap ikan dari Desa jauh dari Aur Sati yakni dari Pulau Sialang, Kecamatan Kampar. Menurutnya, kegiatan ini sangat menarik. "Ikan dapat gratis, hati bergembira," katanya.

Seperti diketahui, Danau Bakuok yang berada di wilayah Desa Aur Sati. Danau dengan luas lebih kurang 1.000 meter x 100 meter ini merupakan kawasan yang dilindungi hukum adat.

Danau merupakan bagian dari anak Sungai Kampar mengelilingi sebuah delta dan berbentuk pulau. Keliling danau hampir 1, 5 km. Air Danau mengalir kembali ke Sungai Kampar.

Penduduk sekitar dilarang menangkap ikan kecuali pada musim maghawo menjelang datangnya Ramadhan atau waktu perayaan HUT Kemerdekan RI atau pun dari waktu yang telah ditentukan.

Jangan coba-coba mengambil ikan di danau sebelum dilakukan maghawao ini. Mereka yang melakukan didenda  atu ekor kerbau. Dan selama ini warga setempat taat dengan aturan ini.

Maghawo dilakukan setelah diketahui bahwa ikan sudah besar secara alami. Ikan tangkapan maghawo menjadi hak para penangkapnya. Dalam tradisi maghawo terdapat prinsip, siapa yang banyak menangkap ikan dialah yang akan beruntung. (mdi)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat