Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Sosial Budaya
Dianggap Bikin Malu, Raja Dukun Mau Ditangkap Polisi
Minggu, 19 Maret 2017 - 16:58:26 WIB
Ibrahim Mat Zen gelar ritual di RS Kuala Lumpur. ©2017 New Straits Times

SULUHRIAU- Pernyataan raja dukun Malaysia, Ibrahim Mat Zin rupanya ditanggapi serius oleh kepolisian mereka. Bahkan, pria yang menyebut diri sebagai 'Raja Bomoh Sedunia' ini mau dijebloskan ke penjara karena dianggap bikin mali.

"Ibrahim akan dipanggil untuk memberikan pernyataan setelah polisi mendapat laporan atas dirinya," ujar Kepala Kepolisian Diraja Malaysia, Irjen Pol Tan Sri Khalid Abu Bakar, seperti dilansir The Star dan dikutip merdeka.com, Minggu (19/3/2017).

Khalid menambahkan, pemanggilan itu dilakukan berdasarkan Pasal 111 dari KUHAP, dan akan memburunya jika dia tidak memenuhinya.

Aksi kontroversial sang dukun ini menjadi tajuk utama di media setelah melakukan ritual nyeleneh yang disebutnya 'melindungi' Malaysia dari Korea Utara, menyusul memburuknya hubungan kedua negara usai terbunuhnya Kim Jong-nam di Bandara Internasional Kuala Lumpur 2 pada 13 Februari lalu.

"Aksinya telah membuat malu negara dan bertentangan dengan ajaran Islam," lanjut Khalid.

Ibrahim sendiri pertama kali muncul sejak melakukan ritual serupa setelah pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH370 dinyatakan hilang. Tindakannya itu langsung difatwakan haram karena menggelar ritual animisme hingga dicari polisi.

Sebelumnya, seorang raja dukun justru mengaku berhasil menyelamatkan negara itu dari serangan nuklir Korea Utara. Pria bernama Ibrahim Mat Zin ini mengaku sudah melindungi negaranya selama tujuh dekade, jauh sebelum kemerdekaan Malaysia.

"Saya tidak butuh uang. Saya berdoa untuk memagari Malaysia," aku lelaki yang kini berusia 86 tahun itu dalam wawancaranya dengan The Sunday Times.

Namanya menjadi dikenal banyak orang ketika melakukan ritual nyeleneh saat hilangnya pesawat Malaysia Airline pada Maret 2014 lalu. Saat mencari jejak pesawat dengan nomor penerbangan MH370 itu, dia memakai teleskop yang terbuat dari bambu dan mengayunkan kelapa di sekelilingnya.

"Kita tidak punya senjata modern seperti Korea (Utara). Jika kita sampai perang bersenjata, kita akan kalah. Tapi kita menggunakan metode kuno untuk memagari udara, bumi dan air, sehingga rudal itu akan gagal dan tidak mencapai Malaysia," jelasnya. (mdc)






 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat