Peminat Berbalas Pantun dalam di Ajang Pekan Sastra Cenderung Menurun
Jumat, 21 April 2017 - 19:36:34 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Salah satu tradisi Melayu berpantun, sepertinya mulai kurang digandrungi generasi saat ini.
Ini terlihat dari jumlah peserta berbalas pantun dari tahun ke tahun di ajang pekan sastra ditaja Balai Bahasa Riau, seperti pekan sastra 2017 ini. Kegiatan lomba berbalas pantun antar mahasiswa peminatnya semakin minim.
Pekan sastra yang diadakandi halaman kantor Balai Bahasa Provinsi Riau, komplek Universitas Riau.
Hal itu diakui Kepala Balai Bahasa Riau Umar Solikhan. "Lomba tahun ini peserta melakukan jual beli pantun Melayu dengan tema yang telah ditentukan panitia," katanya.
Dalam pelaksanaan, terdapat banyak kekurangan seperti penampilan peserta saat kompetisi, mulai dari spontanitas berpantun, kurang variatif dalam sampiran dan kurangnya pengetahuan peserta terkait tema yang telah ditentukan, disamping pesertanya yang terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun.
Padahal untuk terus meningkatkan serta mempertahankan tradisi berpantun di kalangan masyarakat, generasi muda diharapkan untuk lebih memasyarakatkan pantun.
Sementaraitu Ketua Pelaksana Lomba, Yulita Fitriana mengatakan, peserta tampil secara tim dengan jumlah per tim dua orang, masing-masing tim akan saling berhadapan seperti sebuah kompetisi liga dalam waktu 10 menit pada setiap babak.
Bagi tiga pemantun terbaik akan menjadi perwakilan riau pada lomba berbalas pantun di sumatera barat agustus 2017. [slt]
Komentar Anda :