Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Tanjak akan Dijadikan Souvenir Bagi Wisatawan ke Riau
Senin, 27 November 2017 - 20:38:40 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pemerintah di daerah Riau sejak beberapa waktu belakangan ini kembali mempopulerkan tanjak.

Kain yang dililitkan di kepala kaum pria Melayu itu, ke depan akan dijadikan souvenir khas Melayu bagi wisatawan manca negara atau domsetik yang datang ke Bumi Lancang Kuning ini.

Dan ini sudah menjadi tekad Pemrov Riau. Saat ini  Pemrov Riau berupaya agar tanjak bisa dipasarkan secara umum dan bisa oleh-oleh. Dan diharapkan dari cara ini memberi nilai ekonomis bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Riau, Asrizal Senin (27/11/2017) memberikan pengarahan pada pelatihan tanjak kepada masyarakat dan pengrajin tanjak.

Dikatakan, ke depan masyarakat maupun pengrajin tanjak diharapkan mampu mengelola dan membuat produk tanjak yang lebih kreatif.

Kendala dalam pemasaran tanjak ini harganya yang masih terlalu mahal, sehingga memberatkan wisatawan untuk membeli tanjak sebagai oleh-oleh.

"‎Kalau sekarang harga tanjak itu diatas Rp100 ribu, tentu itu berat bagi pengunjung membeli tanjak. Tapi bagaimana ke depan tanjak ini bisa kita jual dengan harga Rp35 ribu, sehingga wisatawan tertarik untuk membelinya. Jadi pangsannya itu harus kita sesuaikan, ada yang harga bawah, menengah dan atas," paparnya.

Agas tanjak bisa dijual dibawah di pasaran, tambah Asrizal, ‎solusinya tentu dibahan bakunya. Kalau masih menggunakan bahan tenun tentu mahal, tapi bagaimana ke depan membuat tanjak dengan tenun cetakan (printing), sehingga harga jualnya juga relatif murah dan bisa dipasarkan ke umum.

"Kita punya target harga tanjak jangan sampai melebih Rp50 ribu, sehingga orang yang datang ke Riau bisa dengan mudah membawa oleh-oleh tanjak. Seperti di Bali, wisatawan dengan mudah membeli gudeng. Jadi peluang-peluang seperti ini harus kita ciptakan, karena peluang pangsa pasar kelas bawah ini cukup besar, jadi ini yang kita bangun," pungkasnya. [mdi,ckl]



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat