Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Ribuan Jamaah Padati Mesjid Annur Denpasar,
Ustazd Abdul Somad: Kata Siapa Saya Anti-NKRI?
Sabtu, 09 Desember 2017 - 11:38:55 WIB

SULUHRIAU- Ribuan umat Islam memadati Masjid An-Nur di Jalan Diponegoro Denpasar sejak sore hari kemarin.

Mereka berduyun-duyun datang untuk mendegarkan tausiah Ustazs Abdul Somad asal Riau.

Bahkan, meski acara yang dirangkaikan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW itu digelar pukul 20.00 WITA, warga Muslim Kota Denpasar sudah memadati areal masjid sejak sore hari.

Saking antusiasnya, mereka sampai membludak hingga ke jalan raya. Polisi menutup akses jalan menuju Masjid An-Nur.

Ustazd Abdul Somad sendiri tiba di lokasi sekira pukul 20.10 WITA. Ia berangkat dari Hotel Aston Denpasar yang tak begitu jauh dari Masjid An-Nur.

"Umat membludak sampai ke jalan raya. Saya tadi salat di jalan raya," ujar Yadi, jemaah asal Denpasar, Jumat, (8/12/2017).

Begitu tiba, ribuan umat muslim langsung mengumandangkan takbir yang bersahut-sahutan. Salawat nabi pun berkumandang. Pada kesempatan itu Ustaz Somad sempat menceritakan pengalaman yang baru saja dialaminya. Ia mengaku sudah mendengar akan ditolak datang ke Bali.

"Saya sudah dengar ada yang mau demo. Begitu saya turun dari pesawat saya lihat gerombolan orang. Saya kira itu yang mau demo saya. Tidak tahunya bubaran kerja pegawai," kata Ustazd Somad berkelakar.

Sebelumnya, Ustazd Abdul Somad memang tertahan di Hotel Aston Denpasar. Sejumlah elemen ormas yang tergabung dalam Komponen Rakyat Bali (KRB) menolak kehadiran Ustazs Somad. Mereka menuding Somad penyebaran Khilafah yang bertentangan degan NKRI.

Sejumlah syarat diajukan kepada Ustazd Somad jika ingin menyapa umat di Bali. Ustazd rendah hati ini memenuhi permitaan massa demonstran yang salah satunya adalah menyanyikan lagu Indonesia Raya dan memekikkan NKRI harga mati.

Pada pembuka ceramahnya, Ustazd Somad mengaku perjalanan dakwahnya mulai dari Makassar, Pontianak, Bangka Belitung, di Bali inilah yang menurutnya paling luar biasa.

Ustazd Somad mengaku tak habis pikir ia dituding anti-Kebhinekaan, tak cinta pada NKRI. Menurut dia itu semua disebarkan oleh provokator.

"Apa betul saya anti NKRI? Kata siapa! Sebelum berangkat ke Mesir tahun 1998, 100 anak-anak Indonesia yang diberangkatkan mesti lulus tes Pancasila dan P4. Saya termasuk satu dari 100 siswa yang lulus tes itu. Bukan cuma bahasa Arabnya, tapi Pancasila dan P4," kata Ustazd Somad di Masjid An-Nur Denpasar.

Sepulangnya dari Mesir, Ustaz Somad melamar sebagai dosen di sebuah universitas. "Salah satu tes dosen adalah mesti cinta kepada NKRI," tegas dia.

Tak sampai di situ, Ustazd Somad kemudian menceritakan pengalamannya masuk ke kampung-kampung di pedalaman di berbagai daerah. Selain untuk berdakwah, ia mengaku menanamkan rasa cinta Tanah Air kepada anak-anak di pedalaman.

"Saya masuk ke kampung-kampung di pedalaman tiap Februari dan Agustus dalam setahun bertepatan dengan libur semester," tuturnya.

"Di Riau saya jalan 5 jam untuk sampai ke tepi sungai. Kami naik sampan 7 jam ke kampung pedalaman. Saya mengibarkan bendera Merah Putih bersama anak-anak desa tertinggal," Ustazd Somad menambahkan.

Jika ada isu yang mengatakan jika ia bagian dari kelompok radikal, anti terhadap NKRI maka ia memastikan hal itu tak benar.

"Itu pasti disebarkan oleh orang yang tidak punya paket data internet. Nontonnya cuma video pendek. Kita doakan orang menyebarkan isu itu diberi hidayah. Yang paling penting diberi Allah rezeki yang lapang agar bisa beli paket 4 GB, biar bisa nonton video ceramah sampai selesai bahwa Islam itu datang sebagai rahmatan lil 'alamin," kata Ustazd Somad.

Sumber: Viva.co.id | Editor: Khairul





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat