Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Fraksi di DPR yang Melegalkan LGBT Sama Saja Bunuh Diri
Rabu, 24 Januari 2018 - 09:56:19 WIB

SULUHRIAU- Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin mengatakan, partai politik (parpol) yang berani mengakomodasi lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) dalam Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) sama saja menggali kuburnya sendiri.

Menurut dia, rakyat tidak akan memilih parpol yang mendukung LGBT lantaran perbuatan tersebut sudah jelas bertentangan dengan norma agama dan norma hukum di Indonesia.

"Jika ada fraksi di DPR melegalkan LGBT sama saja bunuh diri. Tidak akan dipilih lagi oleh rakyat," kata Ujang kepada Okezone, Rabu (24/1/2018).

Menurut dia, Indonesia merupakan penduduk dengan mayoritas beragama Islam. Karenanya ia yakin tak akan ada fraksi yang berani mengakomodasi kepentingan LGBT dalam suatu produk hukum. "Saya yakin tidak ada," jelas Ujang.

Terpisah, peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus mengungkapkan, dalam pembahasan RKUHP di DPR pihaknya tak menemukan sikap jelas fraksi-fraksi dalam melihat permasalahan LGBT ini.

"Siang tadi saya coba pergi ke DPR mau cari tahu perkembangan pembahasan RKUHP tersebut. Tapi tak ada yang bisa menjawab secara pasti soal sikap fraksi-fraksi terkait isu LGBT tersebut," jelas Lucius.

Sedangkan Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono mengatakan sikap partainya sudah jelas, yakni menolak mentah-mentah eksistensi LGBT dalam legal-formal alias perundang-undangan.


Ketua DPR Bambang Soesatyo sebelumnya menjamin fraksi-fraksi di DPR menolak adanya LGBT dalam pembahasan RKUHP yang kini tengah bergulir. Menurut dia, semangat pembahasan RKUHP ini untuk memberikan perluasaan tafsiran agar perilaku LGBT tersebut dapat dipidana.

Sementara itu, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan LGBT tak akan dilegalkan oleh DPR dan pemerintah. Ia yakin tidak ada satu pihak pun yang berani melegalkan LGBT dalam aturan hukum.

Polemik LGBT kembali mencuat setelah Ketua MPR Zulkifli Hasan menyebut ada lima fraksi di DPR yang mendorong diakomodasinya LGBT. Namun, ucapan itu tak disertai paparan yang jelas.

Pernyataan Zulhas kemudian dibantah oleh Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto. Menurut Yandri, justru saat itu Zulhas menyebut ada lima fraksi menolak LGBT, termasuk PAN. Namun, awak media yang meliput pidato Zulkifli langsung menyimpulkan bahwa lima fraksi lainnya di DPR mendukung LGBT.

Ketua DPP PAN itu menegaskan bahwa Zulkifli juga tidak pernah menyebut nama fraksi manapun baik itu menolak atau pun setuju dengan LGBT. Zulkifli, menurutnya, hanya bicara terkait sikap PAN terhadap LGBT, yang memastikan PAN adalah salah satu parpol yang mendukung perilaku seks sesama jenis bisa dipidana.

Sumber: Okezone.com | Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat